INDOPOSCO.ID – Sebanyak 53 pelajar terbaik dari berbagai daerah di Indonesia resmi dilepas untuk mengikuti program pertukaran pelajar internasional ke 15 negara. Melalui program AFS Year Program 2026/2027 dan Asia Kakehashi Project+ (AKP+), mereka akan membawa misi sebagai duta budaya Indonesia sekaligus memperkuat persahabatan antarbangsa melalui pendidikan lintas budaya.
Pelepasan yang dikemas dalam acara Farewell Party tersebut digelar di Makara Art Center, Universitas Indonesia, Depok. Momen ini menjadi penanda dimulainya perjalanan para pelajar untuk belajar, tinggal bersama keluarga angkat (host family), serta bersekolah di negara tujuan selama satu tahun.
Sebanyak 53 peserta akan menjalani program di Amerika Serikat, Belgia, Denmark, Finlandia, Filipina, Hungaria, Italia, Norwegia, Polandia, Prancis, Selandia Baru, Swiss, Tiongkok, Turkiye melalui program AFS, serta Jepang melalui program Asia Kakehashi Project+.
Acara pelepasan dihadiri Deputi Bidang Sumber Daya dan Kelembagaan Kementerian Pariwisata RI, Martini M Paham, Atase Pendidikan Kedutaan Turkiye Prof. Dr. Selman Ă–zdan, para duta besar negara tujuan, keluarga peserta, alumni (returnee), relawan, sekolah mitra, serta berbagai pemangku kepentingan yang selama ini mendukung penyelenggaraan program pertukaran pelajar Bina Antarbudaya.
Menurut Martini, program pertukaran pelajar merupakan investasi jangka panjang dalam membangun sumber daya manusia Indonesia yang memiliki daya saing global.
“Program pertukaran pelajar merupakan investasi jangka panjang dalam pengembangan sumber daya manusia Indonesia. Melalui pengalaman belajar dan hidup lintas budaya, para peserta dibentuk menjadi active global citizens yang memiliki perspektif global, menjunjung tinggi keberagaman, serta mampu menjadi duta budaya dan jembatan persahabatan antarbangsa,” ujarnya.
Ia menambahkan, generasi muda dengan karakter tersebut akan memperkuat diplomasi masyarakat sekaligus membawa nilai-nilai budaya Indonesia ke panggung internasional.
Direktur Eksekutif Bina Antarbudaya, Gatot Nuradi Sam, mengatakan program AFS tidak hanya memberikan kesempatan belajar di luar negeri, tetapi juga membentuk karakter kepemimpinan generasi muda.
“Program AFS lebih dari sekadar pengalaman belajar di luar negeri. Program ini membentuk generasi muda menjadi pemimpin masa depan yang mampu melihat dunia dengan perspektif global, menjunjung tinggi keberagaman, serta menghubungkan masyarakat lintas budaya melalui semangat persahabatan dan kolaborasi,” katanya.
Selama mengikuti program, para peserta akan menjalani kehidupan bersama keluarga angkat, mengikuti kegiatan belajar di sekolah setempat, hingga terlibat dalam aktivitas sosial masyarakat. Pengalaman tersebut diharapkan mampu memperluas wawasan internasional sekaligus memperkuat kemampuan kepemimpinan, komunikasi, dan pemahaman lintas budaya.
Suasana Farewell Party semakin meriah dengan penampilan drama musikal yang hanya digelar satu kali setiap tahun. Para peserta menampilkan perpaduan seni peran, musik, vokal, dan tari yang mengangkat kekayaan budaya Nusantara dengan sentuhan modern sebagai simbol keberagaman Indonesia.
Salah satu peserta program ke Denmark, Dhafri Ithar Abidin, mengaku antusias sekaligus gugup menjelang keberangkatannya.
“Perasaan saya campur aduk antara senang, bangga, sekaligus gugup karena sebentar lagi akan meninggalkan keluarga. Namun saya percaya pengalaman ini akan menjadi kesempatan berharga untuk belajar, membangun persahabatan lintas budaya, dan membawa nama baik Indonesia,” ujarnya.
Sejak berdiri pada 1985, Bina Antarbudaya sebagai mitra resmi AFS Intercultural Programs telah memberangkatkan ribuan pelajar Indonesia ke berbagai negara serta menerima peserta internasional untuk belajar dan mengenal budaya Indonesia secara langsung.
Melalui program ini, para peserta diharapkan tidak hanya memperoleh pengalaman akademik dan budaya, tetapi juga kembali ke Indonesia dengan perspektif global, semangat kepemimpinan, serta kemampuan membangun kolaborasi lintas budaya demi berkontribusi bagi pembangunan bangsa.(srv)


















