• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Waspada Modus Penipuan Ini, Pelaku Ubah Data pada Dokumen Asli Bea Cukai

Dilianto Editor Dilianto
Senin, 22 Juni 2026 - 16:06
in Ekonomi
bc

Ilustrasi Modus Penipuan Dokumen Bea Cukai. Foto : Dok. Humas Bea Cukai

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Masyarakat kembali diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai modus penipuan yang mengatasnamakan Bea Cukai. Salah satu modus yang kini ditemukan adalah penggunaan dokumen Surat Penetapan Pembayaran Bea Masuk, Cukai, dan/atau Pajak (SPPBMCP) dengan nomor dokumen asli, tetapi isi dan data di dalamnya telah dipalsukan oleh pelaku.

Kasus ini terungkap setelah pemilik akun Tiktok @mma****inoke pada 2 Juni 2026 menghubungi Bea Cukai untuk memastikan kebenaran informasi mengenai sebuah paket kiriman luar negeri yang disebut berasal dari seseorang bernama Rashid Muhammad di London dan ditujukan kepada Sof**n di Brebes, Jawa Tengah.

BacaJuga:

Banggar DPR Setujui Arah RAPBN 2027, Fokus Jaga Daya Beli dan Pacu Pertumbuhan Ekonomi

Capai Rp123,8 Triliun, Penerimaan Kepabeanan dan Cukai Tumbuh Positif 0,7 Persen hingga Akhir Mei 2026

PLB di Gorontalo Dorong Efisiensi Distribusi dan Bangun Ekonomi Kawasan Timur

Untuk meyakinkan calon korban, pelaku menyertakan sejumlah dokumen yang tampak resmi, mulai dari dokumen pengiriman dengan nomor resi yang mencantumkan nama perusahaan pengiriman hingga dokumen SPPBMCP tampak asli, yang memuat data seperti nomor surat, tanggal surat, nama pengirim, tujuan paket, dan berbagai rincian barang kiriman bernilai tinggi, seperti uang dolar, perhiasan, tas, dan jam tangan.

Terhadap paket tersebut, pelaku kemudian meminta korban membayar biaya sebesar Rp1,7 juta agar paket dapat dikirim ke alamat tujuan. Pembayaran diminta ditransfer ke rekening pribadi dengan nomor rekening 00070745625 atas nama Yospik Arki Agustian dengan alasan untuk menyelesaikan proses pengeluaran barang.

Namun, setelah dilakukan pemeriksaan oleh petugas berdasarkan nomor dokumen SPPBMCP yang dikirim pelaku, diketahui bahwa atas nomor paket tersebut ada , tetapi memuat rincian pengirim, tujuan paket, dan barang yang dikirim tidak sesuai dengan dokumen yang dikirim pelaku.Jadi dokumen SPPBMCP yang digunakan ternyata merupakan hasil manipulasi. Pelaku diketahui menggunakan nomor dokumen yang memang terdaftar, tetapi mengubah isi dokumen untuk menyesatkan calon korban.

“Modus berkembang, termasuk dengan memanfaatkan nomor dokumen yang benar lalu dimanipulasi isi di dalamnya. Karena itu, masyarakat harus selalu melakukan verifikasi langsung kepada Bea Cukai apabila menerima tagihan atau dokumen yang mencurigakan,” ujar Kepala Subdirektorat Humas dan Penyuluhan Bea Cukai, Budi Prasetiyo dalam keterangannya, Senin (22/6/2026).

Dari keterangan korban, pengalaman sebelumnya menjadi pelajaran berharga. Dalam kejadian terdahulu, korban pernah mengalami kerugian sekitar Rp5 juta setelah mempercayai klaim adanya paket kiriman luar negeri yang berisi barang berharga. Saat itu korban diminta sejumlah uang dengan alasan untuk mempercepat proses pengiriman dan memenuhi ketentuan pemerintah.

Dari kasus ini, Budi mengimbau masyarakat untuk mengenali berbagai karakteristik penipuan yang mengatasnamakan Bea Cukai, mulai dari permintaan transfer ke rekening pribadi, pengiriman barang-barang berharga, hingga komunikasi melalui akun atau nomor yang tidak resmi.

