INDOPOSCO.ID – Pemerintah Prancis mendesak Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) menggelar sidang darurat. Sidang darurat diperlukan untuk menghentikan operasi militer Israel di Lebanon selatan yang dianggap kian mengkhawatirkan keselamatan wilayah.
Menurut Menteri Luar Negeri Prancis, Jean-Noel Barrot, operasi militer yang dilakukan Israel tidak bisa diterima dunia internasional.
“Itu (operasi militer) adalah tindakan invasi. Maka kami meminta dilakukan sidang darurat Dewan Keamanan PBB,” kata Barrot, Minggu (31/05/2026).
Menurut Menlu Barrot, tindakan Israel harus segera dihentikan karena merupakan sebuah kesalahan serius dan tidak bisa dibenarkan.
Sebelumnya, kepala otoritas bidang pertahanan Israel menyatakan bahwa pasukan pertahanan Israel (IDF) telah merebut Kastil Beaufort yang strategis di Lebanon Selatan. Kepala otorita Israel Benjamin Netanyahu kemudian memerintahkan pasukan militer setempat untuk memperluas operasi mereka melawan gerakan Lebanon, Hizbullah, sekaligus memperketat pengawasan atas wilayah-wilayah di Lebanon Selatan.
Serangan Israel yang semakin luas ke wilayah Lebanon dibalas dengan serangan roket yang semakin gencar dari Hizbullah terhadap sejumlah kota di Israel. Sirene serangan udara telah berbunyi di Kiryat Shmona, Nahariya, Safed, Karmiel, dan tempat-tempat lain. Komando Front Dalam Negeri telah memperketat aturan terkait kegiatan berkumpul dan lembaga pendidikan di wilayah utara. (bro)











