• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

DPR Dorong OJK Perkuat Teknologi dan Literasi Keuangan untuk Berantas Pinjol Ilegal dan Judi Online

Dilianto Editor Dilianto
Minggu, 21 Juni 2026 - 13:34
in Nasional
Fauzi

Wakil Ketua Komisi XI DPR RI Fauzi Amro saat memimpin agenda Kunjungan Kerja Spesifik Komisi XI DPR RI ke Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Jumat (19/6/2026). Foto: Biro pemberitaan DPR RI/Eko/Mahendra

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Wakil Ketua Komisi XI DPR RI, Fauzi Amro, menegaskan bahwa penguatan teknologi informasi, literasi keuangan, dan inklusi keuangan menjadi kunci utama dalam menghadapi maraknya pinjaman online (pinjol) ilegal, judi daring, serta investasi bodong yang masih merugikan masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Fauzi saat memimpin Kunjungan Kerja Spesifik Komisi XI DPR RI ke Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), sebagiamana dikutip dari laman DPR RI, Minggu (21/6/2026), dalam agenda pembahasan perkembangan layanan keuangan digital dan pengawasan sektor jasa keuangan.

BacaJuga:

Perundungan Siswa Kembali Terjadi, Komisi X Dorong Perlindungan Anak dalam RUU Sisdiknas

BRIN Kembangkan Teknologi Surya Biomassa, Kayu Murah Bisa Jadi Produk Premium

Banjir Padang Rendam Ratusan Rumah, 672 Warga Mengungsi

Menurut Fauzi, transformasi digital di sektor keuangan nasional menunjukkan perkembangan yang sangat positif. Sistem teknologi yang digunakan industri perbankan dinilai semakin andal dalam mendukung transaksi keuangan dalam jumlah besar sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Kami mendapatkan penjelasan bahwa sistem teknologi yang digunakan saat ini sudah sangat baik. Berbagai kendala layanan, termasuk perlambatan transaksi pada jam-jam sibuk, kini dapat diatasi melalui penguatan infrastruktur digital,” ujar Fauzi.

Ia menilai kemudahan akses layanan keuangan digital serta integrasi data nasabah menjadi indikator kemajuan industri jasa keuangan Indonesia. Namun, perkembangan teknologi tersebut harus diimbangi dengan sistem pengawasan yang lebih kuat agar tidak dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan keuangan.

“Kemajuan teknologi harus dibarengi dengan perlindungan konsumen yang memadai. Jangan sampai kemudahan akses layanan keuangan justru membuat masyarakat menjadi korban pinjaman online ilegal maupun investasi bodong,” katanya.

Fauzi mengungkapkan, berdasarkan masukan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), pemberantasan aktivitas keuangan ilegal memerlukan pendekatan yang komprehensif melalui tiga pilar utama, yakni peningkatan literasi keuangan, perluasan inklusi keuangan, dan penguatan teknologi informasi.

Menurutnya, ketiga aspek tersebut harus berjalan secara beriringan agar pengawasan sektor jasa keuangan dapat dilakukan secara lebih efektif dan adaptif terhadap perkembangan teknologi digital.

“Literasi, inklusi, dan penguatan teknologi informasi harus berjalan bersamaan. Ini menjadi rekomendasi penting yang perlu terus didorong agar OJK semakin optimal dalam melakukan pengawasan dan penindakan,” tegasnya.

Sebagai mitra kerja OJK, Komisi XI DPR RI berkomitmen mendukung penguatan kapasitas digital lembaga pengawas sektor keuangan. Pemanfaatan teknologi yang semakin canggih diyakini dapat membantu mendeteksi lebih dini berbagai aktivitas ilegal yang kini banyak beroperasi melalui platform digital.

“Kami berharap OJK semakin kuat dalam memanfaatkan teknologi untuk melakukan pengawasan, penutupan, dan penindakan terhadap pinjol ilegal, judi online, maupun investasi bodong yang merugikan masyarakat,” ujarnya.

Fauzi menambahkan, perlindungan konsumen di era digital harus menjadi prioritas nasional. Selain pengawasan yang kuat dari regulator, edukasi kepada masyarakat mengenai risiko dan keamanan transaksi keuangan digital juga perlu terus diperluas.

