INDOPOSCO.ID – Ketua Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI), Sultan Baktiar Najamudin, menilai peran Kepolisian Negara Republik Indonesia kini semakin luas. Selain menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, Polri dinilai ikut berkontribusi terhadap keberhasilan berbagai program strategis pemerintah.
Pernyataan tersebut disampaikan Sultan saat menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara 2026 di Cikeas, Rabu (1/7/2026).
“Sebagai bangsa kita patut bersyukur dan mengapresiasi kinerja institusi Kepolisian dalam menjaga kondusivitas sosial ekonomi masyarakat secara profesional, humanis, dan Presisi,” ujar Sultan.
Ia mengatakan, Polri tidak hanya efektif menjalankan fungsi sebagai penjaga keamanan dan ketertiban. Menurutnya, institusi tersebut juga aktif mendukung realisasi program prioritas pemerintah, terutama di sektor ketahanan pangan dan energi.
Sultan menilai pendekatan preventif yang dikedepankan Polri turut berkontribusi menjaga stabilitas sosial dan keamanan nasional. Karena itu, ia menyebut tingkat kepercayaan publik terhadap Polri yang berdasarkan hasil riset Litbang Kompas mencapai hampir 82,4 persen menjadi indikator positif atas kinerja institusi tersebut.
“Kami melihat Polri cukup sukses menjaga kondusivitas sosial dan keamanan nasional dengan pendekatan preventif atau pencegahan. Sehingga wajar ketika hasil riset Litbang Kompas terbaru menunjukkan tingkat kepercayaan masyarakat kepada Polri hampir mencapai 82,4 persen,” tegasnya.
Ke depan, Sultan berharap Polri terus meningkatkan profesionalisme, mengedepankan pendekatan humanis, serta memperkuat pelayanan, pembinaan, dan pemberdayaan masyarakat, khususnya petani dan nelayan di daerah melalui kolaborasi dengan berbagai pihak.
“Sesuai tema HUT Polri kali ini, ’80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat’, kita patut bersyukur sejauh ini Polri sudah memberikan yang terbaik bagi masyarakat dan bangsa,” katanya.
“Kami optimistis dengan dukungan dan kerja sama semua elemen bangsa, Polri akan semakin memberikan dampak dan membanggakan masyarakat Indonesia,” imbuhnya.(nas)


















