• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Mahfud MD Minta Intensitas Lawatan Prabowo ke Luar Negeri Dievaluasi

Dilianto Editor Dilianto
Rabu, 3 Juni 2026 - 20:00
in Nasional
Presiden RI Prabowo Subianto disambut Presiden Prancis Emmanuel Macron jelang jamuan santap malam kenegaraan di Salle des Fêtes, Istana Élysée, Paris, Kamis (28/5/2026). Foto: BPMI Setpres

Presiden RI Prabowo Subianto disambut Presiden Prancis Emmanuel Macron jelang jamuan santap malam kenegaraan di Salle des Fêtes, Istana Élysée, Paris, Kamis (28/5/2026). Foto: BPMI Setpres

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD mendorong pemerintah mengevaluasi intensitas kunjungan luar negeri Presiden Prabowo Subianto. Ia menilai frekuensi perjalanan yang tinggi perlu diimbangi dengan transparansi mengenai hasil dan tindak lanjut yang diperoleh Indonesia.

Mahfud mengatakan bahwa kunjungan kenegaraan merupakan bagian penting dari diplomasi dan tidak ada pelanggaran hukum dalam penggunaan anggaran perjalanan Presiden.

BacaJuga:

Wamendagri Dorong Sekolah Rakyat Jangkau Lebih Banyak Anak untuk Wujudkan Cita-Cita

BAZNAS Gandeng Kemenag, 700 Madrasah Swasta Disiapkan Lebih Layak

Lantik Pejabat Baru, Sekjen Kemendagri Tekankan soal Evaluasi Menyeluruh dan Target Terukur

Ia bahkan menilai jumlah rombongan yang besar dalam lawatan Presiden merupakan hal yang wajar karena menyangkut kebutuhan protokoler dan administratif negara.

“Kalau anggarannya besar, itu tidak melanggar hukum. Presiden memang membutuhkan rombongan yang cukup besar dan itu sudah ada alokasi anggarannya,” ujar Mahfud dalam podcast di kanal YouTube-nya, Mahfud MD Official, dikutip pada Rabu (3/6/2026).

Meski demikian, Mahfud menilai pemerintah perlu memberikan penjelasan yang lebih terbuka kepada publik mengenai capaian dan tindak lanjut dari setiap kunjungan luar negeri yang dilakukan.

“Terlalu sering itu lalu dianggap boros. Sementara produknya apa? Follow up dari itu apa? Nah, itu yang perlu dijelaskan kepada rakyat,” katanya.

Mahfud juga mengingatkan agar pemerintah berhati-hati dalam membuat komitmen dengan negara lain. Menurutnya, jangan sampai muncul kesepakatan internasional yang belum selaras dengan program pembangunan maupun kebijakan nasional yang telah direncanakan.

“Harus jelas akibatnya terhadap kebijakan di dalam negeri. Jangan sampai ada komitmen dengan negara lain, sementara di tempat kita sendiri programnya tidak ada atau belum direncanakan,” ujar Mahfud.

Karena itu, Mahfud mendukung agar frekuensi kunjungan luar negeri dievaluasi dan diimbangi dengan transparansi yang lebih baik kepada publik.

“Saya kira ya supaya dikurangkan frekuensinya dan transparansinya diperjelas,” tutup Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) periode 2008-2013 itu.

Sebelumnya, Mantan Wakil Menteri Luar Negeri RI, Dino Patti Djalal meminta Presiden Prabowo Subianto mengurangi frekuensi kunjungan kerja ke luar negeri dan lebih mendengarkan keluhan masyarakat terkait hal tersebut.

“Saya mewakili komunitas Hubungan Internasional dan banyak rakyat Indonesia menghimbau Presiden Prabowo untuk secara signifikan mengurangi perjalanan ke luar negeri dan tidak menganggap remeh jeritan publik mengenai hal ini,” kata Dino melalui unggahan video di akun Instagram pribadinya, pada Minggu (31/5/2026).

Dalam perhitungannya, dari seluruh pemimpin dunia, Prabowo tercatat telah menjadi kepala negara yang paling sering melakukan perjalanan ke luar negeri.

“Semenjak menjabat menjadi presiden, satu dari enam hari dihabiskan beliau di luar negeri,” jelas Dino.

