• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

S&P Pertahankan Rating Indonesia, Kepercayaan Investor Global terhadap Ekonomi RI Dinilai Tetap Kuat

Dilianto Editor Dilianto
Rabu, 15 Juli 2026 - 16:06
in Ekonomi
EI

Ilustrasi geliat kegiatan Ekspor dinilai menjadi salah satu bukti masih tingginya kepercayaan investor global. Foto: Pixabay

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Lembaga pemeringkat internasional Standard & Poor’s (S&P) Global Ratings kembali mempertahankan peringkat kredit Indonesia pada level BBB untuk jangka panjang dan A-2 untuk jangka pendek dengan outlook stabil.

Menurut Ketua Umum Perkumpulan Analis Efek Indonesia, David Sutyanto, keputusan ini, dinilai menjadi bukti bahwa fundamental ekonomi Indonesia tetap kuat dan masih mendapat kepercayaan dari investor global di tengah ketidakpastian ekonomi dunia, khususnya terhadap kemampuan Indonesia menjaga stabilitas ekonomi meski menghadapi tekanan fiskal, gejolak nilai tukar, dan perlambatan ekonomi global.

BacaJuga:

Dua Konflik Dunia Mengintai, Begini Prospek Harga Emas Pekan Depan

BTN Dorong Kualitas dan Keterhunian Rumah Subsidi di Jambi

iCAR V23 dan V27 Hadir di GIIAS Surabaya 2026, Tawarkan Dua Pilihan Teknologi Kendaraan Energi Baru

“Afirmasi rating Indonesia oleh S&P Global Ratings menjadi sinyal penting bagi perekonomian dan pasar modal Indonesia. Di tengah tekanan fiskal, volatilitas nilai tukar, dan dinamika global yang tidak ringan, keputusan ini menunjukkan bahwa kepercayaan terhadap ekonomi Indonesia masih terjaga,” ujar David, Rabu (15/7).

David menjelaskan, S&P menilai prospek ekonomi Indonesia tetap stabil karena didukung ekspektasi pemulihan penerimaan negara, perbaikan ekspor seiring membaiknya harga komoditas, serta komitmen pemerintah menjaga defisit fiskal di bawah 3 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).

Menurutnya, penilaian tersebut menjadi sentimen positif bagi pasar modal karena mampu menjaga persepsi risiko Indonesia di mata investor internasional. Namun, ia mengingatkan bahwa kepercayaan tersebut harus terus dipertahankan melalui kebijakan fiskal yang konsisten, komunikasi pemerintah yang jelas, dan implementasi kebijakan yang kredibel.

Sementara itu, Ekonom Universitas Indonesia, Fithra Faisal Hastiadi, menilai laporan S&P juga mencerminkan keyakinan terhadap berbagai reformasi ekonomi yang tengah dijalankan pemerintah, termasuk pembentukan Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI).

Fithra mengatakan DSI berpotensi menjadi sumber penerimaan negara baru yang mampu memperkuat fondasi fiskal tanpa meningkatkan beban utang maupun tarif pajak. Selain itu, pengelolaan ekspor komoditas yang lebih terintegrasi dinilai dapat memperkuat cadangan devisa dan ketahanan sektor eksternal.

“DSI tidak semestinya dipandang semata-mata sebagai mekanisme konsolidasi ekspor, melainkan juga sebagai mesin penggerak penerimaan negara yang berpotensi memperluas basis fiskal,” ujarnya.

Meski demikian, ia menegaskan keberhasilan kebijakan tersebut tetap bergantung pada tata kelola yang transparan, akuntabel, serta koordinasi yang baik dengan pelaku usaha agar mampu memberikan dampak nyata terhadap penguatan fundamental ekonomi nasional.

Dalam laporannya, S&P memproyeksikan ekonomi Indonesia akan tumbuh sekitar 5 persen per tahun dalam beberapa tahun ke depan. Pertumbuhan ekonomi diperkirakan mencapai 5,1 persen pada 2026 dengan rata-rata 4,9 persen hingga 2029.

