INDOPOSCO.ID – Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Barat berkomitmen menjaring pemain muda potensial untuk mengikuti pembinaan olahraga berkelanjutan. Langkah itu dilakukan melalui Sudinpora, Pusat Pelatihan Olahraga Pelajar (PPOP), hingga sekolah khusus atlet, yang dicanangkan saat pembukaan turnamen mini soccer di Meruya, Jakarta Barat, Jumat (10/7/2026).
“Dengan melihat bakat-bakat mereka, tentu akan ada pengembangan. Sudinpora bersama para ofisial akan melakukan pembinaan,” kata Wali Kota Jakarta Barat Iin Mutmainnah di Jakarta, Jumat (10/7/2026).
Ia menyatakan bahwa terdapat total 18 tim yang terdiri atas unsur pemerintah dan masyarakat. Sementara bagi peserta usia anak-anak akan diberikan pendampingan.
“Kalau anak-anak ini berbakat nanti dia bisa sekolah di SMA atlet atau di PPOP itu akan membina untuk mereka bisa mengembangkan bakatnya sehingga menjadi atlet yang berprestasi,” ucap Iin Mutmainnah.
Kegiatan itu mendapat dukungan dari sejumlah pesepak bola nasional, di antaranya Muhammad Ferrari, Rayhan Hanan, dan Aditya Warman, yang diharapkan menjadi inspirasi bagi para peserta, khususnya generasi muda yang memiliki minat di dunia sepak bola.
Tokoh Pemuda Jakarta Barat Umar Abdul Aziz menjelaskan, bahwa peserta turnamen saat ini dibatasi untuk tim-tim yang berasal dari Jakarta Barat. Kebijakan tersebut dilakukan agar pembinaan olahraga dapat difokuskan terlebih dahulu di tingkat kota.
“Karena saya asli Jakarta Barat dan berdomisili di Jakarta Barat, maka untuk saat ini kami fokuskan dulu bagi peserta dari wilayah Jakarta Barat. Untuk peserta dari luar Jakarta Barat, nanti akan kami pertimbangkan pada kesempatan atau momentum berikutnya,” jelas Umar Abdul Aziz dalam kesempatan yang sama. (dan)


















