• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Legislator Komisi XI Dorong Cukai Afirmatif, Dinilai Bisa Tekan Rokok Ilegal dan Perkuat Industri Kecil

Dilianto Editor Dilianto
Minggu, 21 Juni 2026 - 19:29
in Nasional
Said-Abdullah

Anggota Komisi XI DPR RI MH Said Abdullah. Foto: Dok. DPR RI

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Anggota Komisi XI DPR RI MH Said Abdullah menilai kebijakan afirmatif pada tarif cukai industri hasil tembakau (IHT) golongan III dapat menjadi langkah strategis untuk menekan peredaran rokok dengan pita cukai ilegal sekaligus meningkatkan kepatuhan pelaku usaha terhadap aturan yang berlaku.

Menurut Said, struktur industri rokok nasional sangat beragam, terutama pada pabrikan skala kecil dan menengah yang memiliki keterbatasan dari sisi kapasitas produksi maupun daya saing. Kondisi tersebut, kata dia, perlu menjadi pertimbangan dalam penetapan kebijakan cukai agar tidak memberatkan pelaku usaha kecil.

BacaJuga:

DPR Dorong Percepatan Pengembangan Pupuk Organik

Tahap Wawancara, Kemenag Uji Kapasitas Bakal Calon Anggota Majelis Masyayikh

DPR Desak Penindakan Lebih Tegas, Judi Online Disebut ‘Hilang Sepuluh, Tumbuh Seratus’

“Jika tarif cukai terlalu berat dan tidak sesuai kemampuan bisnis mereka, sebagian pelaku usaha akan kesulitan bertahan. Situasi ini bisa mendorong munculnya praktik penggunaan pita cukai ilegal,” ujarnya dalam keterangan di Jakarta, dikutip minggu (21/6/2026).

Ia menilai kebijakan cukai yang lebih adaptif justru dapat mendorong pelaku usaha masuk ke dalam sistem resmi. Dengan begitu, kepatuhan meningkat sekaligus memperluas basis penerimaan negara dari sektor cukai.

Said juga menyoroti peran penting industri hasil tembakau dalam perekonomian daerah, khususnya dalam penyerapan tenaga kerja. Ia mencontohkan industri tembakau di Madura yang disebut menyerap lebih dari 186 ribu tenaga kerja langsung, belum termasuk sektor turunan lainnya.

Karena itu, ia mendorong pemerintah memberikan ruang kebijakan afirmatif bagi pabrikan golongan III, terutama pelaku usaha kecil yang masih dalam tahap pengembangan.
Menurutnya, pendekatan tersebut dapat mendorong peralihan dari praktik ilegal menuju kepatuhan terhadap aturan cukai.

“Kita perlu mendorong pabrikan yang selama ini mungkin masih menggunakan cara ilegal agar beralih ke sistem resmi. Dengan kebijakan yang tepat, kepatuhan bisa meningkat dan penerimaan negara juga ikut terdongkrak,” katanya.

Ia menegaskan, penerapan kebijakan afirmatif tidak harus dipandang sebagai potensi penurunan penerimaan negara. Sebaliknya, semakin banyak pelaku usaha yang masuk ke sistem legal, maka potensi penerimaan justru dapat meningkat secara berkelanjutan.

Selain itu, kebijakan tersebut dinilai dapat mempermudah pengawasan serta mempersempit ruang peredaran rokok ilegal di lapangan. Dengan sistem yang lebih tertata, penegakan hukum pun dapat dilakukan secara lebih efektif.

Meski demikian, Said menekankan bahwa kebijakan afirmatif harus tetap diimbangi dengan penegakan hukum yang tegas terhadap pelaku usaha yang tetap melanggar aturan. Ia menegaskan dukungan terhadap sanksi berat bagi pihak yang masih menggunakan pita cukai ilegal meski telah diberikan kemudahan oleh pemerintah.

Menurutnya, persoalan utama dalam industri hasil tembakau bukan sekadar struktur tarif cukai, melainkan kebutuhan akan kebijakan yang mampu menyeimbangkan kepentingan industri kecil, perlindungan tenaga kerja, serta optimalisasi penerimaan negara.

