• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

AI Bukan Sekadar Teknologi, PACIS 2026 Soroti Dampaknya bagi Pendidikan dan Dunia Kerja

Dilianto Editor Dilianto
Senin, 6 Juli 2026 - 18:55
in Nasional
Direktur Jenderal Riset dan Pengembangan Kemendiktisaintek, Fauzan Adziman (kiri) bersama Wakil Dekan Internasional Fakultas Teknologi Informasi Universitas Monash, Prof. Juliana Sutanto (kanan) memberikan keterangan pers usai acara The Pacific Asia Conference on Information Systems (PACIS) 2026 di Jakarta, Senin (6/7/2026). Foto: Herry Rosadi / INDOPOSCO

Direktur Jenderal Riset dan Pengembangan Kemendiktisaintek, Fauzan Adziman (kiri) bersama Wakil Dekan Internasional Fakultas Teknologi Informasi Universitas Monash, Prof. Juliana Sutanto (kanan) memberikan keterangan pers usai acara The Pacific Asia Conference on Information Systems (PACIS) 2026 di Jakarta, Senin (6/7/2026). Foto: Herry Rosadi / INDOPOSCO

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – The Pacific Asia Conference on Information Systems (PACIS) 2026 menjadi panggung bagi Indonesia untuk menunjukkan kapasitasnya sebagai pusat kolaborasi riset di kawasan Asia Pasifik. Konferensi internasional yang digelar di Jakarta pada Senin (6/7/2026) itu tidak hanya mempertemukan akademisi, industri, dan pemerintah dalam membahas perkembangan kecerdasan buatan (AI), tetapi juga membuka peluang lahirnya berbagai kerja sama riset lintas negara yang berkelanjutan.

Ketua Komite Etik Penelitian Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia, Prof. Putu Wuri Handayani, mengatakan penyelenggaraan PACIS di Indonesia diharapkan menjadi titik awal semakin luasnya jejaring akademisi nasional dengan komunitas ilmiah internasional.

BacaJuga:

Lantik Pejabat Eselon I dan Staf Khusus, Mendagri Tekankan Loyalitas, Integritas, dan Kinerja

Pemerintah Rotasi Personel Karhutla di Sumatera-Kalimantan Hindari Kelelahan Ekstrem

Sidang Lanjutan Kasus Gus Yaqut, Keadilan Tak Ditentukan Banyaknya Tuduhan

“Di Indonesia koneksi akademisi dengan peneliti luar negeri masih perlu terus diperluas. Kami berharap PACIS menjadi ruang untuk memperluas jejaring sekaligus berbagi pengetahuan antarakademisi dari berbagai negara,” ujar Putu.

Menurutnya, manfaat konferensi internasional tidak berhenti pada sesi presentasi hasil penelitian. Pertemuan semacam ini justru menjadi pintu masuk lahirnya kolaborasi yang lebih konkret, mulai dari penelitian bersama, penyusunan proposal riset lintas institusi, hingga pembimbingan mahasiswa secara kolaboratif.

“Harapannya setelah konferensi selesai, kolaborasi tetap berjalan. Bisa dalam bentuk riset bersama, membimbing mahasiswa bersama, sampai menyusun proposal penelitian bersama. Jadi tidak berhenti hanya saat konferensi berlangsung,” katanya.

Putu menambahkan, penyelenggaraan PACIS 2026 memiliki nilai lebih karena seluruh peserta hadir secara langsung tanpa skema hybrid. Sebanyak 470 peserta dari 29 negara berkumpul di Jakarta, sehingga interaksi dan peluang membangun jejaring profesional dinilai jauh lebih optimal dibandingkan pertemuan virtual.

Ia berharap keberhasilan penyelenggaraan PACIS tahun ini dapat meningkatkan kepercayaan komunitas akademik internasional sehingga Indonesia kembali dipercaya menjadi tuan rumah konferensi ilmiah berskala global pada masa mendatang.

Sementara itu, Wakil Dekan Internasional Fakultas Teknologi Informasi Monash University, Prof. Juliana Sutanto, menegaskan pembahasan AI dalam PACIS 2026 tidak hanya berfokus pada aspek teknis, melainkan juga dampak sosial yang ditimbulkan.

“Kami di bidang sistem informasi melihat AI secara socio-technical. Jadi bukan hanya bagaimana teknologinya bekerja, tetapi juga bagaimana pengaruhnya terhadap masyarakat. Dua aspek ini harus berjalan beriringan agar perkembangan AI memberi manfaat yang lebih luas,” jelas Juliana.

Dalam bidang pendidikan, Juliana menilai sistem evaluasi mahasiswa perlu segera beradaptasi. Ketergantungan terhadap AI berpotensi membuat mahasiswa hanya mengejar hasil akhir, sehingga perguruan tinggi perlu mulai menilai proses berpikir dan pemahaman, bukan sekadar produk yang dihasilkan.

Pandangan serupa disampaikan Direktur Jenderal Riset dan Pengembangan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek), Fauzan Adziman. Ia mengakui AI akan mengubah struktur pasar kerja, tetapi juga membuka berbagai profesi baru yang membutuhkan keterampilan berbeda.

