INDOPOSCO.ID – Christian Eriksen akhirnya menyampaikan kabar yang ditunggu banyak pihak setelah insiden mengejutkan yang membuat pertandingan Timnas Denmark harus dihentikan. Gelandang berusia 34 tahun itu memastikan dirinya dalam kondisi baik dan kini tengah fokus menjalani masa pemulihan bersama keluarga.
Momen menegangkan terjadi saat Denmark menghadapi Ukraina dalam laga uji coba internasional di Odense, Senin (8/6/2026) dini hari WIB. Eriksen tiba-tiba terjatuh di tengah pertandingan setelah gangguan pada kondisi jantungnya kembali muncul.
Pertandingan yang saat itu masih berlangsung akhirnya dihentikan ketika Denmark unggul 2-1. Setelah mendapat penanganan medis di lapangan, Eriksen dibawa ke rumah sakit untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Sehari setelah kejadian tersebut, Eriksen memecah keheningan melalui unggahan di media sosial. Ia menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian yang datang dari berbagai penjuru dunia sekaligus memberikan penjelasan mengenai kondisi yang dialaminya.
“Saya ingin memberi tahu semua orang bahwa saya baik-baik saja dan saya berada di rumah bersama keluarga saya. Seperti yang Anda bayangkan, menerima kejutan dari ICD saya telah berdampak besar pada saya dan keluarga saya, tetapi saya ingin meyakinkan semua orang bahwa ini adalah situasi yang berbeda dari apa yang terjadi pada tahun 2021,” kata Eriksen dalam unggahan di akun Instagram pribadinya, dikutip pada Selasa (9/6/2026).
Pernyataan itu sekaligus menepis kekhawatiran bahwa insiden terbaru ini serupa dengan tragedi yang dialaminya saat Euro 2020 pada Juni 2021. Kala itu, Eriksen mengalami henti jantung ketika Denmark menghadapi Finlandia dan sempat membuat dunia sepakbola terdiam.
Eriksen juga menegaskan bahwa perangkat Implantable Cardioverter Defibrillator (ICD) yang tertanam di tubuhnya bekerja sesuai fungsi ketika situasi darurat terjadi.
“Berkat keahlian mereka, ICD saya melakukan persis seperti yang dirancang, melindungi saya saat saya membutuhkannya. Untuk saat ini, fokus saya adalah pemulihan, menghabiskan waktu bersama keluarga, berlibur, dan bermain sepakbola dengan anak-anak saya,” tambah kapten Timnas Denmark tersebut.
Sejak peristiwa mengerikan lima tahun lalu, ICD menjadi bagian penting dalam perjalanan karier Eriksen. Perangkat tersebut berfungsi memantau ritme jantung dan memberikan respons otomatis ketika mendeteksi gangguan yang berpotensi mengancam nyawa.
Berkat dukungan teknologi medis itu, Eriksen mampu kembali merumput di level tertinggi sepakbola Eropa. Setelah meninggalkan Inter Milan, ia melanjutkan karier bersama Brentford, kemudian Manchester United, sebelum akhirnya bergabung dengan Wolfsburg.
Kini, setelah kembali melewati momen yang mengundang kecemasan, Eriksen memilih menaruh seluruh fokusnya pada pemulihan. Kabar baiknya, sang gelandang sudah berada di rumah dan siap menikmati waktu berharga bersama keluarga sembari mempersiapkan langkah berikutnya dalam kariernya.(her)