S&P juga mencatat pertumbuhan ekonomi Indonesia pada triwulan I-2026 sebesar 5,6 persen secara tahunan menjadi salah satu faktor pendukung, ditopang peningkatan belanja pemerintah dan percepatan realisasi anggaran.

Di sisi fiskal, lembaga tersebut menilai komitmen pemerintah menjaga defisit anggaran di bawah 3 persen PDB menjadi jangkar utama stabilitas ekonomi.

Penerimaan negara yang tumbuh 19 persen dalam lima bulan pertama 2026 juga dinilai mencerminkan perbaikan administrasi perpajakan, peningkatan penerimaan PPN, serta naiknya royalti dan dividen dari sektor sumber daya alam.

Selain itu, reformasi tata kelola sektor sumber daya alam melalui pembentukan DSI dan penguatan kebijakan Devisa Hasil Ekspor Sumber Daya Alam (DHE SDA) dinilai mampu meningkatkan penerimaan negara sekaligus memperkuat posisi eksternal Indonesia.

S&P juga menilai independensi Bank Indonesia dalam menjaga stabilitas moneter, inflasi yang tetap terkendali, fleksibilitas nilai tukar, serta kondisi sektor perbankan yang sehat menjadi faktor penting yang mendukung tetap terjaganya peringkat kredit Indonesia.

Dengan berbagai indikator tersebut, keputusan S&P mempertahankan peringkat kredit Indonesia menjadi pengakuan bahwa fundamental ekonomi nasional masih solid dan prospek pertumbuhannya tetap menjanjikan di tengah tantangan ekonomi global.(dil)

Tags: Ekonomi IndonesiaKredit IndonesiaLembaga S&Ppasar modal

Berita Terkait.

emas
Ekonomi

Dua Konflik Dunia Mengintai, Begini Prospek Harga Emas Pekan Depan

Minggu, 30 Agustus 2026 - 19:09
btn
Ekonomi

BTN Dorong Kualitas dan Keterhunian Rumah Subsidi di Jambi

Minggu, 30 Agustus 2026 - 18:04
icar
Ekonomi

iCAR V23 dan V27 Hadir di GIIAS Surabaya 2026, Tawarkan Dua Pilihan Teknologi Kendaraan Energi Baru

Minggu, 30 Agustus 2026 - 04:40
omoda
Ekonomi

OMODA & JAECOO Hadirkan Empat Pilihan NEV di GIIAS Surabaya 2026

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 23:23
dai
Ekonomi

Penjualan Daihatsu di Jatim Naik 14 Persen, Rocky Hybrid Jadi Sorotan GIIAS Surabaya

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 21:11
giias
Ekonomi

GIIAS Surabaya 2026, Geely Coolray Meluncur dengan Harga Mulai Rp341 Juta

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 20:12

OLAHRAGA

GTWCE-Endurance Cup: Mercedes-BMW Menggila di Nurburgring, Ferrari Siapkan Serangan Balik
Olahraga

GTWCE-Endurance Cup: Mercedes-BMW Menggila di Nurburgring, Ferrari Siapkan Serangan Balik

Editor Nelly Marinda Situmorang
Minggu, 30 Agustus 2026 - 13:31

INDOPOSCO.ID – Nurburgring langsung menunjukkan wajah kerasnya sejak Paid Test hingga dua sesi Free Practice GT World Challenge Europe (GTWCE)...

SelengkapnyaDetails
Jay Idzes Tampil Penuh, 3 Sapuannya Warnai Kemenangan Perdana Sassuolo

Jay Idzes Tampil Penuh, 3 Sapuannya Warnai Kemenangan Perdana Sassuolo

Minggu, 30 Agustus 2026 - 10:55
Hasil Liga Inggris: City Berpesta, Liverpool Nyaris Celaka

Hasil Liga Inggris: City Berpesta, Liverpool Nyaris Celaka

Minggu, 30 Agustus 2026 - 09:01
u20

Ini Daftar 23 Pemain Timnas U-20 untuk Kualifikasi Piala Asia

Minggu, 30 Agustus 2026 - 07:07
siswa

Olahraga Bukan Sekadar Adu Jago, Bisa Jadi Sekolah Karakter Anak

Minggu, 30 Agustus 2026 - 06:06

BERITA POPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.