• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Megapolitan

Kawal Penuntasan Kasus Febrie Adriansyah, GMNI Serukan Prinsip Fiat Justitia Ruat Caelum

Nelly Marinda Situmorang Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 4 Agustus 2026 - 12:25
in Megapolitan
Massa aksi DPC GMNI Jakarta Timur melakukan penyegelan simbolis Gedung Kejaksaan Agung dengan membentangkan spanduk bertuliskan "Gedung Ini Disegel oleh DPC GMNI Jakarta Timur", Senin (3/8/2026)/istimewa

Massa aksi DPC GMNI Jakarta Timur melakukan penyegelan simbolis Gedung Kejaksaan Agung dengan membentangkan spanduk bertuliskan "Gedung Ini Disegel oleh DPC GMNI Jakarta Timur", Senin (3/8/2026)/istimewa

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPC GMNI) Jakarta Timur menggelar aksi unjuk rasa di tiga institusi penegak hukum, yakni Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Mabes Polri, dan Kejaksaan Agung, pada Senin (3/8/2026). Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk desakan kepada aparat penegak hukum agar menangani berbagai dugaan yang berkembang di ruang publik terkait mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah, secara profesional, transparan, independen, dan tanpa pandang bulu.

Ketua DPC GMNI Jakarta Timur, Jansen Henry Kurniawan, menegaskan bahwa gerakan mahasiswa memiliki tanggung jawab moral untuk mengawal jalannya penegakan hukum serta memastikan prinsip persamaan di hadapan hukum benar-benar diterapkan.

BacaJuga:

JMSI DKI Dikukuhkan, Bangun Kolaborasi Perkuat Pers Berkualitas di Era Disrupsi Digital

Hari Ini Cuaca di Jakarta Cerah Merata, Suhu Udara Relatif Hanga

Langit Jakarta Bersahabat, Awal Pekan Ini Cuaca Cerah Mendominasi

“Gerakan mahasiswa lahir sebagai kekuatan moral yang memiliki tanggung jawab untuk mengawal penegakan hukum dan memastikan tidak ada seorang pun yang kebal terhadap hukum. Ketika muncul berbagai dugaan yang menyeret seorang pejabat tinggi penegak hukum, maka negara wajib menjawabnya melalui proses hukum yang transparan, profesional, dan akuntabel. Jangan sampai muncul persepsi bahwa hukum hanya tegas kepada rakyat kecil, tetapi lunak terhadap elite kekuasaan,” ujar Jansen kepada wartawan.

Menurutnya, berbagai dugaan tindak pidana korupsi, dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU), maupun perkara lain yang dikaitkan dengan Febrie Adriansyah harus dijawab melalui mekanisme hukum yang independen. Hal itu dinilai penting agar tidak memunculkan spekulasi maupun menurunkan tingkat kepercayaan publik terhadap institusi penegak hukum.

DPC GMNI Jakarta Timur berpandangan bahwa apabila memang terdapat dugaan tindak pidana, maka seluruh pihak yang diduga terlibat harus diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku tanpa adanya perlakuan istimewa.

Selain itu, massa aksi juga menyoroti meninggalnya Sutrimo, mantan penjaga rumah Febrie Adriansyah. Menurut mereka, kepolisian perlu mengungkap penyebab kematian tersebut secara objektif, transparan, dan berdasarkan pembuktian ilmiah agar tidak memunculkan berbagai spekulasi di tengah masyarakat.

Jansen mengatakan, penegakan hukum yang adil merupakan amanat konstitusi yang harus dijaga seluruh aparat negara.

“Bung Karno pernah mengingatkan bahwa revolusi tidak boleh melahirkan penguasa yang menyalahgunakan kekuasaan. Semangat itu mengandung pesan bahwa negara harus berdiri di atas hukum dan keadilan, bukan di atas kepentingan individu maupun kelompok,” tegas Jansen.

Dalam aksi tersebut, DPC GMNI Jakarta Timur menyampaikan lima tuntutan kepada aparat penegak hukum dan lembaga negara.

Pertama, mendesak aparat mengusut tuntas dugaan tindak pidana korupsi yang dikaitkan dengan Febrie Adriansyah secara terbuka tanpa adanya kesan melindungi pihak tertentu. Kedua, mendesak Jaksa Agung ST Burhanuddin untuk mengundurkan diri dari jabatannya.

