• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Timwas Soroti Fase Krusial Haji Gelombang II, Layanan Madinah Diminta Tetap Prima

Nelly Marinda Situmorang Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 2 Juni 2026 - 12:22
in Nasional
jemaah

Jemaah haji Indonesia menempuh perjalanan menuju Madinah setelah menyelesaikan rangkaian puncak ibadah haji 2026. istimewa

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pergerakan puluhan ribu jemaah haji Indonesia dari Makkah menuju Madinah menjadi perhatian serius Tim Pengawas (Timwas) Haji DPR RI. Momentum ini dinilai sebagai salah satu fase paling krusial dalam penyelenggaraan ibadah haji karena kondisi fisik dan psikologis jemaah gelombang kedua sudah jauh terkuras setelah menjalani rangkaian puncak ibadah di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna).

Anggota Timwas Haji DPR RI, Muhammad Abdul Aziz, menegaskan bahwa pelayanan terhadap jemaah gelombang kedua tidak bisa disamakan dengan gelombang pertama. Menurutnya, pemerintah perlu memastikan seluruh kebutuhan jemaah terpenuhi secara optimal saat berada di Madinah, termasuk dalam menjalankan ibadah-ibadah yang menjadi harapan besar para tamu Allah tersebut.

BacaJuga:

Era AI, Wartawan Dituntut Tetap Kritis dan Pegang Teguh Etika Jurnalistik

Judi Online dan Pinjol Dinilai Saling Menjerat, DSP PKS Dorong Gerakan Nasional

Kunjungi 2 Pesantren di Kediri, Menag Dorong Santri Kuasai Ilmu dan Bahasa Asing

“Jemaah haji gelombang kedua ini berbeda psikologi dan fisiknya dengan gelombang pertama. Saya berharap pemerintah melalui Kementerian Haji memastikan pelayanan dimaksimalkan, terutama untuk ibadah Arbain dan memfasilitasi jemaah agar bisa masuk ke Raudah. Itu adalah impian mereka setelah bertahun-tahun menunggu,” ujar Abdul Aziz usai rapat evaluasi bersama Daerah Kerja (Daker) Madinah, dikutip dari laman resmi DPR RI, pada Selasa (2/6/2026).

Selain aspek pelayanan ibadah, Timwas juga menyoroti besarnya arus perpindahan jemaah dari Makkah ke Madinah yang mencapai sekitar 99 ribu orang. Jumlah tersebut hampir menyentuh separuh total jemaah haji Indonesia tahun ini sehingga membutuhkan pengaturan jadwal yang sangat presisi.

Menurut Abdul Aziz, simulasi pergerakan harus disusun secara matang agar tidak menimbulkan antrean, keterlambatan, maupun gangguan layanan lanjutan. Ia secara khusus mengingatkan persoalan ketersediaan kamar hotel yang selama ini kerap muncul saat pergantian tamu dari berbagai negara.

“Jangan sampai jemaah yang sudah didorong dari Makkah ke Madinah harus menunggu berjam-jam di lobi karena kamarnya masih diisi oleh jemaah dari negara lain. Pastikan koordinasi antara Kementerian Agama RI, pihak syarikah, dan hotel berjalan tertib. Keterlambatan ini akan menghambat sequence lainnya, mulai dari konsumsi, akomodasi, hingga pelaksanaan ibadah Arbain,” tegasnya.

Di tengah berbagai catatan tersebut, Timwas memberikan apresiasi terhadap peningkatan kualitas akomodasi yang disediakan bagi jemaah Indonesia. Penempatan jemaah di hotel-hotel berbintang yang berlokasi dekat dengan Masjid Nabawi dan Masjidil Haram dinilai menjadi langkah positif dalam meningkatkan kenyamanan beribadah.

Namun demikian, fasilitas premium tersebut juga menghadirkan tantangan baru. Beberapa aturan hotel berbintang dinilai belum sepenuhnya selaras dengan kebiasaan jemaah Indonesia, terutama terkait aktivitas makan di area tertentu.

“Ada kendala di mana jemaah tidak diizinkan makan di kamar atau di teras hotel bintang lima. Hal ini membutuhkan komunikasi intensif dengan pihak hotel terkait kebiasaan konsumsi jemaah kita agar tidak menimbulkan masalah di lapangan,” terangnya.