Menurutnya, kemungkinan dalam 18 bulan ke depan Prabowo terus melakukan kunjungan internasional dalam frekuensi yang sama tingginya, padahal hal tersebut memakan biaya sangat besar.

“Kunjungan kepala negara ke luar negeri memakan biaya yang besar dan bahkan sangat besar. Ini termasuk biaya rombongan tim pendahulu, biaya pesawat, biaya hotel, biaya logistik, biaya protokoler dan pengamanan, biaya uang harian untuk seluruh delegasi untuk perangkat pendamping dan berbagai biaya lainnya. Dan satu perjalanan ke luar negeri itu bisa menghabiskan biaya puluhan hingga ratusan miliar rupiah,” tambahnya. (her)

Tags: Kujungan Presiden ke Luar NegeriMahfud MDPresiden Prabowo

Berita Terkait.

bima
Nasional

Wamendagri Dorong Sekolah Rakyat Jangkau Lebih Banyak Anak untuk Wujudkan Cita-Cita

Rabu, 21 Oktober 2026 - 23:23
baznas
Nasional

BAZNAS Gandeng Kemenag, 700 Madrasah Swasta Disiapkan Lebih Layak

Rabu, 21 Oktober 2026 - 22:22
mendagri
Nasional

Lantik Pejabat Baru, Sekjen Kemendagri Tekankan soal Evaluasi Menyeluruh dan Target Terukur

Rabu, 21 Oktober 2026 - 22:12
kejagung
Nasional

Selamatkan Uang Rakyat Rp24 T, Kerja Senyap Kejagung Tuai Apresiasi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 21:11
agus
Nasional

Wamendagri Wiyagus Dorong Penguatan Peran Auditor Forensik untuk Pencegahan Korupsi di Era Digital

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:09
suyudi
Nasional

Kapolri Irit Bicara Soal Kasus Polisi Tembak Polisi di Tangsel

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:18

OLAHRAGA

persija
Olahraga

Persija vs Arema: Shin Tae-yong Siapkan Strategi Redam Singo Edan

Editor Laurens Dami
Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:51

INDOPOSCO.ID – Persija Jakarta memburu kebangkitan saat menjamu Arema FC pada pekan keenam Super League 2026/2027 di Stadion Patriot Candrabhaga,...

SelengkapnyaDetails
Hasil Liga Champions: Hujan Gol Tercipta, PSG hingga Liverpool Berpesta

Hasil Liga Champions: Hujan Gol Tercipta, PSG hingga Liverpool Berpesta

Rabu, 21 Oktober 2026 - 07:16
Super League Membara! Macan Lapar Cari Pelampiasan, Singa Edan dan Juku Eja Siap Jadi Algojo

Super League Membara! Macan Lapar Cari Pelampiasan, Singa Edan dan Juku Eja Siap Jadi Algojo

Selasa, 20 Oktober 2026 - 10:31
Jadwal Liga Champions: PSG-Barca Saling Jegal, Arsenal Uji Kekuatan Bayern

Jadwal Liga Champions: PSG-Barca Saling Jegal, Arsenal Uji Kekuatan Bayern

Selasa, 20 Oktober 2026 - 09:40
bultang

Usai Juara Denmark Open 2026, Fikri Ungkap Pelajaran Berharga dari Pengalaman Fajar

Senin, 19 Oktober 2026 - 18:48

BERITA POPULER

  • Gandeng Musisi Tanah Air, Kemendikdasmen Kian Menggelorakan Lagu Anak Lewat KICAU

    Gandeng Musisi Tanah Air, Kemendikdasmen Kian Menggelorakan Lagu Anak Lewat KICAU

    2640 shares
    Share 1056 Tweet 660
  • Usai Gempa M4,1 Guncang Bogor, Getaran Susulan hingga Malam

    1393 shares
    Share 557 Tweet 348
  • Kunci Wirausaha Kuat, Ekonomi Melesat Perpres No. 38 Tahun 202

    1274 shares
    Share 510 Tweet 319
  • IWBIF 2026 Digelar di Jakarta, IWAPI Dorong Pengusaha Perempuan Indonesia Go Global

    1155 shares
    Share 462 Tweet 289
  • Debut Azka Corbuzier di New York Tuai Pujian, Film “Home, Almost” Bikin Penonton Menangis

    1097 shares
    Share 439 Tweet 274
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.