• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Tak Tergoda Ekspansi Agresif, Ini Strategi Bank Jakarta Hadapi Tantangan Baru

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Selasa, 30 Juni 2026 - 20:27
in Ekonomi
Direktur Utama Bank Jakarta Agus H. Widodo memberikan keterangan kepada wartawan belum lama ini. Foto: Dokumen Bank Jakarta

Direktur Utama Bank Jakarta Agus H. Widodo memberikan keterangan kepada wartawan belum lama ini. Foto: Dokumen Bank Jakarta

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Bank Jakarta memilih mengedepankan kualitas dibanding mengejar pertumbuhan agresif di tengah meningkatnya tekanan biaya dana (cost of fund) dan perubahan lanskap industri perbankan.

Direktur Utama Bank Jakarta Agus H. Widodo menegaskan perseroan tidak akan terpancing berlomba mengejar ekspansi besar di tengah kondisi pasar yang semakin dinamis. Fokus utama perusahaan adalah memastikan pertumbuhan tetap sehat, berkelanjutan, dan ditopang kualitas aset yang terjaga.

BacaJuga:

Lewat CEO Talks di Universitas Andalas, Direktur Pegadaian Ajak Generasi Muda “Beli Masa Depan dengan Harga Hari Ini”

Peduli Pendidikan, Pegadaian Praya Dukung Pembangunan Infrastruktur Sekolah dan Kenalkan Investasi Emas Sejak Dini

Di Tengah Ketidakpastian Global, Indonesia Ajak Negara Produsen Sawit Perkuat Barisan

“Kita enggak kejar-kejaran nyari pertumbuhan besar, tetapi yang kita kejar adalah pertumbuhan yang sehat dan berkualitas,” ujar Agus dalam bincang-bincang Shaping the Next Era of Indonesia’s Capital Market pada Investor Day 2026 di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (30/6/2026).

Menurut Agus, tantangan industri perbankan kini tidak lagi sama seperti beberapa tahun lalu. Selain ketidakpastian ekonomi global, kenaikan biaya penghimpunan dana mulai menjadi tekanan baru yang harus diantisipasi.

Ia mengungkapkan suku bunga deposito dalam lelang dana bahkan sempat mencapai 11,5 persen. Kondisi tersebut menjadi sinyal meningkatnya biaya dana yang akan memengaruhi industri ke depan.

“Ini sudah warning bagi perbankan. Artinya cost of fund perbankan ini akan naik sangat signifikan ke depan,” katanya.

Meski menghadapi tekanan tersebut, Bank Jakarta memastikan langkah ekspansi tetap berjalan secara terukur. Perseroan menyiapkan strategi diversifikasi sumber pendanaan, termasuk mengoptimalkan dana murah yang berasal dari ekosistem Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Agus menilai fondasi industri perbankan nasional sejatinya masih solid. Pertumbuhan kredit tetap positif, permodalan kuat, likuiditas terjaga, dan rasio kredit bermasalah (non-performing loan/NPL) masih berada pada level yang terkendali.

“Persoalannya sebenarnya bukan di fundamentalnya, tetapi medan permainannya berubah,” ucapnya.

Agus menambahkan, industri keuangan dalam beberapa tahun terakhir menghadapi berbagai tantangan yang sulit diprediksi, mulai dari pandemi, konflik geopolitik, hingga perubahan kebijakan perdagangan global yang berdampak pada pasar keuangan.

Untuk merespons perubahan tersebut, Bank Jakarta terus mempercepat transformasi di berbagai aspek, mulai dari model bisnis, digitalisasi layanan, penguatan manajemen risiko, hingga pembentukan budaya kerja baru.

Di sisi lain, perubahan perilaku nasabah juga menjadi pendorong utama transformasi perbankan. Menurut Agus, masyarakat kini lebih mengutamakan pengalaman layanan dibanding sekadar produk yang ditawarkan.

“Orang itu sudah enggak melihat bank itu dari produknya, tapi dari seberapa mudah, murah, cepat, aman layanan atau bahkan ekosistem yang ditawarkan oleh bank itu sendiri,” tuturnya.

Dengan mengandalkan strategi selective growth dan transformasi yang berkelanjutan, Bank Jakarta optimistis mampu menjaga pertumbuhan tetap sehat sekaligus memperkuat daya saing di tengah dinamika industri keuangan yang terus berubah. (srv)

Tags: Banl JakartaCost of FundPerbankan

Berita Terkait.

