• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Danantara Raih USD1,5 Miliar dari Pasar Internasional, Akademisi Sebut Indonesia Makin Dilirik Investor

Piala Dunia 2026

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Rabu, 17 Juni 2026 - 22:35
in Ekonomi
rosan

Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) RI sekaligus Chief Executive Officer (CEO) Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) Indonesia Rosan Perkasa Roeslani bersama Menteri Sekretaris Negara RI Prasetyo Hadi saat memberikan keterangan pers di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (15/06/2026). Foto: Istimewa

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Keberhasilan Danantara Investment Management menerbitkan obligasi global perdana senilai USD1,5 miliar dinilai menjadi bukti kuat bahwa kepercayaan investor internasional terhadap Indonesia tetap terjaga. Bahkan, tingginya minat pasar global terhadap instrumen tersebut disebut mematahkan narasi pesimistis yang selama ini menggaungkan sentimen “Sell Indonesia”.

Akademisi Universitas Esa Unggul, Iswadi, mengatakan keberhasilan penerbitan obligasi global Danantara menunjukkan bahwa investor global masih melihat Indonesia sebagai destinasi investasi yang menjanjikan di tengah ketidakpastian ekonomi dunia.

BacaJuga:

GIIAS 2026: Rifat Sungkar Ungkap Keunggulan New Xforce HEV, Mitsubishi Tebar Promo Besar

PHR Regional 1 Andalkan Inovasi dan Eksplorasi Agresif Jaga Produksi Migas di Lapangan Mature

Ekonomi Indonesia Kembali Tunjukkan Taji, Industri Bangkit dan Inflasi Kian Terkendali

“Keberhasilan penerbitan obligasi global Danantara menunjukkan bahwa kepercayaan investor global terhadap Indonesia tetap kuat. Ini sekaligus membantah narasi ‘Sell Indonesia’. Yang terjadi justru sebaliknya, dunia sedang menunjukkan sikap ‘Buy Indonesia’,” ujar Iswadi dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (17/6/2026).

Danantara Investment Management, anak usaha sovereign wealth fund Danantara, menerbitkan obligasi global dalam dua tenor, masing-masing USD750 juta untuk tenor lima tahun dengan yield 5,35 persen dan USD750 juta untuk tenor sepuluh tahun dengan yield 5,95 persen.

Respons pasar internasional terhadap instrumen tersebut terbilang sangat positif. Total order book mencapai USD4,6 miliar atau lebih dari tiga kali lipat target awal sebesar USD1 miliar. Tingginya permintaan investor juga memungkinkan penurunan yield final hingga 35 basis poin dari panduan awal, yang diperkirakan mampu menghemat biaya bunga sekitar USD5 juta per tahun.

Menurut Iswadi, pencapaian tersebut memiliki arti strategis karena mayoritas pembeli merupakan investor institusi global yang dikenal memiliki standar seleksi investasi yang ketat.

Berdasarkan data alokasi investor, sebanyak 38 persen pembeli berasal dari Amerika Serikat yang terdiri atas fund manager, perusahaan asuransi, dan dana pensiun. Investor dari kawasan Eropa, Timur Tengah, dan Afrika (EMEA) mendominasi dengan porsi 41 persen, sementara investor Asia menyumbang 21 persen. Sebanyak 82 persen investor tercatat berasal dari kalangan asset manager dan fund manager institusional yang berorientasi jangka panjang.

“Investor institusi global tidak mengambil keputusan berdasarkan sentimen sesaat. Mereka melakukan due diligence yang mendalam. Ketika mereka berani menempatkan dana dalam jumlah besar pada instrumen Danantara, itu berarti mereka melihat prospek ekonomi Indonesia sangat menjanjikan,” katanya.

Iswadi juga menyoroti premi yield obligasi Danantara yang hanya berada sekitar 10 hingga 20 basis poin di atas obligasi dolar pemerintah Indonesia. Menurutnya, kondisi tersebut mencerminkan tingginya tingkat kepercayaan pasar terhadap kredibilitas lembaga investasi baru tersebut.

“Untuk ukuran institusi yang baru berdiri, premi yang sangat tipis ini mencerminkan keyakinan investor bahwa Danantara memiliki fondasi yang kuat dan didukung tata kelola yang kredibel. Ini merupakan pencapaian yang sangat baik,” paparnya.

Lebih jauh, Iswadi menilai keberhasilan penggalangan dana ini berpotensi memberikan dampak positif bagi perekonomian nasional. Selain menjadi sinyal bahwa Indonesia memiliki institusi investasi yang mampu menarik modal global, masuknya dana sebesar USD1,5 miliar juga berpotensi memperkuat cadangan devisa dan menopang stabilitas nilai tukar rupiah.

