INDOPOSCO.ID – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memperkuat langkah transformasi sistem transportasi perkotaan dengan mengukuhkan 17 anggota Dewan Transportasi Kota Jakarta (DTKJ) periode 2026–2029. Pengukuhan yang dipimpin langsung Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, di Balairung Balai Kota Jakarta, Jumat (3/7/2026), menandai dimulainya peran baru DTKJ sebagai mitra strategis pemerintah dalam merumuskan berbagai rekomendasi kebijakan transportasi.
Dalam arahannya, Pramono menekankan bahwa tantangan mobilitas Jakarta semakin kompleks sehingga membutuhkan keterlibatan berbagai pihak. Karena itu, ia meminta DTKJ memperkuat kerja sama dengan Dinas Perhubungan, operator transportasi, kalangan akademisi, komunitas, hingga masyarakat agar setiap kebijakan yang disusun benar-benar menjawab kebutuhan warga.
“Jakarta telah mencatat kemajuan dalam transportasi publik, tetapi pekerjaan kita belum selesai. Integrasi antarmoda dan peningkatan kualitas layanan harus terus dipercepat,” ujar Pramono.
Menurutnya, pembangunan sektor transportasi tidak cukup hanya menghadirkan infrastruktur baru. Yang tidak kalah penting adalah memastikan layanan transportasi publik mampu memberikan rasa aman, nyaman, mudah dijangkau seluruh lapisan masyarakat, sekaligus mendorong semakin banyak warga beralih dari kendaraan pribadi ke angkutan umum.
Dalam konteks tersebut, DTKJ diharapkan mampu menghadirkan rekomendasi yang objektif, berbasis data, dan berangkat dari kondisi nyata di lapangan sehingga dapat menjadi pijakan dalam penyusunan kebijakan transportasi Jakarta ke depan.
Sejalan dengan visi tersebut, Pemprov DKI Jakarta juga akan melanjutkan berbagai agenda strategis, mulai dari memperkuat konektivitas transportasi di kawasan Jabodetabek, mempercepat digitalisasi layanan transportasi publik, hingga mengembangkan sistem transportasi rendah emisi sebagai bagian dari upaya menciptakan mobilitas perkotaan yang berkelanjutan.
“Menjelang usia lima abad Jakarta, transportasi harus menjadi penopang kota global yang aman, nyaman, inklusif, dan mendukung produktivitas masyarakat,” tutur Pramono.
Ia berharap DTKJ mampu menjadi ruang lahirnya berbagai gagasan yang inovatif dan adaptif terhadap dinamika perkotaan. Rekomendasi yang dihasilkan diharapkan tidak hanya memperkuat integrasi layanan transportasi, tetapi juga mempercepat transformasi Jakarta menjadi kota global yang memiliki sistem mobilitas modern, efisien, dan berdaya saing.
Menutup sambutannya, Pramono mengajak seluruh anggota DTKJ untuk menjaga sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan di sektor transportasi agar berbagai program yang dijalankan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Saya berharap DTKJ bersama Dinas Perhubungan dan seluruh operator transportasi milik Pemprov DKI Jakarta terus bersinergi mewujudkan Jakarta yang semakin terhubung, aman, nyaman, dan memudahkan mobilitas masyarakat. Semoga kita semua diberi kemampuan untuk menjalankan amanah ini dengan sebaik-baiknya,” tutupnya.(her)


















