• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Headline

Nyaris Sentuh Rp18.000, Pengamat Beber Faktor Global dan Domestik Pemicu Terus Melemahnya Rupiah

Nelly Marinda Situmorang Editor Nelly Marinda Situmorang
Rabu, 3 Juni 2026 - 11:42
in Headline
Mata-uang

Ilustrasi petugas menghitung uang pecahan dolar AS dan rupiah di gerai penukaran mata uang asing di Jakarta akhir April 2024 lalu. Foto: Dokumen INDOPOSCO

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Nilai tukar rupiah kembali terperosok terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada pembukaan perdagangan Rabu (3/6/2026). Mata uang Garuda ditutup melemah 82 poin ke level Rp17.921 per dolar AS. Analis mata uang dan komoditas Ibrahim Assuaibi menilai pelemahan rupiah dipicu kombinasi faktor eksternal dan domestik, mulai dari lonjakan harga minyak dunia hingga meningkatnya kebutuhan dolar di dalam negeri.

Menurut Ibrahim, harga minyak mentah dunia yang terus menguat menjadi salah satu faktor utama yang membebani mata uang negara berkembang, termasuk Indonesia. Pada perdagangan Rabu (3/6/2026) pagi, harga minyak mentah tercatat berada di level 94,58 dolar AS per barel, sementara Brent Crude Oil menguat ke posisi 96,72 dolar AS per barel.

BacaJuga:

Masinis Argo Bromo Jadi Tersangka Tabrakan Maut di Bekasi Timur, Dijerat Pasal Berlapis

Paripurna DPR Setujui UU APBN 2027, Ekonomi Dibidik Tumbuh 6 Persen dan Belanja Negara Tembus Rp4.106 Triliun

Prabowo-Megawati Bakal Bertemu Lagi, Khusus Agenda Makan Nasi Goreng

“Hari ini rupiah kembali mengalami pelemahan akibat menguatnya harga minyak mentah dunia. Selain itu, dolar AS juga mengalami penguatan sejak pagi hari,” kata Ibrahim melalui gawai.

Dari sisi eksternal, Ibrahim menyoroti stagnasi perundingan antara Amerika Serikat dan Iran terkait program pengayaan uranium. Ketegangan kedua negara dinilai meningkatkan kekhawatiran pasar terhadap stabilitas kawasan Timur Tengah yang menjadi pusat produksi energi dunia.

“Inti permasalahan utama saat ini adalah pengayaan uranium. Amerika Serikat menginginkan program tersebut dihentikan, tetapi Iran menolaknya,” tuturnya.

Tidak hanya itu, Ibrahim juga menilai meningkatnya tensi antara Iran dan Israel turut memperburuk sentimen pasar. Iran disebut mulai menunjukkan sikap lebih agresif terhadap berbagai operasi militer Israel di kawasan, termasuk di Lebanon Selatan.

“Situasi ini menciptakan ketegangan baru di Timur Tengah dan mendorong harga minyak terus bergerak naik,” katanya.

Lonjakan harga energi tersebut berdampak langsung terhadap inflasi global, khususnya di Amerika Serikat. Biaya transportasi, logistik, hingga harga bahan bakar disebut mengalami kenaikan sehingga memperbesar peluang bank sentral Amerika Serikat atau Federal Reserve (The Fed) mempertahankan suku bunga tinggi lebih lama.

“Kemungkinan besar The Fed akan mempertahankan suku bunga dan bahkan masih berpeluang menaikkan suku bunga satu kali lagi pada tahun 2026 jika tekanan inflasi belum mereda,” jelas Ibrahim.

Ia menambahkan, kondisi pasar tenaga kerja AS yang masih kuat semakin memperkuat peluang tersebut. “Data tenaga kerja meningkat dan angka pengangguran menurun. Ini menjadi alasan bagi The Fed untuk tetap mempertahankan kebijakan suku bunga tinggi,” ungkapnya.

Sementara dari dalam negeri, Ibrahim menilai tingginya harga minyak menyebabkan kebutuhan dolar untuk impor energi semakin besar. Selain itu, kebutuhan pembayaran dividen perusahaan serta kewajiban utang yang jatuh tempo turut meningkatkan permintaan valuta asing.

“Kebutuhan dolar untuk impor minyak sangat besar. Ditambah pembayaran dividen dan kewajiban utang yang jatuh tempo, permintaan dolar terus meningkat,” imbuhnya.

Ia juga mengungkapkan adanya kecenderungan masyarakat mengalihkan dana dari tabungan konvensional ke instrumen berbasis valuta asing sebagai bentuk antisipasi terhadap pelemahan rupiah.

Melihat kondisi tersebut, Ibrahim memberikan sejumlah rekomendasi bagi pemerintah untuk menjaga stabilitas ekonomi nasional. Salah satunya adalah memastikan ketersediaan pasokan barang, terutama barang impor yang rentan mengalami kenaikan harga akibat pelemahan kurs.

