• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Daerah

Mengintip Laboratorium Penjaga Kualitas Lingkungan Milik PTSI, dari Air Minum hingga Emisi Industri

Nelly Marinda Situmorang Editor Nelly Marinda Situmorang
Minggu, 19 Juli 2026 - 09:01
in Daerah
Lab

Petugas tengah melakukan uji sampel di Laboratorium Lingkungan PT Surveyor Indonesia, Sentul, Rabu (15/7/2026). Foto: Nasuha/ INDOPOSCO

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Waktu sudah beranjak siang, saat indoposco.id bersama rombongan media tiba di kompleks laboratorium terintegrasi PT Surveyor Indonesia (PTSI) di kawasan Sentul, Kabupaten Bogor. Dua laboratorium yang menjadi pusat pengujian, inspeksi, sertifikasi, dan penelitian ini lokasinya bersebelahan.

Ya, Laboratorium Pelumas dan Laboratorium Lingkungan. Fungsi mereka untuk mendukung berbagai sektor industri di Indonesia. Dengan menyediakan layanan Testing, Inspection, Certification, and Consultation (TICC).

BacaJuga:

Dukung Ketahanan Pangan di Karawang, BAM DPR Dorong Normalisasi Situ Kamojing

Pertamina EP Lirik Gandeng Mabes TNI Perkuat Pencegahan Karhutla dari Desa

Wiyagus Dorong Percepatan Pembentukan Desa Siaga Tuberkulosis di Kebumen

Udara dingin langsung menyambut begitu pintu Laboratorium Lingkungan PT Surveyor Indonesia (PTSI) di kawasan Sentul/Citeureup, Kabupaten Bogor, terbuka. Sebelum melangkah lebih jauh, setiap tamu diwajibkan mengenakan jas laboratorium putih. Aturan itu menjadi bagian dari standar operasional yang diterapkan untuk menjaga kualitas proses pengujian.

Di balik ruangan yang dipenuhi peralatan modern tersebut, seorang analis laboratorium tampak fokus memindahkan sampel air menggunakan pipet ke dalam gelas kimia. Gerakannya pelan namun presisi.

“Ini sampel yang akan kami teliti,” ujarnya singkat kepada indoposco.id.

Pemandangan itu menjadi gambaran bagaimana setiap hari berbagai sampel lingkungan diperiksa sebelum hasilnya menjadi dasar pengambilan keputusan bagi industri maupun pemerintah.

Tim media diajak berkeliling langsung oleh Manajer Teknis Laboratorium Lingkungan Sentul, Junial Rahman Wirson. Satu per satu fungsi alat hingga tahapan pengujian dijelaskan secara rinci.

Menurut Junial, Laboratorium Lingkungan Sentul merupakan laboratorium kelima milik PT Surveyor Indonesia setelah Batam, Medan, Palembang, dan Surabaya. Sejak beroperasi pada 2025, laboratorium ini disiapkan sebagai pusat pengujian lingkungan sekaligus pengembangan ilmu lingkungan.

“Bukan hanya menjadi pusat layanan teknis, tetapi juga mendukung peningkatan kualitas produk, kepatuhan terhadap regulasi, hingga implementasi prinsip keberlanjutan di berbagai sektor industri,” katanya.

Berbagai jenis sampel ditangani di laboratorium ini. Mulai dari air limbah, air sungai, air danau, air laut, hingga air minum. Tak hanya itu, kualitas udara, tingkat emisi, kebisingan, pencahayaan, dan getaran di lingkungan kerja juga menjadi objek pengujian untuk mendukung aspek Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).

Junial menjelaskan, setiap jenis sampel memiliki prosedur yang berbeda. Pengambilan sampel air limbah, misalnya, harus dilakukan langsung dari sumbernya agar hasil pengujian benar-benar merepresentasikan kondisi sebenarnya.

Sementara untuk pengujian kebisingan, masih ujar Junial, petugas menggunakan metode dan data pembanding tertentu. Sebab, tingkat kebisingan yang dapat diterima di lingkungan kerja maksimal berada pada angka 85 desibel.

Ia mengatakan, hasil pengujian laboratorium tersebut bukan sekadar menjadi data teknis. Industri memanfaatkannya untuk memenuhi kewajiban pelaporan kepada pemerintah.
“Mereka wajib melakukan uji laboratorium dan melaporkannya ke Dinas Lingkungan Hidup setiap enam bulan sekali. Sekarang uji lingkungan kerja juga menjadi kewajiban untuk mendukung K3 dan hasilnya dilaporkan ke Disnaker,” jelasnya.

Proses pengujian air sendiri membutuhkan waktu sekitar 10 hari sejak sampel diterima hingga hasil keluar. Setelah itu, rekomendasi penanganan akan dilakukan oleh divisi konsultan lingkungan.

“Kami hanya mengeluarkan dan tidak bisa melakukan penanganan lebih lanjut hasil uji laboratorium. Ini ada divisi sendiri, yakni divisi konsultan lingkungan,” katanya.

Di balik hasil uji yang dipercaya berbagai sektor industri, terdapat teknologi dengan tingkat akurasi tinggi. Salah satunya ICP-MS (Inductively Coupled Plasma Mass Spectrometry), alat yang mampu mendeteksi kandungan logam dalam kadar sangat kecil.

