INDOPOSCO.ID – Kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan sebagai fondasi kecantikan terus meningkat. Menjawab tren tersebut, PT Louis Renzo Cosmindo resmi meluncurkan WYCE, minuman kolagen premium yang diklaim sebagai collagen drink pertama di Indonesia yang menggunakan Korean Heartleaf (Houttuynia Cordata), bahan botani populer dalam industri skincare Korea yang dikenal efektif membantu menjaga kesehatan kulit dari dalam.
Peluncuran WYCE menjadi langkah baru dalam perkembangan kategori beauty-from-within di Indonesia. Tidak hanya mengandalkan kolagen, produk ini menggabungkan Korean Heartleaf dengan berbagai bahan aktif yang dirancang untuk mendukung kesehatan kulit secara menyeluruh.
Korean Heartleaf selama ini dikenal luas dalam industri kecantikan Korea karena kandungan antioksidan dan sifat antiinflamasinya yang tinggi. Bahan alami ini dipercaya mampu membantu mengontrol produksi sebum, merawat kulit berjerawat, melindungi kulit dari radikal bebas, memperkuat skin barrier, serta mendukung regenerasi dan keseimbangan kulit.
Dalam acara peluncuran, Dokter Spesialis Gizi Klinik, dr. Chintya Tedjaatmadja, menjelaskan bahwa Korean Heartleaf kaya akan flavonoid, polifenol, dan vitamin C yang berperan penting dalam menjaga kesehatan kulit.
“Kulit sehat bukan hanya soal terlihat putih atau glowing. Kulit yang sehat harus memiliki skin barrier yang kuat, kelembapan yang seimbang, serta tidak mudah mengalami iritasi. Dengan kondisi tersebut, kulit menjadi lebih terlindungi dari munculnya jerawat, flek, maupun tanda-tanda penuaan dini,” ujar dr. Chintya.
Menurutnya, kandungan flavonoid dalam Korean Heartleaf berfungsi sebagai antioksidan yang membantu melindungi kulit dari paparan radikal bebas. Sementara polifenol berperan dalam menjaga kekuatan skin barrier, dan vitamin C membantu menyamarkan noda hitam serta bekas jerawat sehingga kulit tampak lebih segar dan bercahaya.
Di balik lahirnya WYCE, terdapat visi pasangan suami istri William Krisnadi dan Abigail Claudia yang melihat besarnya peluang industri kesehatan dan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap gaya hidup sehat. Keduanya kemudian mendirikan PT Louis Renzo Cosmindo untuk menghadirkan solusi kecantikan yang tidak hanya berfokus pada perawatan luar, tetapi juga kesehatan dari dalam tubuh.
Founder dan CEO PT Louis Renzo Cosmindo, William Krisnadi, mengatakan bahwa WYCE merupakan representasi dari perubahan cara pandang terhadap kecantikan modern.
“Kami melihat adanya pergeseran pola pikir masyarakat Indonesia. Kecantikan tidak lagi hanya dipandang dari perawatan luar, tetapi juga dari kesehatan tubuh secara keseluruhan. Karena itu, WYCE kami hadirkan dengan menggabungkan inovasi bahan premium dari Korea dan formulasi berbasis sains untuk memberikan manfaat yang lebih efektif, menyeluruh, dan berkelanjutan,” jelas William.
Lulusan Teknik Sipil Universitas Petra Surabaya tersebut optimistis WYCE dapat memberikan perubahan nyata pada kesehatan kulit apabila dikonsumsi secara rutin dan konsisten.
Menurut William, penggunaan rutin selama 30 hari dapat membantu membuat kulit tampak lebih sehat, lebih bersih, dan lebih bercahaya. Selain itu, bentuk produk yang siap minum juga memudahkan konsumen untuk menjaga konsistensi konsumsi sehari-hari.
Yang membedakan WYCE dari produk sejenis adalah pendekatan #GutHealthGoodSkin, sebuah konsep yang menekankan keterkaitan antara kesehatan pencernaan dan kesehatan kulit melalui konsep gut-skin axis.
Untuk mendukung konsep tersebut, WYCE diperkaya dengan Psyllium Husk yang membantu melancarkan sistem pencernaan dan mendukung proses detoksifikasi alami tubuh, serta Inulin sebagai prebiotik yang berperan menjaga keseimbangan mikrobioma usus. Kesehatan saluran cerna yang baik dipercaya dapat membantu mengurangi inflamasi dalam tubuh sekaligus mendukung kondisi kulit yang lebih sehat dan jernih.
Sebagai bagian dari strategi ekspansi pasar, WYCE telah tersedia melalui berbagai platform e-commerce di Indonesia dan akan hadir dalam sejumlah pameran kecantikan, lifestyle exhibition, serta berbagai kegiatan komunitas sepanjang tahun.
Dalam tahun pertama pemasarannya, William menargetkan penjualan mencapai 100.000 boks. Target tersebut didukung oleh fasilitas produksi seluas 2.000 meter persegi di Yogyakarta dengan kapasitas produksi mencapai 10.000 boks per bulan, serta jaringan pemasaran digital yang diperkuat oleh lebih dari 1.100 afiliator.
WYCE dipasarkan dengan harga Rp199.000 per boks. Khusus selama periode peluncuran pada Juni 2026, konsumen dapat menikmati potongan harga hingga 45 persen. (srv)












