• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Pemerintah Perkuat Dukungan Penataan Program MBG, Kelompok 3B dan Wilayah 3T Menjadi Prioritas

Nelly Marinda Situmorang Editor Nelly Marinda Situmorang
Jumat, 12 Juni 2026 - 10:01
in Nasional
Rakor

Rapat Koordinasi Terbatas Tingkat Menteri terkait penyelenggaraan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang melibatkan sejumlah kementerian dan Lembaga pada kamis (11/6/2026). Foto: istimewa

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Penataan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tengah dilakukan pemerintah untuk memastikan penerima program ini semakin tepat sasaran. Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN mendukung langkah tersebut khususnya bagi kelompok 3B yang terdiri atas ibu hamil, ibu menyusui, dan balita, serta wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). Hal tersebut disampaikan Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN, Dr. Wihaji, S.Ag., M.Pd dalam Rapat Koordinasi Terbatas Tingkat Menteri terkait penyelenggaraan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang melibatkan sejumlah kementerian dan Lembaga pada kamis (11/6/2026).

“Hari ini kelompok 3B yang menerima manfaat sudah mencapai 9,9 juta jiwa, terdiri dari 911 ribu ibu hamil, 2,2 juta ibu menyusui, dan sekitar 6 juta balita. Ini merupakan capaian penting dalam upaya memperkuat intervensi gizi bagi kelompok yang paling membutuhkan,” ujar Wihaji saat melaporkan perkembangan penerima Manfaat MBG untuk kelompok 3B.

BacaJuga:

Prof Djohermansyah : 426 Kepala Daerah Terjerat Korupsi, Diskresi Tanpa Batas Jadi Mesin Korupsi

Bima Arya: Generasi Muda Punya Peran Strategis Menentukan Masa Depan Indonesia

Tindak Lanjut Arahan Prabowo, Pemerintah Hitung Anggaran dan Skema Kuliah Gratis

Menurutnya peningkatan cakupan penerima manfaat tersebut tidak terlepas dari dukungan lebih dari 122 ribu Tim Pendamping Keluarga (TPK) yang membantu distribusi MBG secara langsung kepada ibu hamil, ibu menyusui, dan balita hingga ke rumah-rumah penerima manfaat.

Selain penataan penerima manfaat, Kemendukbangga/BKKBN juga mendorong penataan layanan MBG di wilayah 3T. Untuk menjawab tantangan distribusi di wilayah tersebut, Kemendukbangga/BKKBN menawarkan pemanfaatan program DAHSAT (Dapur Anak Sehat Atasi Stunting) sebagai alternatif model layanan.

“Yang terakhir, sebenarnya ini untuk 3T saya kira. Dulu kita berdiskusi sering. Solusi untuk 3T dengan skema lain. Kita punya namanya DAHSAT atau Dapur Anak Sehat Atasi Stunting,” kata Wihaji.

Pemanfaatan DAHSAT dinilai dapat menjadi alternatif model penyediaan makanan bergizi berbasis masyarakat yang telah berjalan di berbagai daerah dan dapat mendukung pelaksanaan MBG di wilayah dengan keterbatasan akses maupun infrastruktur agar kelompok yang paling membutuhkan mendapatkan manfaat secara optimal. Terutama ibu hamil, ibu menyusui, balita, yang tinggal di wilayah 3T.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik S. Deyang, juga menjelaskan bahwa BGN tengah melakukan penataan dan refocusing Program MBG agar lebih tepat sasaran dengan memprioritaskan kelompok 3B dan wilayah 3T. Nanik menjelaskan bahwa kelompok 3B menjadi prioritas karena intervensi gizi paling efektif dilakukan sejak masa kehamilan hingga usia sekolah dasar.

“Sebetulnya saya sudah diskusi dengan profesor-profesor hal itu, sebetulnya intervensi kita ini adalah di usia kandungan satu bulan hingga 9 tahun atau sampai SD lah dulu, jadi anak-anak ini kalau yang misalnya IQ-nya di bawah 100 itu bisa dinaikkan 100 ternyata dengan hanya setiap hari memberi satu telur. Jadi kita akan fokus di usia itu. Yang kedua adalah fokus ke daerah-daerah miskin 3T. Jadi 63 juta penerima manfaat ini berkualitas, benar-benar untuk 3B, benar-benar untuk 3T,” tegas Nanik.

