• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Bromo Terbakar, Ketua DPR: Jangan Biarkan Warga Menanggung Beban Bencana

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Senin, 10 Agustus 2026 - 17:27
in Nasional
bromoo

Personel gabungan melakukan pemadaman kebakaran di kawasan Gunung Bromo. Foto: Dok. BNPB

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Gunung Bromo, Jawa Timur, tak lagi sekadar persoalan api yang harus segera dipadamkan. Ketika kobaran telah menghanguskan sekitar 520 hektare lahan dan akses wisata ditutup total, ancamannya merambat ke keselamatan masyarakat, kelestarian ekosistem hingga perekonomian warga.

Ketua DPR RI Puan Maharani mendorong Pemerintah bergerak lebih cepat dan terukur untuk mengendalikan kebakaran tersebut. Menurutnya, penutupan seluruh akses menuju kawasan Bromo merupakan langkah penting agar proses pemadaman dapat dilakukan secara maksimal sekaligus mencegah munculnya risiko baru.

BacaJuga:

Gelar Customs Visit Customer, Bea Cukai Berikan Asistensi Berkelanjutan kepada Pelaku Usaha

UMKM Pascabencana Tak Cukup Pulih, Pemerintah Bidik Produksi hingga Akses Modal

Merawat Budaya Sunda, Menjaga Indonesia: Refleksi Sumpah Pemuda dari MASDA Jabar DKI Jakarta

“Penutupan kawasan merupakan langkah yang diperlukan untuk memberikan ruang maksimal bagi proses pemadaman dan mencegah munculnya risiko baru terhadap wisatawan,” kata Puan dalam keterangannya, Senin (10/8/2026).

Karhutla di kawasan Bromo diketahui telah berlangsung sejak Senin pekan lalu. Kebakaran terus meluas hingga membuat Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) menutup total akses masuk wisata dari Kabupaten Malang, Lumajang, Pasuruan, dan Probolinggo.

Selama sepekan, api telah menghanguskan sekitar 520 hektare lahan. Hingga Senin, sejumlah titik api masih berkobar dan membakar vegetasi kering. Medan yang sulit dijangkau menjadi salah satu kendala utama dalam proses pemadaman.

Puan meminta penanganan kebakaran dilakukan dengan satu komando yang kuat, didukung personel serta peralatan yang memadai. Pengawasan terhadap titik-titik rawan juga harus diperketat agar api yang telah dikendalikan tidak kembali menyala ataupun merembet ke wilayah lain.

“Serta pengawasan terhadap seluruh titik rawan agar api yang telah dikendalikan tidak kembali menyala atau menyebar ke kawasan lain. Prioritas saat ini harus jelas padamkan api secepat mungkin, cegah perluasan kerusakan, dan lindungi masyarakat sekitar dari dampak turunannya,” tutur Puan.

Menurut Puan, strategi pemadaman tidak bisa dilakukan secara serampangan. Operasi darat maupun udara harus mengacu pada pemetaan pergerakan api, kondisi angin, vegetasi kering, serta kawasan yang memiliki nilai ekologis tinggi.

“Pada saat yang sama, kualitas udara dan potensi penyebaran asap ke permukiman harus terus dipantau,” ungkapnya.

Tak berhenti pada pemadaman, Puan juga meminta Pemerintah memiliki peta kerusakan yang menyeluruh, mulai dari vegetasi, habitat satwa, kondisi tanah, daerah tangkapan air hingga wilayah yang berisiko mengalami erosi dan degradasi lanjutan.

Ia menilai pemulihan Bromo tidak boleh berhenti pada kegiatan menanam kembali pohon. Setiap kawasan yang terbakar harus mendapatkan penanganan sesuai tingkat kerusakannya.

“Kawasan yang terbakar harus dibagi berdasarkan tingkat kerusakannya dan diberikan intervensi pemulihan yang berbeda dengan mengutamakan regenerasi vegetasi asli dan pemulihan fungsi ekologis kawasan,” ujar Puan.

Di sisi lain, penutupan total Bromo juga membawa konsekuensi ekonomi yang tidak kecil. Sebagai salah satu destinasi wisata unggulan, Bromo menjadi sumber penghasilan bagi banyak masyarakat di wilayah penyangga.

“Bromo merupakan ekosistem ekonomi bagi masyarakat yang menggantungkan penghasilan pada jip wisata, homestay, penginapan, perdagangan, kuliner, pemandu wisata, transportasi, hingga berbagai usaha kecil di desa-desa penyangga,” jelas Puan.

Karena itu, Pemerintah dinilai perlu segera menghitung dampak ekonomi akibat penutupan kawasan, terutama terhadap rumah tangga dan pelaku usaha lokal yang kehilangan pendapatan.

“Sehingga apabila penutupan berlangsung panjang, dukungan Pemerintah dapat diarahkan secara presisi kepada kelompok yang benar-benar kehilangan sumber pendapatan,” terangnya.

“Jangan sampai masyarakat yang selama ini ikut menjaga dan menopang pariwisata Bromo justru menjadi pihak yang menanggung beban ekonomi paling besar dari bencana ini,” kata Puan.