“Ketiga, kami meminta KPK mengembangkan penanganan perkara dengan menelusuri pihak-pihak lain yang diduga turut terlibat apabila ditemukan bukti yang cukup,” terangnya.

Keempat, meminta Komisi III DPR RI menjalankan fungsi pengawasannya secara independen dan tidak terkesan memberikan perlindungan kepada oknum tertentu di lingkungan Kejaksaan Agung.

“Kelima, mendesak Polri mengungkap secara transparan penyebab meninggalnya mantan penjaga rumah Febrie Adriansyah berdasarkan fakta dan pembuktian ilmiah,” jelas Jansen.

Aksi yang berlangsung di tiga lokasi tersebut sempat diwarnai ketegangan saat demonstrasi di depan Kejaksaan Agung pada Senin sore. Menurut Jansen, friksi terjadi antara massa aksi dengan aparat kepolisian yang melakukan pengamanan setelah tuntutan mahasiswa tidak mendapat respons dari pihak Kejaksaan Agung.

Meski demikian, organisasi mahasiswa tersebut menegaskan bahwa gerakan mereka tidak akan berhenti pada aksi kali ini. Mereka berencana melanjutkan pengawalan terhadap proses penegakan hukum, termasuk menyampaikan aspirasi kepada Komisi III DPR setelah masa reses berakhir.

“Gerakan ini tidak akan berhenti sampai di sini. Kami akan terus mengawal proses penegakan hukum agar berjalan secara profesional, independen, bebas dari intervensi, serta mengajak seluruh elemen masyarakat ikut mengawasi jalannya proses hukum demi menjaga prinsip Fiat Justitia Ruat Caelum (keadilan harus tetap ditegakkan meski menghadapi berbagai tekanan dan konsekuensi),” tambahnya. (her)

Tags: Febrie AdriansyahGMNI Jakarta Timurkejaksaan agungPenegakan Hukum

Berita Terkait.

JMSI DKI Dikukuhkan, Bangun Kolaborasi Perkuat Pers Berkualitas di Era Disrupsi Digital
Megapolitan

JMSI DKI Dikukuhkan, Bangun Kolaborasi Perkuat Pers Berkualitas di Era Disrupsi Digital

Selasa, 4 Agustus 2026 - 09:55
Hari Ini Cuaca di Jakarta Cerah Merata, Suhu Udara Relatif Hanga
Megapolitan

Hari Ini Cuaca di Jakarta Cerah Merata, Suhu Udara Relatif Hanga

Selasa, 4 Agustus 2026 - 09:10
Cerah
Megapolitan

Langit Jakarta Bersahabat, Awal Pekan Ini Cuaca Cerah Mendominasi

Senin, 3 Agustus 2026 - 08:10
PKB
Megapolitan

Demi Kepastian Hukum Masyarakat Betawi, Pemuda Kaum Betawi Siapkan Uji Materi UU DKJ

Minggu, 2 Agustus 2026 - 11:03
Cerah
Megapolitan

Hari Ini Cuaca di Jakarta Didominasi Cerah Sepanjang Hari

Minggu, 2 Agustus 2026 - 08:20
Usni-Hasanudin
Megapolitan

Membaca Pesan Besar dari Sambutan Milad Perak Forum Betawi Rempug

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 21:13

BERITA POPULER

  • Jasad

    Kasus Pembunuhan Satpam Waduk Jatiluhur, DPR Tekankan Keadilan dan Perlindungan Keluarga Korban

    2103 shares
    Share 841 Tweet 526
  • Industri Sawit Nasional Miliki Fondasi Kuat dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja

    2394 shares
    Share 958 Tweet 599
  • Mutasi Besar Polri: 146 Perwira Pati dan Pamen Berganti Jabatan

    1143 shares
    Share 457 Tweet 286
  • Blak-blakan Soal Keputusannya Gabung Persib, Mariano Peralta Tegaskan Hal Ini

    1082 shares
    Share 433 Tweet 271
  • Pekan Depan Emas Masih Berpotensi Bergejolak, Ini Kisaran Harga yang Diprediksi

    953 shares
    Share 381 Tweet 238
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.