Lebih jauh, Abdul Aziz menilai pemerintah perlu semakin adaptif terhadap perubahan kebijakan yang rutin dilakukan Pemerintah Arab Saudi dalam penyelenggaraan ibadah haji. Kemampuan membaca dan mengantisipasi perubahan sistem menjadi kunci agar pelayanan kepada jemaah tetap berjalan lancar.

Ia mencontohkan distribusi kartu pintar Nusuk yang sempat menjadi persoalan pada musim haji sebelumnya. Jika tahun lalu pembagian dilakukan setelah jemaah tiba di Arab Saudi, tahun ini proses tersebut dinilai lebih baik karena telah dilakukan sejak masih berada di Tanah Air.

“Pemerintah melalui Kemenhaj harus sering berkomunikasi dengan Pemerintah Arab Saudi mengenai upgrade kebijakan tahun depan. Jangan sampai kita gagap dalam merespons dan mengimbangi langkah-langkah kebijakan baru tersebut,” tutupnya. (her)

Tags: hajiTimwas Haji DPR RI

Berita Terkait.

ukww
Nasional

Era AI, Wartawan Dituntut Tetap Kritis dan Pegang Teguh Etika Jurnalistik

Sabtu, 19 September 2026 - 21:11
ulama
Nasional

Judi Online dan Pinjol Dinilai Saling Menjerat, DSP PKS Dorong Gerakan Nasional

Sabtu, 19 September 2026 - 18:08
menag
Nasional

Kunjungi 2 Pesantren di Kediri, Menag Dorong Santri Kuasai Ilmu dan Bahasa Asing

Sabtu, 19 September 2026 - 17:04
hensat
Nasional

Hensa Ingatkan Bahaya Menelan Informasi dari Potongan Video: Jangan Abaikan Konteks

Sabtu, 19 September 2026 - 14:55
Aktivis 98 Minta Publik Kawal Perkara Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah
Nasional

Buka Halal Summit 2026, Menko PMK Soroti Pentingnya Jaminan Produk Halal

Sabtu, 19 September 2026 - 10:05
Aktivis 98 Minta Publik Kawal Perkara Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah
Nasional

Babe Haikal: Halal Jadi “Bahasa” Universal, 48 Negara Merapat di H20

Sabtu, 19 September 2026 - 08:31

OLAHRAGA

sumaya
Olahraga

Mental Juara Bawa Indonesia ke Final Teqball, Sumaya: Kami Datang untuk Mencari Emas

Editor Laurens Dami
Sabtu, 19 September 2026 - 16:06

INDOPOSCO.ID – Sumaya tinggal selangkah lagi dari sejarah. Atlet teqball putri Indonesia itu memastikan tempat di final nomor Women’s Singles...

SelengkapnyaDetails
bultang

Tembus Final, Pentathlon-Teqball Bidik Emas Pertama Indonesia di Asian Games

Sabtu, 19 September 2026 - 15:05
Kombinasi Lokal-Eropa, Ini Skuad Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026

Kombinasi Lokal-Eropa, Ini Skuad Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026

Jumat, 18 September 2026 - 21:16
Eks Jampidsus Febrie Adriansyah: Banyak Perkara Besar Kita Ambil, tapi Akhirnya Digergaji

Sumaya Tembus Semifinal, Indonesia Berpeluang Ukir Sejarah di Teqball Asian Games

Jumat, 18 September 2026 - 18:41
Jay Idzes Absen Perkuat Skuad Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026

Jay Idzes Absen Perkuat Skuad Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026

Jumat, 18 September 2026 - 15:28

BERITA POPULER

  • sudaryono

    Tuding Guru dan Media ‘Goreng’ Isu Keracunan MBG, Kepala BGN Didesak Mundur

    5529 shares
    Share 2212 Tweet 1382
  • Minus Uilliam Barros, Persib Dipastikan Siap Tempur di Kandang FC Seoul

    1666 shares
    Share 666 Tweet 417
  • Persib Kalah 1-2, Igor Tolic Sindir Persija Serasa Juara Liga Champions

    1513 shares
    Share 605 Tweet 378
  • Dilema Revitalisasi Sekolah di Lebak: Terima Bantuan, Kepala Sekolah Malah Tertekan

    1243 shares
    Share 497 Tweet 311
  • Ekonom Sebut Pencopotan Purbaya Hanya Berdampak Sesaat terhadap Rupiah

    1163 shares
    Share 465 Tweet 291
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.