• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

PHKT Tambah Produksi Hampir 1.900 BOPD dari Lapangan Sejadi, Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Rabu, 17 Juni 2026 - 23:13
in Ekonomi
phkt

Rig pengeboran lepas pantai di Lapangan Sejadi, Kalimantan Timur, menjadi bagian dari upaya PT Pertamina Hulu Kalimantan Timur (PHKT) dalam mengoptimalkan potensi migas nasional. Foto: Dokumen PHKT

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Upaya optimalisasi lapangan migas eksisting kembali membuahkan hasil. PT Pertamina Hulu Kalimantan Timur (PHKT) berhasil mencatat tambahan produksi minyak hampir 1.900 barel per hari (Barrel of Oil Per Day/BOPD) dari dua sumur pengembangan di Lapangan Sejadi, Provinsi Kalimantan Timur, yang mulai berkontribusi pada 12 Juni 2026.

Tambahan produksi tersebut berasal dari Sumur Sejadi SJ-6 dan Sumur Sejadi SJ-4RD1 yang secara total menghasilkan produksi minyak sebesar 1.865 BOPD. Capaian ini menjadi kontribusi nyata PHKT dalam memperkuat pasokan energi nasional sekaligus mendukung target peningkatan produksi migas Indonesia.

BacaJuga:

Lapangan Bukit Panjang Masuki Tahap Fabrikasi, Tambah Produksi Migas Nasional hingga 50 MMSCFD

Legalitas hingga Akses KUR Terintegrasi, Superapps Sapa UMKM Jadi Solusi Baru

Danantara Raih USD1,5 Miliar dari Pasar Internasional, Akademisi Sebut Indonesia Makin Dilirik Investor

Keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa lapangan migas yang telah lama berproduksi masih menyimpan potensi besar apabila dikelola melalui strategi pengembangan yang tepat, inovatif, dan berkelanjutan.

Sumur Sejadi SJ-6 yang merupakan New Drill Well dengan lintasan pengeboran S-type Directional dan kedalaman 11.266 ftMD mencatatkan produksi bersih sebesar 942 BOPD. Sementara Sumur Sejadi SJ-4RD1 yang merupakan Re-Drill Well dengan kedalaman 9.112 ftMD menghasilkan produksi bersih 923 BOPD serta gas sebesar 0,853 Million Standard Cubic Feet per Day (MMSCFD) atau juta kaki kubik standar per hari).

Menariknya, kedua sumur tersebut berhasil diselesaikan lebih cepat dari jadwal serta dengan biaya yang lebih rendah dibandingkan anggaran yang telah ditetapkan, meski menghadapi tantangan teknis yang cukup kompleks di Lapangan Sejadi.

Pencapaian ini merupakan bagian dari strategi PHKT dalam mengoptimalkan potensi Lapangan Sejadi melalui studi komprehensif dengan konsep pengembangan infill dan step out. Selain itu, pengembangan lapangan juga didukung peningkatan fasilitas melalui program deck extension yang memperluas area platform untuk menunjang kegiatan operasi dan pengembangan fasilitas produksi.

General Manager Zona 10, Darmapala, mengatakan keberhasilan tersebut menjadi bukti efektivitas pengelolaan aset dan pengembangan lapangan secara berkelanjutan dalam menjaga kinerja produksi perusahaan.

“Capaian ini makin memperkuat keyakinan kami bahwa peluang pertumbuhan produksi masih terbuka melalui pengelolaan aset yang tepat dan pengembangan lapangan yang berkelanjutan. Keberhasilan di Sejadi menjadi hasil nyata dari semangat kolaborasi, inovasi, dan operational excellence yang terus kami bangun untuk menghadirkan kinerja terbaik bagi bangsa dan negara,” ujar Darmapala dalam keterangannya, Rabu (17/6/2026).

Menurutnya, keberhasilan pengembangan Lapangan Sejadi menunjukkan bahwa lapangan migas yang telah lama beroperasi tetap dapat memberikan nilai tambah signifikan melalui pendekatan yang terukur dan selektif.

