INDOPOSCO.ID – Konflik kemanusiaan yang terus berulang di Papua kembali menjadi sorotan. Wakil Ketua Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD) RI, Yorrys Raweyai menegaskan, bahwa kekerasan yang kembali terjadi di Bumi Cenderawasih tidak boleh lagi dianggap sebagai peristiwa rutin tanpa penyelesaian.
Menurutnya, negara harus segera menghadirkan langkah konkret agar masyarakat Papua bisa hidup aman dan damai. Dari rentetan insiden berdarah yang terjadi dalam beberapa hari terakhir, mulai dari tewasnya seorang pilot warga negara Amerika Serikat di Yahukimo hingga meninggalnya sejumlah Orang Asli Papua di Intan Jaya saat beraktivitas.
“Setiap nyawa yang hilang di Tanah Papua adalah tragedi kemanusiaan. Kekerasan yang terus berulang tidak boleh dianggap sebagai sesuatu yang biasa. Papua membutuhkan kedamaian sehingga kekerasan harus dihentikan,” ujar Yorrys dalam keterangan, Senin (6/7/2026).
Ia mengatakan, situasi keamanan yang belum kondusif telah menggerus rasa aman masyarakat. Karena itu, penyelesaian persoalan Papua tidak cukup hanya mengandalkan pendekatan keamanan, tetapi juga harus menyentuh akar persoalan melalui dialog, perlindungan hak-hak masyarakat, serta pembangunan yang berkeadilan.
Hal yang sama diungkapkan Wakil Ketua I Pansus Penanganan Konflik dan Kemanusiaan Papua DPD RI, Filep Wamafma. Ia mengatakan, pembentukan pansus bertujuan mengawal berbagai persoalan strategis di Papua, khususnya yang berkaitan dengan isu kemanusiaan.
Ia menegaskan, Pansus akan menghimpun informasi, menyerap aspirasi masyarakat, dan menyusun rekomendasi bagi pemerintah. “Kami tidak datang untuk mencari siapa yang paling benar atau paling salah. Kami ingin memastikan suara masyarakat Papua menjadi bagian penting dalam penyusunan solusi yang komprehensif,” ujar Filep. (nas)


















