INDOPOSCO.ID – SMAN 8 Jakarta berhasil meraih juara pertama Lomba Cerdas Cermat Festival Pendidikan Kesiapsiagaan Bencana (Fesdikgana) 2026 tingkat Kota Administrasi Jakarta Selatan. Prestasi tersebut mengantarkan sekolah itu menjadi wakil Jakarta Selatan pada ajang Fesdikgana tingkat Provinsi DKI Jakarta.
Kepala SMAN 8 Jakarta, Ubaidillah, dalam keterangan tertulis yang diterima Rabu (10/6/2026), menyampaikan apresiasi atas keberhasilan tim sekolahnya yang dinilai mampu menunjukkan kemampuan akademik sekaligus pemahaman mengenai kesiapsiagaan bencana. Ia menilai capaian tersebut menjadi bukti komitmen sekolah dalam mendorong budaya berprestasi di kalangan peserta didik.
Gelar juara diraih tim SMAN 8 Jakarta yang terdiri atas Arkana Adis Pratama, Reihan Akbar Fadhila dan Rizki Adhi Permana. Ketiganya tampil sebagai yang terbaik pada babak final yang digelar di Kantor Wali Kota Jakarta Selatan, Selasa (9/6/2026).
Sebelumnya, tim SMAN 8 Jakarta berhasil lolos dari tahap penyisihan yang berlangsung pada 1 Juni 2026. Dalam kompetisi tersebut, SMAN 46 Jakarta meraih posisi kedua, sedangkan SMAN 3 Jakarta menempati posisi ketiga.
Ubaidillah mengatakan, Lomba Cerdas Cermat Fesdikgana yang diselenggarakan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta merupakan langkah nyata untuk meningkatkan literasi kebencanaan di kalangan pelajar.
Menurut Ubaidillah, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana edukasi untuk membangun kesadaran dan kesiapsiagaan peserta didik dalam menghadapi berbagai potensi bencana yang dapat terjadi di lingkungan sekitar.
“Kami terus mendorong peserta didik untuk meraih prestasi, baik akademik maupun nonakademik melalui berbagai ajang kompetisi. Keberhasilan ini menjadi kebanggaan bagi sekolah sekaligus motivasi bagi siswa lainnya untuk terus berprestasi,” ujar Ubaidillah.
Ia menambahkan, capaian tersebut semakin melengkapi berbagai prestasi yang telah diraih SMAN 8 Jakarta. Terlebih, sekolah yang dikenal dengan sebutan Smandel Jakarta itu kini menyandang predikat Sekolah Unggul Garuda Transformasi (SUGT).
Sementara itu, guru pembimbing tim Fesdikgana SMAN 8 Jakarta, Erza Hermawan, mengatakan keberhasilan meraih juara pertama diraih melalui persiapan yang relatif singkat. Meski hanya memiliki waktu sekitar satu pekan, para siswa menunjukkan semangat belajar yang tinggi selama masa persiapan.
“Setelah lolos tahap penyisihan, tim menjalani pendalaman materi secara intensif menjelang babak final. Bahkan, para siswa tetap memanfaatkan waktu perjalanan menuju lokasi lomba untuk belajar dan berdiskusi,” ungkapnya.
“Persiapan kami memang tidak lama, tetapi anak-anak memiliki motivasi yang luar biasa. Mereka terus belajar hingga menjelang perlombaan dimulai dan mampu tampil maksimal saat kompetisi berlangsung,” sambung Erza.
Sebelumnya, Kasatpel Pengolahan Data dan Informasi Kebencanaan BPBD DKI Jakarta, Cahya Amanah, mengatakan, Fesdikgana merupakan bagian dari rangkaian HUT ke-499 DKI Jakarta sekaligus sarana edukasi kebencanaan bagi pelajar. Melalui kompetisi tersebut, BPBD berharap generasi muda memiliki pengetahuan, kesadaran, dan kesiapsiagaan bencana serta mampu menjadi agen edukasi di lingkungan sekitarnya. (red)










