• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Megapolitan

Demo Mahasiswa Gaungkan Lagu Kritik BBM, Pengamat Desak Pemerintah Tangkap Pesannya

Nelly Marinda Situmorang Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 23 Juni 2026 - 12:32
in Megapolitan
demo

Ilustrasi - Sejumlah mahasiswa menggelar aksi demonstrasi di depan Gedung DPR, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Pusat, Jumat (19/6/2026). Dalam unjuk rasa tersebut, massa menyampaikan berbagai aspirasi terkait kondisi ekonomi dan kebijakan pemerintah, termasuk isu kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) serta dampaknya terhadap kehidupan masyarakat. Dokumen INDOPOSCO

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Munculnya lagu plesetan yang dinyanyikan mahasiswa dalam sejumlah demonstrasi belakangan dinilai bukan sekadar ekspresi kreativitas di jalanan. Pengamat komunikasi politik Hendri Satrio melihatnya sebagai sinyal kuat mengenai keresahan publik terhadap kondisi ekonomi yang dirasakan semakin berat.

Pria yang akrab disapa Hensa itu menilai pemerintah perlu lebih peka membaca pesan-pesan yang disampaikan masyarakat, termasuk melalui simbol budaya populer seperti lagu.

BacaJuga:

Kolaborasi Untar dan Pemkot Jakarta Barat Permudah Akses Cek Kesehatan Gratis bagi Masyarakat

Ratusan Pengunjung Serbu Booth Galeri 24, Promo Emas HUT Jakarta Sukses Besar

Jangan Keburu Simpan Payung, 2 Wilayah di Jakarta Ini Berpotensi Diguyur Hujan

“Ada syair lagu yang dipopulerkan oleh seorang pemimpin agama ternama yang sayup-sayup mulai kembali terdengar, terakhir di (saat) demo mahasiswa belakangan ini. Menurut saya pemerintah harus menangkap ini sebagai sinyal bahwa masyarakat mulai merasa ekonomi saat ini semakin menekan mereka,” ujar Hensa melalui gawai, Selasa (23/6/2026).

Lagu yang dimaksud merupakan plesetan dari “Naik-naik ke Puncak Gunung” yang pernah dipopulerkan Habib Rizieq Shihab pada 2017 sebagai kritik terhadap kenaikan harga sejumlah kebutuhan masyarakat.

Dalam versi yang dinyanyikan, liriknya berbunyi: “Naik, naik, BBM naik. Tinggi, tinggi sekali. Naik, naik, pajak pun naik. Tinggi, tinggi sekali. Naik, naik, listrik pun naik. Tinggi, tinggi sekali. Naik, naik, cabai pun naik. Tinggi, tinggi sekali. Kiri-kanan kulihat saja banyak rakyat sengsara. Kiri-kanan kulihat saja banyak rakyat sengsara.”

Menurut Hensa, substansi dalam syair tersebut tidak boleh dipandang sebelah mata meskipun dikemas melalui lagu anak-anak.

“Penguasa, pemerintah, gak boleh menganggap remeh isi pesan yang ada di syair itu, karena mereka mengucapkan tentang kenyataan hari ini, tentang BBM, harga BBM yang naik, tentang tarif listrik yang naik, tentang harga cabai yang naik, tentang ada rakyat yang sengsara. Jadi, jangan diremehkan syairnya, karena kuat sekali pesannya,” jelas Hensa.

FOunder Lembaga Survei KedaiKOPI itu juga menyoroti anggapan bahwa kenaikan harga bahan bakar hanya berdampak pada kelompok tertentu karena menyangkut BBM non-subsidi. Menurutnya, pandangan tersebut terlalu menyederhanakan persoalan.

“Walaupun yang naik adalah BBM non Subsidi, tapi banyak digunakan oleh kelas menengah, jadi pasti sedikit banyak akan berpengaruh kepada ekonomi rakyat kelas menengah, maka dari itu jangan dianggap remeh,” terangnya.

Lebih lanjut, Hensa menilai pemerintah seharusnya tidak membedakan kepentingan masyarakat berdasarkan kategori ekonomi. Efek dari tekanan terhadap kelompok menengah, kata dia, pada akhirnya dapat merambat ke lapisan masyarakat lainnya.