“Kami ingin masyarakat semakin cerdas, waspada, dan aman dalam memanfaatkan layanan keuangan digital. Karena itu, kolaborasi antara regulator, industri jasa keuangan, dan pemerintah menjadi sangat penting untuk menciptakan ekosistem keuangan digital yang sehat dan terpercaya,” pungkasnya.(dil)

Tags: DPRKomisi XIOJK

Berita Terkait.

Perundungan Siswa Kembali Terjadi, Komisi X Dorong Perlindungan Anak dalam RUU Sisdiknas
Nasional

Perundungan Siswa Kembali Terjadi, Komisi X Dorong Perlindungan Anak dalam RUU Sisdiknas

Minggu, 11 Oktober 2026 - 20:17
BRIN Kembangkan Teknologi Surya Biomassa, Kayu Murah Bisa Jadi Produk Premium
Nasional

BRIN Kembangkan Teknologi Surya Biomassa, Kayu Murah Bisa Jadi Produk Premium

Minggu, 11 Oktober 2026 - 13:36
Banjir Padang Rendam Ratusan Rumah, 672 Warga Mengungsi
Nasional

Banjir Padang Rendam Ratusan Rumah, 672 Warga Mengungsi

Minggu, 11 Oktober 2026 - 13:00
MyClinic Resmi Hadir di Jakarta, Klinik Estetika Medis Asal Malaysia
Nasional

Wamendikdasmen: Digitalisasi PAUD Harus Tingkatkan Mutu Pembelajaran

Minggu, 11 Oktober 2026 - 12:45
KKP Dukung Koperasi di Bima hingga Sukses Produksi Garam Merah Putih
Nasional

KKP Dukung Koperasi di Bima hingga Sukses Produksi Garam Merah Putih

Minggu, 11 Oktober 2026 - 12:08
Sediakan Payung, Hujan Mendominasi Prakiraan Cuaca di Jakarta Libur Akhir Pekan Ini 
Nasional

Cegah Stunting dari Rumah, Wamen Isyana Dorong Akses Sanitasi Layak di Sukabumi

Minggu, 11 Oktober 2026 - 10:07

OLAHRAGA

Dari Morbidelli hingga Veda Ega, Panggung Pertamina Jadi Magnet Penggemar MotoGP
Olahraga

Dari Morbidelli hingga Veda Ega, Panggung Pertamina Jadi Magnet Penggemar MotoGP

Editor Ali Rachman
Minggu, 11 Oktober 2026 - 19:28

INDOPOSCO.ID – Deru mesin bukan satu-satunya daya tarik Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026. Di luar lintasan, antusiasme penggemar juga...

SelengkapnyaDetails
Kapolri Mutasi Jajaran Polda Banten, Ini Daftar Lengkapnya

Bukan Sekadar Rebut Gelar, Turnamen Biliar FWUMKM Perkuat Sinergi Wartawan dan Pemerintah

Minggu, 11 Oktober 2026 - 16:34
Hadi-Tj

Hadi Tjahjanto Sebut Negara Eropa Jadi Pesaing Terberat Karateka Indonesia di Polandia

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 18:48
forki

Bekal Juara di Vietnam, Hadi Tjahjanto Optimistis Timnas Karate Bidik 6 Emas di Polandia

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 09:09
PB FORKI Berangkatkan 11 Atlet Karate Indonesia ke Kejuaraan Dunia di Polandia

PB FORKI Berangkatkan 11 Atlet Karate Indonesia ke Kejuaraan Dunia di Polandia

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:07

BERITA POPULER

  • Sinergi Bea Cukai-Bareskrim Berbuah Manis, 5 Kg Sabu Berhasil Diamankan di Bogor

    Hendra Kurniawan Pimpin Polda Banten, Hengki Lanjut ke Jabar

    1061 shares
    Share 424 Tweet 265
  • Daftar Harga Mobil Elektrifikasi Wuling 2026, dari Aira EV hingga Wuling Darion EV

    890 shares
    Share 356 Tweet 223
  • Darion dan Eksion PHEV Wuling Raih Pengakuan di FCR 2026

    888 shares
    Share 355 Tweet 222
  • Jelang Final, Jay Idzes Terus Suntikkan Semangat untuk Skuad Garuda

    982 shares
    Share 393 Tweet 246
  • Pernyataan SBY Gugatan PHPU Salah Alamat, Analis: MK Bisa Nilai Keabsahan Pencalonan Gibran

    884 shares
    Share 354 Tweet 221
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.