Selain melakukan refocusing penerima manfaat, BGN juga mendorong pemanfaatan fasilitas yang telah tersedia di masyarakat untuk mempercepat perluasan layanan MBG di daerah-daerah yang masih tertinggal. Menurut Nanik, pendekatan kolaboratif dengan memanfaatkan fasilitas yang sudah tersedia dan dukungan dari berbagai pihak akan mempercepat perluasan layanan MBG tanpa sepenuhnya bergantung pada pembangunan infrastruktur baru melalui APBN.(ney)

Tags: BGNbkkbnKemendukbanggambg

Berita Terkait.

prof
Nasional

Prof Djohermansyah : 426 Kepala Daerah Terjerat Korupsi, Diskresi Tanpa Batas Jadi Mesin Korupsi

Kamis, 24 September 2026 - 00:30
bima
Nasional

Bima Arya: Generasi Muda Punya Peran Strategis Menentukan Masa Depan Indonesia

Rabu, 23 September 2026 - 22:12
bowo
Nasional

Tindak Lanjut Arahan Prabowo, Pemerintah Hitung Anggaran dan Skema Kuliah Gratis

Rabu, 23 September 2026 - 21:21
wiyagus
Nasional

Kemendagri Perkuat Koordinasi dengan Pemda Percepat Implementasi Wajib Halal

Rabu, 23 September 2026 - 20:02
gus
Nasional

Wiyagus: Penanganan TB Jaga Produktivitas dan Ketahanan Ekonomi Keluarga

Rabu, 23 September 2026 - 19:49
di
Nasional

Syarat Pendidikan Gibran Dipersoalkan, Denny Indrayana Dalilkan Rangkaian TST hingga Electoral Fraud

Rabu, 23 September 2026 - 19:09

OLAHRAGA

tpkk
Olahraga

Tri Tito Karnavian Dorong Olahraga Jadi Kebiasaan Keluarga Menuju Indonesia Emas 2045

Editor Dilianto
Rabu, 23 September 2026 - 21:11

INDOPOSCO.ID – Ketua Umum (Ketum) Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) yang sekaligus Ketua Umum Pengurus Pusat Persatuan...

SelengkapnyaDetails
Ucapan “Pendatang” untuk Shin Tae-yong Berujung Laporan, Persija Serahkan ke Komdis PSSI

Ucapan “Pendatang” untuk Shin Tae-yong Berujung Laporan, Persija Serahkan ke Komdis PSSI

Rabu, 23 September 2026 - 12:45
5 Pilar Macan Kemayoran Gabung Timnas di FIFA ASEAN Cup, Manajer Persija Titip Pesan

5 Pilar Macan Kemayoran Gabung Timnas di FIFA ASEAN Cup, Manajer Persija Titip Pesan

Rabu, 23 September 2026 - 09:46
FIFA ASEAN Cup 2026: Dony Tri dan Yakob Sayuri Absen, Skuad Garuda Panggil Shayne-Rizky Eka

FIFA ASEAN Cup 2026: Dony Tri dan Yakob Sayuri Absen, Skuad Garuda Panggil Shayne-Rizky Eka

Rabu, 23 September 2026 - 08:34
ole

21 Pemain Timnas Indonesia Tiba di Jakarta Jelang FIFA ASEAN Cup, 2 Nama Siap Debut

Selasa, 22 September 2026 - 08:53

BERITA POPULER

  • sudaryono

    Tuding Guru dan Media ‘Goreng’ Isu Keracunan MBG, Kepala BGN Didesak Mundur

    5542 shares
    Share 2217 Tweet 1386
  • Kemendiktisaintek Siapkan Rp 2 Triliun Lebih untuk Dana Riset

    1024 shares
    Share 410 Tweet 256
  • Kementerian ATR/BPN Tancap Gas Kejar Target Sertipikasi 3 Juta Bidang Tanah MBR di 2027

    968 shares
    Share 387 Tweet 242
  • Pasca-OTT KPK, Pegawai ATR/BPN Syok dan Buka Suara Soal ‘Struktur Bayangan’

    944 shares
    Share 378 Tweet 236
  • Pelayanan Pertanahan di Kabupaten Bogor Tetap Berjalan Pascapenangkapan Kepala BPN

    871 shares
    Share 348 Tweet 218
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.