• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Panas Bumi Tak Hanya Hasilkan Listrik, PGE Antar Kopi Kamojang Tembus Pasar Dunia

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Senin, 29 Juni 2026 - 21:31
in Ekonomi
Produk Kopi "Canaya" dari hasil pemanfaatan langsung panas bumi yang diproduksi mitra binaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Pertamina Geothermal Energy (PGE) Area Kamojang. Foto: Dokumen PGE Area Kamojang

Produk Kopi "Canaya" dari hasil pemanfaatan langsung panas bumi yang diproduksi mitra binaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Pertamina Geothermal Energy (PGE) Area Kamojang. Foto: Dokumen PGE Area Kamojang

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Energi panas bumi tidak hanya dimanfaatkan untuk menghasilkan listrik, tetapi juga mampu menciptakan nilai tambah bagi perekonomian masyarakat. Melalui inovasi Geothermal Dry House, PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) memanfaatkan panas bumi untuk mempercepat proses pengeringan kopi, meningkatkan kualitas hasil panen, sekaligus mendorong kopi Kamojang menembus pasar internasional.

Komitmen tersebut ditegaskan oleh Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero) Muhammad Baron saat melakukan kunjungan ke PGE Area Kamojang pada Jumat (26/6/2026).

BacaJuga:

Ekspor Indonesia Tembus USD 193,64 Miliar, Kemendag Genjot Produk Lokal

Program Beasiswa Ini Perluas Akses Pendidikan Tinggi Anak Kurang Mampu

UMKM Binaan Pertamina Lestarikan Budaya hingga Berdayakan Perajin Lokal

Dia mengatakan Kamojang memiliki arti penting dalam sejarah pengembangan energi panas bumi di Indonesia. Selain menjadi lokasi penemuan potensi panas bumi pertama sekitar satu abad lalu, kawasan tersebut kini berkembang menjadi contoh bagaimana energi bersih mampu memberikan manfaat ekonomi secara langsung kepada masyarakat.

“Seratus tahun lalu, potensi panas bumi Indonesia pertama kali ditemukan di Kamojang. Hari ini, kita melihat bagaimana sejarah tersebut berkembang tidak hanya menjadi sumber energi bersih yang andal namun sekaligus memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” kata Baron.

Menurutnya, pengembangan panas bumi saat ini tidak lagi sebatas menghasilkan listrik, tetapi juga diarahkan untuk menjaga kelestarian lingkungan sekaligus memperkuat ekonomi lokal melalui berbagai inovasi pemanfaatan energi secara langsung.

Berada di ketinggian sekitar 1.500 meter di atas permukaan laut, Kamojang dikenal sebagai salah satu sentra kopi Arabika berkualitas di Indonesia. Potensi tersebut kemudian dikembangkan PGE bersama para petani melalui teknologi Geothermal Dry House, yaitu sistem pengeringan kopi yang memanfaatkan steam trap panas bumi sebagai sumber panas alternatif.

Teknologi ini mampu mempercepat proses pengeringan biji kopi hingga tiga kali lebih cepat dengan tingkat efisiensi mencapai 300 persen. Jika sebelumnya proses pengeringan membutuhkan waktu antara 30 hingga 45 hari, kini dapat diselesaikan hanya dalam 3 hingga 10 hari.

Selain mempercepat produksi, teknologi tersebut menghasilkan tingkat kematangan yang lebih merata dan higienis sehingga kualitas biji kopi meningkat dan memiliki nilai jual lebih tinggi di pasar.

Program tersebut juga menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat sekitar wilayah operasi. Saat ini PGE bermitra dengan tiga kelompok tani, yakni Ecovill, Akkar, dan Penyoeka Kopi, serta memberdayakan sekitar 320 keluarga petani kopi di kawasan Kamojang.

Hasilnya, Kopi Kamojang kini tidak hanya dipasarkan di dalam negeri, tetapi juga telah menembus pasar internasional melalui ekspor sebanyak 20 ton ke sejumlah negara di Asia dan Eropa.

Corporate Secretary PGE, Muhammad Taufik, mengatakan pemanfaatan langsung energi panas bumi menjadi salah satu bentuk inovasi perusahaan dalam menciptakan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

“Seratus tahun perjalanan panas bumi di Indonesia menunjukkan bahwa energi ini merupakan sumber daya yang berkelanjutan dan berasal dari potensi asli Indonesia. Melalui inovasi seperti Geothermal Dry House, kami ingin memperlihatkan bahwa panas bumi tidak hanya menghasilkan listrik, tetapi juga dapat dimanfaatkan secara langsung untuk meningkatkan kualitas produk lokal dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat,” ujarnya.