“Pemerintah harus menjaga stabilitas ekonomi dan daya beli masyarakat dengan memastikan ketersediaan pasokan barang, menyalurkan bantuan sosial secara tepat sasaran, serta memberikan stimulus konsumsi dan subsidi yang efektif,” pungkasnya.

Selain itu, ia menekankan pentingnya penguatan sektor riil dan hilirisasi industri guna meningkatkan daya tahan ekonomi nasional. “Pemerintah perlu terus mendorong industrialisasi, ekonomi biru, serta meningkatkan produktivitas sektor-sektor utama seperti pertanian untuk mencapai swasembada pangan,” jelas Ibrahim.

Meski diakui tidak mudah, langkah tersebut dinilai menjadi kunci untuk menjaga pertumbuhan ekonomi di tengah melambatnya investasi dan melemahnya daya beli masyarakat.

Lebih lanjut, Ibrahim juga menyoroti pentingnya percepatan pengentasan kemiskinan ekstrem, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta akselerasi transformasi digital guna menciptakan iklim investasi yang lebih kompetitif.

“Pemerintah harus berani mengambil langkah-langkah strategis agar ekonomi tetap tumbuh, kesejahteraan masyarakat meningkat, dan kepercayaan investor tetap terjaga,” tambahnya.(her)

Tags: ASdollarnilai tukarrupiah

Berita Terkait.

Indomilk FnB Solutions Perkuat Coffee dan Bakery lewat Inovasi Bite-Sized Pastry
Headline

Masinis Argo Bromo Jadi Tersangka Tabrakan Maut di Bekasi Timur, Dijerat Pasal Berlapis

Selasa, 29 September 2026 - 21:27
Paripurna DPR Setujui UU APBN 2027, Ekonomi Dibidik Tumbuh 6 Persen dan Belanja Negara Tembus Rp4.106 Triliun
Headline

Paripurna DPR Setujui UU APBN 2027, Ekonomi Dibidik Tumbuh 6 Persen dan Belanja Negara Tembus Rp4.106 Triliun

Selasa, 29 September 2026 - 20:05
Prabowo-Megawati Bakal Bertemu Lagi, Khusus Agenda Makan Nasi Goreng
Headline

Prabowo-Megawati Bakal Bertemu Lagi, Khusus Agenda Makan Nasi Goreng

Selasa, 29 September 2026 - 19:12
sidak
Headline

Ditjenpas Bakal Buka-bukaan Hasil Investigasi Lapas Cibinong Lusa

Selasa, 29 September 2026 - 12:02
demo
Headline

Ada 20 Demo di Jakarta Hari Ini, 17 Ribu Personel Gabungan Dikerahkan

Selasa, 29 September 2026 - 10:50
cibinong
Headline

Ditjenpas Masih Bungkam Soal Dugaan Fasilitas ‘Apartemen’ Lapas Cibinong Dibangun Swakelola

Selasa, 29 September 2026 - 10:10

OLAHRAGA

Jaga Asa ke Final, Indonesia Wajib Pesta Gol ke Gawang Bangladesh
Olahraga

Jaga Asa ke Final, Indonesia Wajib Pesta Gol ke Gawang Bangladesh

Editor Laurens Dami
Selasa, 29 September 2026 - 15:30

INDOPOSCO.ID - Peluang Timnas Indonesia untuk lolos ke partai final FIFA ASEAN Cup 2026 masih terbuka, asalkan mampu menang besar...

SelengkapnyaDetails
ganda

Amri/Nita Naik Level Usai Persembahkan Perak Buat Tim Indonesia di Asian Games 2026

Selasa, 29 September 2026 - 13:52
jasmine

Jasmine Azzahra Raih Perunggu BMX Racing di Asian Games Aichi-Nagoya 2026

Selasa, 29 September 2026 - 11:11
paes

Maarten Paes Puji Perjuangan Heroik 10 Pemain Garuda dan Gemuruh SUGBK Usai Tahan Malaysia

Selasa, 29 September 2026 - 10:40
haye

John Herdman Sebut Kartu Merah Thom Haye Jadi Anugerah Sekaligus Kutukan

Selasa, 29 September 2026 - 10:30

BERITA POPULER

  • Transformasi Pelayanan BPN Banten Dimulai, Urus Balik Nama Tanah Tak Lagi Berbulan-bulan

    Transformasi Pelayanan BPN Banten Dimulai, Urus Balik Nama Tanah Tak Lagi Berbulan-bulan

    3911 shares
    Share 1564 Tweet 978
  • Kembali Raih Emas Asian Games 2026, Ketua DPR Dorong Penghargaan Bagi Atlet Secara Utuh

    3866 shares
    Share 1546 Tweet 967
  • Lolos Seleksi Barca Academy, Pesepak Bola Muda Bekasi Terbang ke Spanyol

    1125 shares
    Share 450 Tweet 281
  • Soal Klaster Mewah di Lapas Cibinong, Pakar Hukum Minta Menteri Imipas Terima Sanksi

    1008 shares
    Share 403 Tweet 252
  • Kasus Keracunan MBG Berulang, DPR Hanya Minta BGN Benahi Tata Kelola

    884 shares
    Share 354 Tweet 221
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.