Di balik tambahan produksi tersebut, terdapat sinergi kuat lintas fungsi yang melibatkan tim Subsurface, Drilling & Well Intervention, Project, hingga Kalimantan Field. Kolaborasi tersebut memungkinkan identifikasi potensi lapangan, pelaksanaan pengeboran, kesiapan fasilitas, hingga menjaga keandalan operasi sehingga proyek dapat berjalan sesuai target.

Keberhasilan PHKT juga mendapat apresiasi dari Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas). Kepala Perwakilan SKK Migas Kalimantan dan Sulawesi, Hariyanto Syafrie, menilai tambahan produksi dari Lapangan Sejadi menjadi bukti bahwa peningkatan produksi migas nasional masih dapat dicapai melalui pemanfaatan teknologi yang tepat dan pemahaman bawah permukaan yang komprehensif.

“Keberhasilan pengeboran dan pengoperasian Sumur Sejadi SJ-6 dan SJ-4RD1 menunjukkan bahwa potensi peningkatan produksi masih dapat diwujudkan melalui penerapan teknologi yang tepat, pemahaman subsurface yang komprehensif, serta eksekusi operasi yang unggul. Tambahan produksi ini memberikan kontribusi positif terhadap pencapaian target produksi minyak nasional sekaligus memperkuat ketahanan energi Indonesia,” katanya.

SKK Migas menegaskan akan terus mendorong percepatan pengembangan lapangan migas melalui sinergi antara pemerintah, pemerintah daerah, kontraktor kontrak kerja sama (KKKS), dan seluruh pemangku kepentingan.

Keberhasilan Lapangan Sejadi diharapkan menjadi model pengembangan lapangan migas lainnya di Indonesia, khususnya dalam mengoptimalkan aset eksisting yang masih memiliki potensi besar untuk meningkatkan produksi dan memberikan manfaat ekonomi bagi negara.

Dengan tambahan produksi hampir 1.900 BOPD tersebut, PHKT makin menegaskan komitmennya untuk mengoptimalkan aset hulu migas, menjaga keberlanjutan operasi, serta mendukung upaya pemerintah dalam memperkuat ketahanan energi nasional. (rmn)

Tags: industri hulu migaspasokan minyakPertamina Hulu Kalimantan TimurPHKT

Berita Terkait.

pc
Ekonomi

Lapangan Bukit Panjang Masuki Tahap Fabrikasi, Tambah Produksi Migas Nasional hingga 50 MMSCFD

Rabu, 17 Juni 2026 - 23:53
kur
Ekonomi

Legalitas hingga Akses KUR Terintegrasi, Superapps Sapa UMKM Jadi Solusi Baru

Rabu, 17 Juni 2026 - 23:43
rosan
Ekonomi

Danantara Raih USD1,5 Miliar dari Pasar Internasional, Akademisi Sebut Indonesia Makin Dilirik Investor

Rabu, 17 Juni 2026 - 22:35
umkm
Ekonomi

Dari Warung ke Naik Kelas, Festival UMKM Siapkan Jurus Legalitas hingga KUR

Rabu, 17 Juni 2026 - 22:12
icar
Ekonomi

Lebih Dekat dengan Konsumen, iCAR V23 Sambangi Lima Kota Lewat Roadshow Pop-Up Booth

Rabu, 17 Juni 2026 - 22:02
geely
Ekonomi

Geely EX2 Ramaikan Jakarta Fair 2026, Kombinasikan Desain Modern dan Biaya Kepemilikan yang Kompetitif

Rabu, 17 Juni 2026 - 21:01

BERITA POPULER

  • Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    7123 shares
    Share 2849 Tweet 1781
  • Hantavirus Ramai Dibahas, Benarkah Bisa Jadi Pandemi Baru

    1775 shares
    Share 710 Tweet 444
  • Purbaya Siapkan APBN Hadapi Tantangan Global, Prioritas Nasional Tetap Jalan

    1042 shares
    Share 417 Tweet 261
  • Peringatan Dini BMKG, Jakarta Diguyur Hujan Merata Hari Ini

    993 shares
    Share 397 Tweet 248
  • Jadi Tulang Punggung Mobilitas Warga, Penyesuaian Tarif TransJakarta Dinilai Rasional

    1105 shares
    Share 442 Tweet 276
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.