Selain mendorong peningkatan pendapatan petani, program pemberdayaan masyarakat yang dijalankan PGE Area Kamojang telah menjangkau sekitar 15 ribu penerima manfaat di bidang ekonomi, sosial, dan lingkungan.

Program tersebut menjadi bukti bahwa pengembangan energi panas bumi mampu menciptakan efek berganda (multiplier effect), mulai dari menjaga ketahanan energi nasional, meningkatkan daya saing produk lokal, membuka peluang ekspor, hingga memperkuat kesejahteraan masyarakat di sekitar wilayah operasi.

Melalui inovasi Geothermal Dry House, PGE menunjukkan bahwa energi baru dan terbarukan tidak hanya berkontribusi pada pengurangan emisi karbon, tetapi juga mampu menjadi penggerak ekonomi hijau yang memberikan nilai tambah nyata bagi masyarakat. (rmn)

Tags: energi panas bumiGeothermal Dry HousekopiPertamina Geothermal Energypge

Berita Terkait.

Ekspor
Ekonomi

Ekspor Indonesia Tembus USD 193,64 Miliar, Kemendag Genjot Produk Lokal

Minggu, 25 Oktober 2026 - 18:08
Program Beasiswa Ini Perluas Akses Pendidikan Tinggi Anak Kurang Mampu
Ekonomi

Program Beasiswa Ini Perluas Akses Pendidikan Tinggi Anak Kurang Mampu

Minggu, 25 Oktober 2026 - 13:24
UMKM Binaan Pertamina Lestarikan Budaya hingga Berdayakan Perajin Lokal
Ekonomi

UMKM Binaan Pertamina Lestarikan Budaya hingga Berdayakan Perajin Lokal

Minggu, 25 Oktober 2026 - 12:22
FinFest 2026 Raup Antusiasme Warga, Bank Jakarta Hadirkan Layanan Finansial dan Kesehatan
Ekonomi

Pertamina Genjot Pasokan BBM, SPBU Modular hingga Layanan Tambahan Disiapkan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 03:27
FinFest 2026 Raup Antusiasme Warga, Bank Jakarta Hadirkan Layanan Finansial dan Kesehatan
Ekonomi

FinFest 2026 Raup Antusiasme Warga, Bank Jakarta Hadirkan Layanan Finansial dan Kesehatan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 00:21
generali
Ekonomi

Literasi Asuransi Masih 45,45 Persen, Generali Indonesia Perluas Jangkauan Edukasi

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 13:13

OLAHRAGA

Jakarta Sukses Gelar JRF 2026 dan Konser Ye, Bawa Dampak Ekonomi bagi Warga
Olahraga

Jakarta Sukses Gelar JRF 2026 dan Konser Ye, Bawa Dampak Ekonomi bagi Warga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Senin, 26 Oktober 2026 - 09:34

INDOPOSCO.ID - Suksesnya penyelenggaraan Jakarta Running Festival (JRF) 2026 dan konser Ye Live in Jakarta menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah...

SelengkapnyaDetails
BLISPI

Cetak Bintang Sepak Bola dari Daerah, Ketua DPD RI Buka BLISPI Youth Cup V di Bekasi

Minggu, 25 Oktober 2026 - 16:16
NOC Indonesia

Menuju Dakar 2026, NOC Indonesia Resmi Lepas 12 Atlet Muda Terbaik

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 02:22
champion

Hasil Liga Champions: MU Dipermak Como, Bayern Gagal Menang Atas Arsenal

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:10
persija

Persija vs Arema: Shin Tae-yong Siapkan Strategi Redam Singo Edan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:51

BERITA POPULER

  • Karhutla Masih Marak, BNPB Ingatkan Pelaku Usaha Tak Bakar Lahan

    Kurangi Beban Dosen, Mendiktisaintek Bakal Tata Kembali Prodi untuk Efisiensi Kampus

    3393 shares
    Share 1357 Tweet 848
  • Kementerian PKP Bedah Rumah Warga Tak Mampu di Kampung Ambon

    1029 shares
    Share 412 Tweet 257
  • Atasi Suhu Panas, Pemprov Jakarta Gelar Operasi Modifikasi Cuaca

    926 shares
    Share 370 Tweet 232
  • Bea Cukai Gagalkan Pengangkutan 1,6 Juta Batang Rokok Ilegal di Tol Ciperna

    905 shares
    Share 362 Tweet 226
  • Eks Konsesi TPL Seluas 638 Hektar di Humbang Hasundutan Resmi Dikelola Kelompok Tani Lewat Perhutanan Sosial

    799 shares
    Share 320 Tweet 200
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.