INDOPOSCO.ID – Siwon Super Junior kembali menuai kritik usai unggahan Threads yang diduga bernuansa politik.
Anggota Super Junior, Siwon, kembali menjadi sorotan setelah menuai kritik dari para penggemar terkait unggahan terbarunya di platform Threads. Banyak yang menilai idol tersebut semakin terbuka menunjukkan pandangan politiknya kepada publik.
Baru-baru ini, Siwon membuat akun Threads dan mengunggah pesan yang mengajak para pengikutnya berdiskusi mengenai masa depan Korea Selatan. Dalam unggahannya, ia mengatakan ingin bersama-sama memikirkan seperti apa negaranya untuk generasi berikutnya serta mendengarkan berbagai sudut pandang.
“Tanpa pengertian dan dukungan yang kalian berikan, mungkin semua pemikiran saya hanya akan menjadi kata-kata yang saya simpan sendiri. Setiap pesan dukungan dan semangat yang kalian kirim memberi saya kenyamanan dan kekuatan yang besar. Terima kasih dengan tulus. Ke depannya, saya ingin terus memikirkan masa depan negara kita bersama kalian, membagikan pemikiran saya, mendengarkan berbagai pendapat, dan terus belajar. Bolehkah kita terus melakukan percakapan seperti ini bersama?” tulis Siwon.
Tak lama setelah diunggah, postingan tersebut ramai diperbincangkan di berbagai komunitas daring Korea. Sejumlah warganet menilai unggahan itu merupakan langkah lanjutan Siwon untuk semakin terbuka menyampaikan pandangan politiknya.
Dalam unggahan lain, Siwon juga menulis singkat, “Saya mengerti. Saya mulai menggunakan Threads, tetapi rasanya sangat kosong.” Komentar tersebut kembali memicu berbagai reaksi.
Banyak warganet mengaitkannya dengan kontroversi lama mengenai dugaan pandangan politik sayap kanan yang selama ini melekat pada Siwon. Beberapa bahkan mempertanyakan apakah dirinya mulai bergerak dari sekadar menyampaikan opini pribadi menuju peran politik yang lebih terbuka.
Berbagai komentar bermunculan di forum TheQoo, di antaranya, “Lucu sekali,” “Apa kamu benar-benar akan terjun ke dunia politik?” hingga “Super Junior punya banyak penggemar di China, ironis jika dia dianggap menunjukkan sikap politik sayap kanan sambil tetap mendapat dukungan dari penggemar di sana.”
Kontroversi ini bukan yang pertama bagi Siwon. Pada 2025 lalu, ia sempat menuai kritik setelah mengunggah pesan belasungkawa atas meninggalnya aktivis konservatif Amerika, Charlie Kirk. Saat itu, banyak penggemar menilai unggahan tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap pandangan politik Charlie Kirk.
Pada 2026, Siwon juga kembali menjadi sorotan setelah mengunggah pesan samar yang diduga berkaitan dengan mantan Presiden Korea Selatan, Yoon Suk Yeol, setelah vonis hukumnya dijatuhkan.
Sejumlah penggemar yang mengkritik Siwon menegaskan bahwa keberatan mereka bukan semata karena perbedaan pandangan politik. Mereka merasa kurang nyaman melihat semakin seringnya Siwon mengangkat isu-isu politik di media sosial, terlebih karena Super Junior memiliki basis penggemar yang sangat besar dan beragam.
Seperti dikutip dari Koreaboo.com, sebagian penggemar menilai citra Siwon sebagai seorang idol kini semakin erat dikaitkan dengan pandangan politik pribadinya sehingga memicu perpecahan di kalangan fandom. (mg151)


