“Apabila menerima informasi terkait tagihan, paket kiriman, atau dokumen yang mengatasnamakan Bea Cukai, segera lakukan pengecekan melalui kanal resmi kami sebelum melakukan pembayaran apa pun,” tegasnya.

Selain itu, masyarakat dapat mempelajari berbagai modus penipuan yang mengatasnamakan Bea Cukai melalui laman https://beacukai.go.id/amanbersama serta menghubungi kanal resmi Bea Cukai untuk melakukan verifikasi apabila menemukan informasi yang meragukan. (ipo)

Tags: Bea CukaiPenipuan DokumenSPPBMCP

Berita Terkait.

said
Ekonomi

Banggar DPR Setujui Arah RAPBN 2027, Fokus Jaga Daya Beli dan Pacu Pertumbuhan Ekonomi

Senin, 22 Juni 2026 - 17:17
bc2
Ekonomi

Capai Rp123,8 Triliun, Penerimaan Kepabeanan dan Cukai Tumbuh Positif 0,7 Persen hingga Akhir Mei 2026

Senin, 22 Juni 2026 - 17:07
sai
Ekonomi

PLB di Gorontalo Dorong Efisiensi Distribusi dan Bangun Ekonomi Kawasan Timur

Senin, 22 Juni 2026 - 14:24
tempe
Ekonomi

Dari Sukabumi ke Dunia: Tempe Azaki Tembus 12 Negara, Bukti Pangan Lokal Indonesia Mendunia

Senin, 22 Juni 2026 - 13:45
Kolaborasi Kemenkop dan Pertamina NRE Ubah Wajah Pulau Sembur Lewat PLTS Berbasis Koperasi
Ekonomi

Kolaborasi Kemenkop dan Pertamina NRE Ubah Wajah Pulau Sembur Lewat PLTS Berbasis Koperasi

Minggu, 21 Juni 2026 - 21:03
Wamenkop Farida Farichah Raih Penghargaan Impactful Alumni Awards UNNES 2026
Ekonomi

Wamenkop Farida Farichah Raih Penghargaan Impactful Alumni Awards UNNES 2026

Minggu, 21 Juni 2026 - 19:02

BERITA POPULER

  • Kejagung Bongkar Isi WhatsApp, Sony Sonjaya Sebut 41 Nama Peminta Titik Dapur MBG

    Los Blancos Makin Ganas! Rekrut 2 Bintang Tanpa Mahar, Kini Incar Bek Inter

    1131 shares
    Share 452 Tweet 283
  • Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    7147 shares
    Share 2859 Tweet 1787
  • Purbaya Siapkan APBN Hadapi Tantangan Global, Prioritas Nasional Tetap Jalan

    1044 shares
    Share 418 Tweet 261
  • Menkeu RI Raih Dukungan Tiongkok untuk Panda Bond, AIIB Siapkan USD17 Miliar

    881 shares
    Share 352 Tweet 220
  • Hasil Piala Dunia: Spanyol Bantai Arab Saudi, VAR Selamatkan Belgia dari Kekalahan

    837 shares
    Share 335 Tweet 209
fifa
Piala Dunia 2026

Jadwal Piala Dunia: Argentina, Prancis, Norwegia Main, Buru 32 Besar Lebih Cepat

Editor Dilianto
Senin, 22 Juni 2026 - 17:27

INDOPOSCO.ID – Persaingan di Piala Dunia 2026 kembali memanas dengan rangkaian pertandingan dari Grup H hingga Grup J yang digelar...

SelengkapnyaDetails
Salah

Hasil Piala Dunia: Comeback, Mesir Bekuk Selandia Baru dan Rebut Puncak Klasemen

Senin, 22 Juni 2026 - 12:03
Trossard

Hasil Piala Dunia 2026: Ditahan Imbang Iran, Lini Serang Belgia Kurang Efektif

Senin, 22 Juni 2026 - 10:41
Yamal

Libas Arab Saudi 4-0, Yamal Sebut Spanyol Sudah Temukan Ritme Permainan

Senin, 22 Juni 2026 - 08:39
Helio-Varela

Hasil Piala Dunia: Pertahanan Buruk Bikin Uruguay Gagal Menang Atas Tanjung Verde

Senin, 22 Juni 2026 - 07:55
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.