Untuk jangka panjang, Puan meminta kebakaran Bromo menjadi momentum membangun standar ketahanan bagi kawasan wisata alam strategis nasional. Menurutnya, pemetaan risiko kebakaran harus dilakukan hingga tingkat tapak, termasuk ketersediaan sumber air, sistem deteksi dini, personel siaga, batas aktivitas berdasarkan tingkat bahaya, hingga perlindungan ekonomi masyarakat ketika destinasi harus ditutup.

“Kawasan Taman Nasional seperti Bromo harus memiliki pemetaan risiko kebakaran dari segala aspek, hingga lini terkecil sekalipun karena menyangkut kelestarian banyaknya vegetasi dan bahkan kehidupan masyarakat,” urainya.

Puan merinci, pemetaan harus mencakup sumber air pemadaman yang tersedia sepanjang musim rawan, sistem deteksi dini, kesiapan personel, batas aktivitas sesuai tingkat bahaya kebakaran, serta protokol perlindungan ekonomi masyarakat.

“Dan untuk penanganan kebakaran di kawasan Bromo tidak cukup hanya dengan api dipadamkan lalu destinasi wisata dibuka kembali. Negara harus memastikan tiga pemulihan berjalan bersamaanx bahwa api benar-benar terkendali, ekosistem yang rusak dipulihkan, dan penghidupan masyarakat sekitar dilindungi,” tambahnya. (her)

Tags: bencanaBromo TerbakarKetua DPR

Berita Terkait.

bc
Nasional

Gelar Customs Visit Customer, Bea Cukai Berikan Asistensi Berkelanjutan kepada Pelaku Usaha

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:51
Ada Demo di Thamrin Hari Ini, Rekayasa Lalu Lintas Diberlakukan Situasional
Nasional

UMKM Pascabencana Tak Cukup Pulih, Pemerintah Bidik Produksi hingga Akses Modal

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:05
DKI Kucurkan Rp4,67 Miliar Bantuan Tebus Ijazah untuk 2.810 Warga
Nasional

Merawat Budaya Sunda, Menjaga Indonesia: Refleksi Sumpah Pemuda dari MASDA Jabar DKI Jakarta

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:55
DKI Kucurkan Rp4,67 Miliar Bantuan Tebus Ijazah untuk 2.810 Warga
Nasional

Kembangkan Inovasi Transformasi Digital, Pegadaian Raih The Finance Special Award 2026

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:45
Bantu Warga Kembali Bangkit, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan Kemanusiaan di Nagekeo
Nasional

Pemerintah Percepat Rehabilitasi Aceh-Sumatra, Menko PMK Minta Anggaran Segera Dieksekusi

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:08
Sambut 98 Tahun Sumpah Pemuda, BPYC 2026 Hadirkan 56 Pembicara dan 50 Komunitas di Jakarta
Nasional

Untar Rayakan Dies Natalis Ke-67, Apresiasi Alumni Inspiratif dan Berdampak bagi Masyarakat

Rabu, 28 Oktober 2026 - 09:08

OLAHRAGA

ACL Two 2026: Pimpin Klasemen, Pelatih Persib Sebut Timnya Bukan Favorit Lawan Melbourne Victory
Olahraga

ACL Two 2026: Pimpin Klasemen, Pelatih Persib Sebut Timnya Bukan Favorit Lawan Melbourne Victory

Editor Nelly Marinda Situmorang
Rabu, 28 Oktober 2026 - 09:58

INDOPOSCO.ID – Persib Bandung punya modal sempurna untuk mempertahankan singgasana Grup E AFC Champions League (ACL) Two 2026/2027. Namun, dua...

SelengkapnyaDetails
Raih 15 Emas di Asian Para Games 2026, Ketua DPR: Jadi Inspirasi Generasi Muda

Raih 15 Emas di Asian Para Games 2026, Ketua DPR: Jadi Inspirasi Generasi Muda

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:21
OCA Tetapkan Jadwal Baru AIMAG, Indonesia Siap Berlaga di Riyadh

OCA Tetapkan Jadwal Baru AIMAG, Indonesia Siap Berlaga di Riyadh

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:35
timnas

Resmi Dirilis, Ini Jadwal Lengkap Timnas Indonesia di Piala Asia 2027

Selasa, 27 Oktober 2026 - 10:10
amin

Raih 73 Medali di Asian Para Games 2026, Atlet Indonesia Didorong Dapat Apresiasi

Selasa, 27 Oktober 2026 - 09:06

BERITA POPULER

  • Karhutla Masih Marak, BNPB Ingatkan Pelaku Usaha Tak Bakar Lahan

    Kurangi Beban Dosen, Mendiktisaintek Bakal Tata Kembali Prodi untuk Efisiensi Kampus

    5111 shares
    Share 2044 Tweet 1278
  • Kementerian PKP Bedah Rumah Warga Tak Mampu di Kampung Ambon

    1253 shares
    Share 501 Tweet 313
  • Lahan Perhutanan Sosial Seluas 638 Hektar di Humbang Hasundutan Resmi Dikelola Kelompok Tani

    981 shares
    Share 392 Tweet 245
  • Atasi Suhu Panas, Pemprov Jakarta Gelar Operasi Modifikasi Cuaca

    968 shares
    Share 387 Tweet 242
  • Gempa Bumi Dangkal Getarkan Aceh Tenggara, BMKG: Kedalaman Hiposenter 3 Km

    940 shares
    Share 376 Tweet 235
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.