“Kan ada yang bilang bahwa itu yang naik kan BBM non subsidi, orang kaya yang menikmati, ya enggak gitu juga. Rakyat mah rakyat aja, kan kelas menengah juga pasti akan berpengaruh ke kelas yang di bawahnya, kecuali pemerintah emang enggak peduli,” kata penulis buku Riah Riuh Komunikasi itu.

Di akhir pernyataannya, Hensa mendorong pemerintah untuk segera merespons keresahan yang berkembang di masyarakat melalui kebijakan yang mampu menjaga daya beli dan stabilitas harga.

“Daripada mengabaikan suara rakyat, lebih baik pemerintah turun langsung mendengar aspirasi dan mencari solusi yang tepat, seperti menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok dan meringankan beban masyarakat,” tambahnya. (her)

Tags: BBMdemonstrasimahasiswaPengamat

Berita Terkait.

untar
Megapolitan

Kolaborasi Untar dan Pemkot Jakarta Barat Permudah Akses Cek Kesehatan Gratis bagi Masyarakat

Selasa, 23 Juni 2026 - 11:32
galeri
Megapolitan

Ratusan Pengunjung Serbu Booth Galeri 24, Promo Emas HUT Jakarta Sukses Besar

Selasa, 23 Juni 2026 - 10:45
hujan
Megapolitan

Jangan Keburu Simpan Payung, 2 Wilayah di Jakarta Ini Berpotensi Diguyur Hujan

Selasa, 23 Juni 2026 - 08:28
bmw
Megapolitan

Diduga Terlibat Tabrak Lari, Mobil Listrik BMW di Jakbar Diamuk Massa

Senin, 22 Juni 2026 - 18:51
peradi
Megapolitan

Menuju Jakarta 500 Tahun, Peradi SAI Jaktim Perkuat Profesionalisme Advokat Berkualitas

Senin, 22 Juni 2026 - 14:14
Bhudi
Megapolitan

Kasus Ijazah Jokowi: Polda Metro Limpahkan Roy Suryo dan dr. Tifa ke Kejaksaan

Senin, 22 Juni 2026 - 12:23

BERITA POPULER

  • Kejagung Bongkar Isi WhatsApp, Sony Sonjaya Sebut 41 Nama Peminta Titik Dapur MBG

    Los Blancos Makin Ganas! Rekrut 2 Bintang Tanpa Mahar, Kini Incar Bek Inter

    1132 shares
    Share 453 Tweet 283
  • Menkeu RI Raih Dukungan Tiongkok untuk Panda Bond, AIIB Siapkan USD17 Miliar

    882 shares
    Share 353 Tweet 221
  • Hasil Piala Dunia: Spanyol Bantai Arab Saudi, VAR Selamatkan Belgia dari Kekalahan

    867 shares
    Share 347 Tweet 217
  • Hasil Piala Dunia: Cetak Brace saat Argentina Tekuk Austria, Messi Pecahkan Rekor

    799 shares
    Share 320 Tweet 200
  • Hasil Piala Dunia: Bantai Swedia, Belanda Kuasai Puncak Grup

    795 shares
    Share 318 Tweet 199
amine
Piala Dunia 2026

Hasil Piala Dunia: Comeback Atas Yordania, Aljazair Jaga Asa ke Fase Gugur

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 23 Juni 2026 - 13:03

INDOPOSCO.ID – Aljazair menunjukkan karakter pantang menyerah saat membalikkan keadaan dan mengalahkan Yordania dengan skor 2-1 pada laga kedua Grup...

SelengkapnyaDetails
didier

Hasil Piala Dunia : Perancis Lolos ke 32 Besar, Didier Deschamps Bernapas Lega

Selasa, 23 Juni 2026 - 11:52
haaland

Hasil Piala Dunia: Brace Haaland Bawa Norwegia Bekuk Senegal, Pastikan Tiket 32 Besar

Selasa, 23 Juni 2026 - 11:22
lionell

Hasil Piala Dunia: Messi Sebut Kemenangan Argentina atas Austria Bikin Tim Lebih Tenang

Selasa, 23 Juni 2026 - 10:10
mbappe

Hasil Piala Dunia: Prancis ke Fase Gugur Usai Cukur Irak, Mbappe Jadi Bintangnya

Selasa, 23 Juni 2026 - 09:50
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.