“Pendekatannya harus seimbang: mendukung industri kecil agar legal, melindungi lapangan kerja, dan tetap menutup ruang bagi praktik ilegal,” pungkasnya.(dil)

Tags: Cukai AfirmatifDPR RIKomisi XIRokokI legal

Berita Terkait.

pupuk
Nasional

DPR Dorong Percepatan Pengembangan Pupuk Organik

Sabtu, 27 Juni 2026 - 20:02
menag
Nasional

Tahap Wawancara, Kemenag Uji Kapasitas Bakal Calon Anggota Majelis Masyayikh

Sabtu, 27 Juni 2026 - 19:09
judol
Nasional

DPR Desak Penindakan Lebih Tegas, Judi Online Disebut ‘Hilang Sepuluh, Tumbuh Seratus’

Sabtu, 27 Juni 2026 - 18:18
adang
Nasional

Pansus DPR: RUU Hukum Perdata Internasional Perkuat Kepastian Hukum dan Perlindungan WNI di Era Global

Sabtu, 27 Juni 2026 - 18:08
Komisi X Usul Sistem Daftar Cadangan, Kursi Kosong PTN Tak Lagi Terbuang
Nasional

Komisi X Usul Sistem Daftar Cadangan, Kursi Kosong PTN Tak Lagi Terbuang

Sabtu, 27 Juni 2026 - 15:31
Nikah Fest 2026, Wamenag: Pernikahan Itu Pondasi Kuat Sebuah Bangsa
Nasional

Kementan Siap Borong Inovasi Kampus, Percepat Hilirisasi demi Swasembada Pangan

Sabtu, 27 Juni 2026 - 15:01

BERITA POPULER

  • Ronaldo

    Hasil Piala Dunia: Ronaldo Pimpin Portugal Berpesta, Inggris Kehilangan Taji di Hadapan Ghana

    1722 shares
    Share 689 Tweet 431
  • Hasil Piala Dunia: Portugal Libas Uzbekistan 5-0, Martinez Sanjung Habis Cristiano Ronaldo

    1686 shares
    Share 674 Tweet 422
  • Hasil Piala Dunia 2026: Kalah Telak dari Prancis, Pelatih Norwegia Sengaja Simpan 10 Pemain Andalan

    1402 shares
    Share 561 Tweet 351
  • Hasil Piala Dunia Grup F: Jepang-Swedia Dampingi Belanda ke Fase Gugur

    1079 shares
    Share 432 Tweet 270
  • Piala Dunia 2026: Nagelsmann Ungkap Penyebab Kekalahan Jerman dari Ekuador

    992 shares
    Share 397 Tweet 248
Tak Gentar Lawan Argentina, Tanjung Verde Optimistis Tatap Babak 32 Besar Piala Dunia
Olahraga

Tak Gentar Lawan Argentina, Tanjung Verde Optimistis Tatap Babak 32 Besar Piala Dunia

Editor Dilianto
Sabtu, 27 Juni 2026 - 14:18

INDOPOSCO.ID - Timnas Tanjung Verde akan berhadapan dengan Timnas Argentina pada babak 32 besar Piala Dunia 2026 yang berlangsung di...

SelengkapnyaDetails
Hasil Piala Dunia : Tanjung Verde Lolos 32 Besar, Deroy Duarte: Rasanya Seperti Bermimpi

Hasil Piala Dunia : Tanjung Verde Lolos 32 Besar, Deroy Duarte: Rasanya Seperti Bermimpi

Sabtu, 27 Juni 2026 - 13:16
Hasil Piala Dunia : Uruguay Angkat Koper dari Piala Dunia 2026, Marcelo Bielsa Kecewa Berat

Hasil Piala Dunia : Uruguay Angkat Koper dari Piala Dunia 2026, Marcelo Bielsa Kecewa Berat

Sabtu, 27 Juni 2026 - 11:43
Hasil Piala Dunia 2026: Kalah Telak dari Prancis, Pelatih Norwegia Sengaja Simpan 10 Pemain Andalan

Hasil Piala Dunia 2026: Kalah Telak dari Prancis, Pelatih Norwegia Sengaja Simpan 10 Pemain Andalan

Sabtu, 27 Juni 2026 - 10:12
Jadwal Piala Dunia: Prancis-Norwegia Berebut Juara Grup, Belgia Buru Tiket Lolos

Jadwal Piala Dunia: Prancis-Norwegia Berebut Juara Grup, Belgia Buru Tiket Lolos

Jumat, 26 Juni 2026 - 17:03
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.