INDOPOSCO.ID — Tim Penjinak Bom (Jibom) Detasemen Gegana Satbrimob Polda Papua dikerahkan pasca-ledakan diduga berasal dari sisa peninggalan Perang Dunia II di Kompleks Perikanan, Jalan Walter Mongonsidi, Kelurahan Fandoi, Distrik Biak Kota, Biak Numfor, Minggu (31/5/2026).
Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol. Cahyo Sukarnito mengatakan, kehadiran tim Jibom bertujuan untuk melakukan sterilisasi sekaligus penanganan tempat kejadian perkara guna memastikan tidak terdapat benda berbahaya yang berpotensi mengancam keselamatan petugas maupun masyarakat sekitar.
“Kami tidak ingin mengambil risiko. Tim Jibom akan melakukan penyisiran dan sterilisasi secara menyeluruh karena masih dimungkinkan terdapat benda-benda berbahaya lainnya di sekitar lokasi ledakan,” kata Cahyo Sukarnito dalam keterangannya, Jakarta, Senin (1/6/2026).
Fokus utama penanganan yang dilakukan Polda Papua melalui Polres Biak Numfor saat ini adalah mengamankan lokasi kejadian, membantu penanganan para korban, serta melakukan pencarian terhadap korban yang masih belum ditemukan.
Seluruh kegiatan tersebut dilaksanakan melalui koordinasi bersama Pemerintah Daerah, Basarnas, TNI-Polri, tenaga kesehatan, dan komunitas nelayan setempat.
Sebanyak lima korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia. Saat ini, seluruh jenazah korban telah dievakuasi dan berada di RSUD Biak untuk proses identifikasi serta penanganan lebih lanjut.
Berdasarkan hasil koordinasi dengan keluarga korban dan pemerintah setempat, rencananya seluruh korban yang meninggal dunia akan dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Surido, Distrik Biak Kota, Kabupaten Biak Numfor.
Selain korban meninggal dan yang masih dalam pencarian, sebanyak 19 orang dilaporkan mengalami luka ringan dan telah mendapatkan penanganan medis. Ledakan tersebut juga mengakibatkan kerusakan pada sejumlah bangunan di sekitar lokasi. (dan)












