INDOPOSCO.ID – Ketua DPR RI Puan Maharani menyampaikan simpati atas gempa bumi besar yang mengguncang Venezuela, Jepang, dan California, Amerika Serikat, dalam waktu yang berdekatan. Ia meminta pemerintah memastikan keselamatan seluruh warga negara Indonesia (WNI) yang berada di wilayah terdampak.
“Tentunya Indonesia turut bersimpati atas musibah gempa bumi yang melanda Venezuela, Jepang, dan California Amerika Serikat,” kata Puan dalam keterangan tertulis yang dikutip Senin (29/6/2026).
Puan juga menyampaikan belasungkawa kepada para korban, khususnya di Venezuela yang mengalami dampak paling besar akibat gempa berkekuatan magnitudo 7,5 yang terjadi dua kali dalam waktu berdekatan.
“Atas nama DPR RI dan rakyat Indonesia, kami sampaikan duka cita mendalam kepada masyarakat Venezuela. Kami dapat merasakan beratnya beban akibat gempa bumi seperti di Venezuela karena pernah mengalami hal yang sama,” ujarnya.
Menurut laporan, gempa di Venezuela mengakibatkan kerusakan infrastruktur yang luas dengan korban meninggal dunia mencapai 235 orang dan lebih dari 1.500 lainnya mengalami luka-luka. Sementara itu, gempa di Jepang dan California tidak menimbulkan korban jiwa meski menyebabkan sejumlah warga mengalami luka.
Meski Kementerian Luar Negeri memastikan tidak ada WNI yang menjadi korban dalam rangkaian gempa tersebut, Puan meminta pemerintah tetap meningkatkan pemantauan terhadap kondisi WNI di ketiga negara.
Ia mendorong pemerintah mengaktifkan protokol perlindungan WNI dalam situasi bencana internasional, termasuk memperkuat pusat informasi bagi keluarga di Indonesia, menyiapkan bantuan logistik dan layanan psikososial apabila diperlukan, serta memastikan komunikasi dengan para WNI berjalan optimal.
Selain itu, Puan meminta pemerintah terus memperbarui data diaspora Indonesia, mengoptimalkan layanan Safe Travel, dan memperkuat sistem komunikasi darurat agar kondisi WNI di luar negeri dapat dipantau secara cepat ketika terjadi bencana.
“Perlindungan warga negara merupakan amanat konstitusi yang harus diwujudkan melalui kesiapsiagaan yang terukur, termasuk bagi WNI yang tinggal atau berada di luar negeri,” tegasnya.
Puan juga mengingatkan pentingnya peningkatan kesiapsiagaan menghadapi potensi gempa di Indonesia. Menurutnya, edukasi mitigasi bencana harus terus diperkuat agar masyarakat memahami langkah-langkah penyelamatan diri saat terjadi gempa maupun ancaman tsunami.
“Indonesia harus selalu siaga bencana. Mitigasi harus terus dilakukan, dan keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas,” pungkasnya.(dil)


















