• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Kios Pangan Jadi Andalan Bapanas Tekan Gejolak Harga Bahan Pokok

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Senin, 13 Juli 2026 - 16:06
in Ekonomi
telur

Bapanas terus memperluas Kios Pangan untuk memudahkan masyarakat memperoleh bahan pokok berkualitas dengan harga terjangkau sekaligus membuka peluang usaha bagi UMKM. Foto: Dok. Bapanas

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Upaya pemerintah menjaga keterjangkauan harga pangan terus diperkuat melalui perluasan jaringan Kios Pangan di berbagai daerah. Program yang digagas Badan Pangan Nasional (Bapanas) ini tidak hanya menjadi saluran distribusi bahan pokok dengan harga terjangkau, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi pelaku usaha kecil di tingkat masyarakat.

Direktur Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan Bapanas, Maino Dwi Hartono, mengatakan Kios Pangan dirancang sebagai salah satu instrumen penting dalam memperkuat distribusi pangan sekaligus menjaga kestabilan harga di tingkat konsumen melalui skema SPHP.

BacaJuga:

Bea Cukai Dampingi Pelaku Usaha, Dorong Kelancaran Perdagangan dan Industri

Indonesia Usung Isu Pembiayaan Inklusif dan Ekosistem Kewirausahaan di Forum APEC

PLN Indonesia Power Perkuat Edukasi Energi Bersih dan Ekosistem Waduk lewat Program Kelana

“Kios Pangan dikembangkan untuk memastikan masyarakat memperoleh bahan pangan pokok dengan harga yang wajar, kualitas yang baik, dan pasokan yang tersedia,” ujar Maino dalam keterangannya, Senin (13/7/2026).

Untuk memperluas jangkauan program tersebut, Bapanas menggandeng berbagai pemangku kepentingan, mulai dari pemasok komoditas pangan dan nonpangan hingga Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) guna mendukung akses pembiayaan bagi pengelola kios.

“Karena itu kami terus melakukan pengembangan dengan mengajak stakeholders terkait baik pemasok pangan non pangan dan Himbara dalam mendukung permodalan agar program ini berjalan optimal dan manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” ungkapnya.

Selain memberikan pilihan belanja yang lebih hemat bagi masyarakat, keberadaan Kios Pangan juga dinilai mampu memperkuat rantai pasok bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), termasuk pemilik warung yang membutuhkan pasokan bahan pokok dengan harga yang lebih kompetitif.

“Keberadaan Kios Pangan tidak hanya memberikan alternatif belanja dengan harga lebih terjangkau, tetapi juga membuka peluang usaha bagi masyarakat, khususnya pelaku UMKM dan pemilik warung yang membutuhkan pasokan pangan dengan harga yang kompetitif,” terangnya.

Data Bapanas mencatat hingga Juli 2026 terdapat 2.987 Kios Pangan yang telah beroperasi di 35 provinsi dan 160 kabupaten/kota. Jumlah tersebut masih akan terus bertambah sebagai bagian dari strategi pemerintah memperluas akses masyarakat terhadap pangan yang aman, berkualitas, dan terjangkau.

Menurut Maino, pengembangan Kios Pangan menjadi bagian dari rangkaian kebijakan stabilisasi pangan nasional yang dijalankan pemerintah bersama berbagai program lainnya.

“Program tersebut merupakan salah satu instrumen stabilisasi pangan pemerintah, selain GPM (Gerakan Pangan Murah), FDP (Fasilitasi Distribusi Pangan), penyaluran beras SPHP, serta bantuan pangan,” tutur Maino.

Penguatan program ini juga ditopang kondisi cadangan pangan nasional yang dinilai semakin solid. Saat ini, pemerintah memiliki Cadangan Beras Pemerintah (CBP) lebih dari 5,2 juta ton, yang menjadi capaian tertinggi sepanjang sejarah Indonesia.

Dengan stok yang besar tersebut, pemerintah memiliki kapasitas lebih kuat untuk melakukan intervensi apabila terjadi gejolak pasokan maupun harga di berbagai wilayah.

“Dengan cadangan pangan yang kokoh tersebut, pemerintah memiliki ruang intervensi yang semakin besar dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan di berbagai daerah,” tambahnya. (her)

Tags: Bapanaspangan

Berita Terkait.

bc4
Ekonomi

Bea Cukai Dampingi Pelaku Usaha, Dorong Kelancaran Perdagangan dan Industri

Senin, 7 September 2026 - 19:29
maman
Ekonomi

Indonesia Usung Isu Pembiayaan Inklusif dan Ekosistem Kewirausahaan di Forum APEC

Senin, 7 September 2026 - 19:19
plastik
Ekonomi

PLN Indonesia Power Perkuat Edukasi Energi Bersih dan Ekosistem Waduk lewat Program Kelana

Senin, 7 September 2026 - 19:06
Ideafest 2026
Ekonomi

IdeaFest 2026, Pertamina Kenalkan Potensi Minyak Jelantah Jadi Bahan Bakar Pesawat

Senin, 7 September 2026 - 14:06
Rumput Laut Sulsel Jadi Bahan Baku Alternatif Plastik, Uluu Perkuat Ekosistem di Indonesia
Ekonomi

Rumput Laut Sulsel Jadi Bahan Baku Alternatif Plastik, Uluu Perkuat Ekosistem di Indonesia

Senin, 7 September 2026 - 13:48
Arya Dwi Paramita
Ekonomi

Pertamina Ungkap Strategi Pertumbuhan Ganda untuk Jaga Ketahanan Energi Nasional

Senin, 7 September 2026 - 13:28

OLAHRAGA

Dari DOGSO hingga Pergantian Pemain, Ini Wajah Baru Aturan Super League 2026/27
Olahraga

Dari DOGSO hingga Pergantian Pemain, Ini Wajah Baru Aturan Super League 2026/27

Editor Laurens Dami
Jumat, 4 September 2026 - 15:30

INDOPOSCO.ID – Super League 2026/27 bakal hadir dengan wajah baru. Bukan soal format kompetisi atau komposisi klub, melainkan aturan permainan yang...

SelengkapnyaDetails
aza

Buktikan Kualitas Local Pride, Persebaya dan AZA Luncurkan Jersey Anyar

Jumat, 4 September 2026 - 13:13
league

Jadwal Super League Pekan Pertama: Persija Hadapi Laga Berat, Persib Pede 3 Poin

Jumat, 4 September 2026 - 13:03
sarinah

Sarinah dan Ghea Fashion Studio Hadirkan Wastra Nusantara dalam Seragam Tim Indonesia di Asian Games 2026

Jumat, 4 September 2026 - 10:20
Hadapi Laos, Nova Arianto Putar Otak Tentukan Pemain Garuda Muda

Hadapi Laos, Nova Arianto Putar Otak Tentukan Pemain Garuda Muda

Kamis, 3 September 2026 - 09:12

BERITA POPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.