“Memang ada pekerjaan yang hilang, tetapi AI juga menciptakan banyak pekerjaan baru. Kuncinya adalah transformasi pendidikan. Pembelajaran nonformal seperti microcredential berbasis AI menjadi salah satu cara mempercepat adaptasi tenaga kerja kita,” kata Fauzan.

Ia menjelaskan pemerintah telah menyelaraskan pengembangan AI bersama Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dan sejumlah kementerian melalui roadmap nasional. Pemanfaatannya diarahkan ke berbagai sektor strategis, mulai dari kesehatan melalui diagnosis penyakit berbasis AI, transportasi untuk pengembangan kendaraan otonom, hingga pertanian dan energi guna meningkatkan efisiensi serta mempercepat inovasi.

Melalui PACIS 2026, Indonesia tidak hanya menjadi tuan rumah konferensi internasional, tetapi juga mempertegas komitmennya membangun ekosistem riset yang lebih terbuka, kolaboratif, dan siap menghadapi transformasi besar yang dibawa kecerdasan buatan. (her)

Tags: AIdunia kerjaKemendiktisaintekMonash UniversityPACIS 2026pendidikanTeknologiUniversitas Indonesia

Berita Terkait.

tito
Nasional

Lantik Pejabat Eselon I dan Staf Khusus, Mendagri Tekankan Loyalitas, Integritas, dan Kinerja

Selasa, 13 Oktober 2026 - 16:16
karhutla
Nasional

Pemerintah Rotasi Personel Karhutla di Sumatera-Kalimantan Hindari Kelelahan Ekstrem

Selasa, 13 Oktober 2026 - 16:06
yaqut
Nasional

Sidang Lanjutan Kasus Gus Yaqut, Keadilan Tak Ditentukan Banyaknya Tuduhan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 15:25
epson
Nasional

Epson Tebar Promo Spesial Anniversary, Pembelian Projector Bisa Dapat Bonus hingga Rp300 Ribu

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:24
DPD RI Minta Pemutakhiran DTSEN Tetap Prioritaskan Perlindungan Pasien
Nasional

DPD RI Minta Pemutakhiran DTSEN Tetap Prioritaskan Perlindungan Pasien

Selasa, 13 Oktober 2026 - 10:32
Perkuat Internasionalisasi, Pascasarjana UNIS Tangerang Jajaki Kerja Sama dengan UKM dan IIUM Malaysia
Nasional

Perkuat Internasionalisasi, Pascasarjana UNIS Tangerang Jajaki Kerja Sama dengan UKM dan IIUM Malaysia

Selasa, 13 Oktober 2026 - 10:05

OLAHRAGA

Anggota DPR Kecam Kekerasan terhadap Tim EPA Persib Bandung di Batang
Olahraga

Mandalika Mendunia, Pertamina Apresiasi Kolaborasi di Balik Sukses MotoGP 2026

Editor Dilianto
Senin, 12 Oktober 2026 - 20:51

INDOPOSCO.ID - Kesuksesan Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok, Nusa Tenggara Barat, bukan hanya...

SelengkapnyaDetails
Anggota DPR Kecam Kekerasan terhadap Tim EPA Persib Bandung di Batang

Anggota DPR Kecam Kekerasan terhadap Tim EPA Persib Bandung di Batang

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:40
Tobat Ekologis, Menag Ajak Umat Bersahabat dengan Alam

5 Emas Asian Games Jadi Alarm Evaluasi, Okto Dorong Pembenahan Sistem Olahraga

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:30
Banjir Bandang Padang, Puan Desak Perlindungan Pengungsi hingga Pemulihan Ekonomi Warga Terdampak

Andra Soni Lepas Atlet Disabilitas Banten ke Ajang Nasional: Kalian Inspirasi Kita Semua

Senin, 12 Oktober 2026 - 17:55
Bus Pemain Muda Persib Diserang, Manajemen Pastikan Tempuh Jalur Hukum

Bus Pemain Muda Persib Diserang, Manajemen Pastikan Tempuh Jalur Hukum

Senin, 12 Oktober 2026 - 17:17

BERITA POPULER

  • Sinergi Bea Cukai-Bareskrim Berbuah Manis, 5 Kg Sabu Berhasil Diamankan di Bogor

    Hendra Kurniawan Pimpin Polda Banten, Hengki Lanjut ke Jabar

    1063 shares
    Share 425 Tweet 266
  • Daftar Harga Mobil Elektrifikasi Wuling 2026, dari Aira EV hingga Wuling Darion EV

    937 shares
    Share 375 Tweet 234
  • Darion dan Eksion PHEV Wuling Raih Pengakuan di FCR 2026

    890 shares
    Share 356 Tweet 223
  • Pengusaha Pilihan

    714 shares
    Share 286 Tweet 179
  • Bangun Energi Positif dari dalam, PLN Icon Plus Perkuat Kolaborasi Lewat ICONMOVE

    669 shares
    Share 268 Tweet 167
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.