Di Tengah Ketidakpastian Global, Indonesia Ajak Negara Produsen Sawit Perkuat Barisan
Ekonomi

Lewat CEO Talks di Universitas Andalas, Direktur Pegadaian Ajak Generasi Muda “Beli Masa Depan dengan Harga Hari Ini”

Selasa, 30 Juni 2026 - 21:11
Di Tengah Ketidakpastian Global, Indonesia Ajak Negara Produsen Sawit Perkuat Barisan
Ekonomi

Peduli Pendidikan, Pegadaian Praya Dukung Pembangunan Infrastruktur Sekolah dan Kenalkan Investasi Emas Sejak Dini

Selasa, 30 Juni 2026 - 20:41
Di Tengah Ketidakpastian Global, Indonesia Ajak Negara Produsen Sawit Perkuat Barisan
Ekonomi

Di Tengah Ketidakpastian Global, Indonesia Ajak Negara Produsen Sawit Perkuat Barisan

Selasa, 30 Juni 2026 - 19:57
32 Jemaah Haji Aceh Terdampak Banjir dan Terlilit Utang Terima Bantuan, Wamenhaj: Ini Bentuk Kehadiran Negara
Ekonomi

Perluas Dampak Pemberdayaan, Dorong Perempuan Prasejahtera Naik Kelas

Selasa, 30 Juni 2026 - 19:31
Cetak Pemimpin Berintegritas, Menag: Peminat UM-PTKIN Terus Meningkat
Ekonomi

Cetak Pemimpin Berwawasan Global, Pegadaian Berangkatkan Talenta Terbaik Studi Magister ke Luar Negeri

Selasa, 30 Juni 2026 - 19:15
Harita Nickel Bidik Pertumbuhan Berkelanjutan, ESG dan Efisiensi Jadi Prioritas
Ekonomi

Harita Nickel Bidik Pertumbuhan Berkelanjutan, ESG dan Efisiensi Jadi Prioritas

Selasa, 30 Juni 2026 - 19:05

BERITA POPULER

  • Ronaldo

    Hasil Piala Dunia: Ronaldo Pimpin Portugal Berpesta, Inggris Kehilangan Taji di Hadapan Ghana

    1727 shares
    Share 691 Tweet 432
  • Hasil Piala Dunia: Portugal Libas Uzbekistan 5-0, Martinez Sanjung Habis Cristiano Ronaldo

    1695 shares
    Share 678 Tweet 424
  • Hasil Piala Dunia 2026: Kalah Telak dari Prancis, Pelatih Norwegia Sengaja Simpan 10 Pemain Andalan

    1643 shares
    Share 657 Tweet 411
  • Hasil Piala Dunia Grup F: Jepang-Swedia Dampingi Belanda ke Fase Gugur

    1089 shares
    Share 436 Tweet 272
  • Piala Dunia 2026: Nagelsmann Ungkap Penyebab Kekalahan Jerman dari Ekuador

    1020 shares
    Share 408 Tweet 255
Konsep Otomatis
Olahraga

Singkirkan Belanda, Mazraoui Tegaskan Maroko Layak Diperhitungkan di Piala Dunia 2026

Editor Dilianto
Selasa, 30 Juni 2026 - 20:17

INDOPOSCO.ID - Bek Timnas Maroko Noussair Mazraoui menegaskan, bahwa timnya bukan lagi sekadar tim kejutan di Piala Dunia 2026, melainkan...

SelengkapnyaDetails
Jadwal 32 Besar Piala Dunia: Norwegia, Prancis dan Meksiko Main, Lawannya Berat

Koeman Ogah Bahas Masa Depannya Usai Belanda Tersingkir di Piala Dunia 2026

Selasa, 30 Juni 2026 - 17:52
Jadwal 32 Besar Piala Dunia: Norwegia, Prancis dan Meksiko Main, Lawannya Berat

Jadwal 32 Besar Piala Dunia: Norwegia, Prancis dan Meksiko Main, Lawannya Berat

Selasa, 30 Juni 2026 - 17:42
Pemain-Maroko

Hasil Piala Dunia: Bounou Jadi Pahlawan, Maroko Pulangkan Belanda via Tos-tosan

Selasa, 30 Juni 2026 - 11:23
Julio-Enciso

Paraguay Singkirkan Jerman, Gustavo Gomez: Persatuan Jadi Kekuatan Kami

Selasa, 30 Juni 2026 - 09:41
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.