Keberhasilan tersebut juga diyakini dapat membuka peluang keterlibatan lebih luas dari sektor perbankan maupun investor swasta dalam pembiayaan berbagai proyek strategis nasional melalui skema co-investment.

“Obligasi Danantara yang mengalami oversubscription lebih dari tiga kali lipat dapat diibaratkan sebagai jas hujan di tengah ketidakpastian global. Dunia sedang memberikan vote of confidence kepada Indonesia dan melihat Danantara sebagai mesin investasi baru yang menjanjikan,” jelasnya.

Meski demikian, Iswadi mengingatkan tantangan berikutnya bagi Danantara adalah memastikan dana yang berhasil dihimpun dapat diubah menjadi investasi produktif yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Ia menyebut berbagai proyek strategis seperti pembangunan bendungan, pembangkit listrik tenaga surya, pusat data, rumah sakit, hingga infrastruktur pendukung lainnya dapat menjadi sektor yang mampu menciptakan efek berganda bagi perekonomian.

“Ke depan, yang harus dibuktikan adalah bagaimana dana tersebut diubah menjadi infrastruktur yang produktif. Jika berhasil, maka dana USD1,5 miliar hari ini dapat menjadi katalis investasi yang jauh lebih besar pada masa mendatang,” jelas Iswadi.

Menurutnya, keberhasilan penerbitan obligasi global perdana ini dapat menjadi tonggak penting dalam perjalanan transformasi ekonomi Indonesia menuju negara tujuan investasi global yang makin diperhitungkan.

“Jika momentum ini terus dijaga dengan tata kelola yang baik dan investasi yang produktif, Indonesia tidak hanya akan dikenal sebagai negara peminjam dana, tetapi sebagai negara yang menjadi tujuan utama investasi dunia,” pungkasnya. (rmn)

Tags: BPI DanantaraBuy IndonesiaDanantara IndonesiainvestasiIswadiSell Indonesia

Berita Terkait.

mitsubishi
Ekonomi

GIIAS 2026: Rifat Sungkar Ungkap Keunggulan New Xforce HEV, Mitsubishi Tebar Promo Besar

Selasa, 4 Agustus 2026 - 15:09
PHR Regional 1 Andalkan Inovasi dan Eksplorasi Agresif Jaga Produksi Migas di Lapangan Mature
Ekonomi

PHR Regional 1 Andalkan Inovasi dan Eksplorasi Agresif Jaga Produksi Migas di Lapangan Mature

Selasa, 4 Agustus 2026 - 08:21
Ekonomi Indonesia Kembali Tunjukkan Taji, Industri Bangkit dan Inflasi Kian Terkendali
Ekonomi

Ekonomi Indonesia Kembali Tunjukkan Taji, Industri Bangkit dan Inflasi Kian Terkendali

Senin, 3 Agustus 2026 - 18:17
APKASINDO Buka Akses Data Harga Sawit, Posisi Tawar Petani Kian Menguat
Ekonomi

APKASINDO Buka Akses Data Harga Sawit, Posisi Tawar Petani Kian Menguat

Minggu, 2 Agustus 2026 - 22:35
Pekan Depan Emas Masih Berpotensi Bergejolak, Ini Kisaran Harga yang Diprediksi
Ekonomi

Pekan Depan Emas Masih Berpotensi Bergejolak, Ini Kisaran Harga yang Diprediksi

Minggu, 2 Agustus 2026 - 18:32
Andra-Soni
Ekonomi

Di Bawah Kepemimpinan Gubernur Andra Soni, Bank Banten Tumbuh Melesat

Minggu, 2 Agustus 2026 - 11:23

BERITA POPULER

  • Jasad

    Kasus Pembunuhan Satpam Waduk Jatiluhur, DPR Tekankan Keadilan dan Perlindungan Keluarga Korban

    2103 shares
    Share 841 Tweet 526
  • Industri Sawit Nasional Miliki Fondasi Kuat dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja

    2394 shares
    Share 958 Tweet 599
  • Mutasi Besar Polri: 146 Perwira Pati dan Pamen Berganti Jabatan

    1146 shares
    Share 458 Tweet 287
  • Blak-blakan Soal Keputusannya Gabung Persib, Mariano Peralta Tegaskan Hal Ini

    1082 shares
    Share 433 Tweet 271
  • Pekan Depan Emas Masih Berpotensi Bergejolak, Ini Kisaran Harga yang Diprediksi

    955 shares
    Share 382 Tweet 239
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.