“Dengan alat ini keberadaan logam beracun seperti timbal maupun merkuri di dalam air dapat diketahui secara akurat,” jelasnya.

Laboratorium ini juga dilengkapi GC-MS (Gas Chromatography-Mass Spectrometry), perangkat yang digunakan untuk mengidentifikasi berbagai senyawa kimia organik, mulai dari polutan hingga minyak atsiri.

Dikatakan dia, secanggih apa pun peralatannya, objektivitas tetap menjadi prinsip utama. Para analis laboratorium bahkan tidak mengetahui identitas pemilik sampel yang mereka teliti.
“Semua sampel hanya diberi kode. Analis tidak boleh tahu sampel itu berasal dari siapa atau dari mana agar tidak terjadi bias dalam proses pengujian,” tutur Junial.

Ia menambahkan, Laboratorium Lingkungan Sentul telah mengantongi akreditasi nasional serta sertifikasi ISO/IEC 17025 yang menjadi standar kompetensi laboratorium pengujian dan kalibrasi. “Tahun ini, ruang lingkup layanan juga akan terus diperluas agar mampu menjawab kebutuhan pengujian lingkungan yang semakin beragam,” ucapnya.(nas)

Tags: kabupaten bogorlaboratoriumPT Surveyor Indonesiasentul

Berita Terkait.

Dukung Ketahanan Pangan di Karawang, BAM DPR Dorong Normalisasi Situ Kamojing
Daerah

Dukung Ketahanan Pangan di Karawang, BAM DPR Dorong Normalisasi Situ Kamojing

Rabu, 16 September 2026 - 18:57
Pertamina NRE Bangun Model Ekonomi Sirkular melalui Decentralized Waste Management
Daerah

Pertamina EP Lirik Gandeng Mabes TNI Perkuat Pencegahan Karhutla dari Desa

Rabu, 16 September 2026 - 18:04
wiyagus
Daerah

Wiyagus Dorong Percepatan Pembentukan Desa Siaga Tuberkulosis di Kebumen

Rabu, 16 September 2026 - 14:14
dd
Daerah

Dompet Dhuafa Sulsel Raih Penghargaan InTechSEA Award 2026

Rabu, 16 September 2026 - 13:38
bc3
Daerah

Pantau Kargo Udara, Bea Cukai Gagalkan Pengiriman 60 Ribu Batang Rokok Ilegal ke Papua Pegunungan

Rabu, 16 September 2026 - 13:23
arya
Daerah

Hadiri ORDIK UM Surabaya, Wamendagri Dorong Mahasiswa Jadi Generasi Kosmopolitan Berkarakter Kuat

Rabu, 16 September 2026 - 13:13

OLAHRAGA

Belajar dari Kekalahan 17 Gol, Ketapang Junior Bangkit dan Juara Liga AAFI U13
Olahraga

Belajar dari Kekalahan 17 Gol, Ketapang Junior Bangkit dan Juara Liga AAFI U13

Editor Dilianto
Rabu, 16 September 2026 - 19:17

INDOPOSCO.ID – Ada masa ketika Ketapang Junior FA bahkan kesulitan mencetak satu gol. Kekalahan 0-17 dan 0-11 pernah menjadi bagian...

SelengkapnyaDetails
FC Seoul vs Persib: Kabar Rotasi Jadi Angin Segar Buat Maung Bandung

FC Seoul vs Persib: Kabar Rotasi Jadi Angin Segar Buat Maung Bandung

Rabu, 16 September 2026 - 15:43
hardiyanto

Cetak Sejarah Juara Umum Popprov DKI 2026, Atlet Jakarta Barat Banjir Bonus dari Kenneth

Rabu, 16 September 2026 - 09:30
Gantikan Purbaya, Suahasil Nazara Hadapi Tantangan Jaga Kredibilitas APBN

Lepas 6 Karateka ke Asian Games 2026, Forki Bidik 2 Emas dan Tantang Jepang

Selasa, 15 September 2026 - 09:45
Pegadaian Championship Musim 2026/27 Resmi Digelar, Bukti Komitmen Pegadaian Tak Henti Dukung Generasi Muda Lewat Sepak Bola Nasional

Pegadaian Championship Musim 2026/27 Resmi Digelar, Bukti Komitmen Pegadaian Tak Henti Dukung Generasi Muda Lewat Sepak Bola Nasional

Senin, 14 September 2026 - 14:45

BERITA POPULER

  • Minus Uilliam Barros, Persib Dipastikan Siap Tempur di Kandang FC Seoul

    Minus Uilliam Barros, Persib Dipastikan Siap Tempur di Kandang FC Seoul

    1661 shares
    Share 664 Tweet 415
  • Persib Kalah 1-2, Igor Tolic Sindir Persija Serasa Juara Liga Champions

    1512 shares
    Share 605 Tweet 378
  • Ekonom Sebut Pencopotan Purbaya Hanya Berdampak Sesaat terhadap Rupiah

    1159 shares
    Share 464 Tweet 290
  • Dilema Revitalisasi Sekolah di Lebak: Terima Bantuan, Kepala Sekolah Malah Tertekan

    992 shares
    Share 397 Tweet 248
  • Bea Cukai Ngurah Rai Gagalkan Ekspor Ilegal 10,4 kg Emas Batangan Senilai Rp26 Miliar

    935 shares
    Share 374 Tweet 234
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.