• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Bukan Sekadar Seremoni, Legislator DPR Ajak Bangsa Evaluasi Arah Pembangunan dan Perkuat Persatuan Nasional di Hari Lahir Pancasila

Dilianto Editor Dilianto
Senin, 1 Juni 2026 - 13:45
in Nasional
Aher

Anggta Komisi II DPR RI dari Fraksi partai Keadilan Sejahtera (PKS) Ahmad Heryawan

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Momentum Hari Lahir Pancasila yang diperingati setiap 1 Juni harus menjadi sarana refleksi nasional untuk mengevaluasi arah perjalanan bangsa di tengah berbagai tantangan yang semakin kompleks. Anggota Komisi II DPR RI dari Fraksi PKS, Ahmad Heryawan, mengingatkan bahwa Pancasila tidak boleh berhenti sebagai simbol atau seremoni tahunan, tetapi harus diwujudkan dalam kebijakan dan praktik kehidupan berbangsa dan bernegara.

Menurut pria yang akrab disapa Aher itu, nilai-nilai Pancasila harus menjadi ruh dalam setiap kebijakan publik, tata kelola pemerintahan, kehidupan sosial, pembangunan ekonomi, hingga budaya politik nasional.

BacaJuga:

Wamendiktisaintek Dorong Kampus Cetak Wirausaha Muda, Bukan Sekadar Pencari Kerja

DPD RI Desak Prabowo Bentuk Satgas Antipungli di Kantor Imigrasi

Menteri Rini Tancap Gas, Birokrasi Dibikin Makin Lincah dan Serba Digital

“Peringatan Hari Lahir Pancasila hendaknya menjadi momentum untuk bertanya secara jujur kepada diri kita sendiri: sejauh mana nilai-nilai Pancasila telah menjadi ruh dalam kehidupan berbangsa dan bernegara? Apakah kebijakan pembangunan sudah menghadirkan keadilan sosial? Apakah persatuan nasional semakin kokoh? Apakah demokrasi berjalan sesuai hikmat kebijaksanaan yang dicita-citakan para pendiri bangsa?” ujar Aher.

Mantan Gubernur Jawa Barat dua periode tersebut menilai Indonesia saat ini tengah menghadapi beragam tantangan, mulai dari ketimpangan ekonomi, polarisasi sosial-politik, degradasi moral, praktik korupsi, hingga disrupsi teknologi yang mengubah tatanan kehidupan masyarakat secara cepat.

Karena itu, ia menegaskan pentingnya menjadikan Pancasila sebagai kompas kebangsaan yang mampu menjaga arah pembangunan nasional agar tetap berpihak kepada kepentingan rakyat dan cita-cita kemerdekaan.

“Bangsa yang besar adalah bangsa yang mampu melakukan evaluasi terhadap dirinya sendiri. Introspeksi bukan tanda kelemahan, melainkan tanda kedewasaan sebuah bangsa. Pancasila mengajarkan kita untuk terus memperbaiki diri, memperkuat persatuan, serta menghadirkan keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia,” tegas Ketua Badan Aspirasi Masyarakat (BAM) DPR RI tersebut.

Aher juga menyoroti pentingnya keteladanan para pemimpin dalam mengamalkan nilai-nilai Pancasila. Menurutnya, masyarakat membutuhkan contoh nyata berupa integritas, kejujuran, keberpihakan kepada kepentingan publik, serta komitmen terhadap penegakan hukum yang adil.

“Pancasila akan hidup apabila para pemimpin memberikan teladan. Sebaliknya, Pancasila akan kehilangan makna apabila hanya menjadi retorika tanpa implementasi dalam tindakan dan kebijakan,” ujarnya.

Selain itu, Aher mengajak generasi muda untuk menjadi garda terdepan dalam menjaga nilai-nilai kebangsaan di tengah derasnya arus globalisasi dan perkembangan teknologi informasi.

Menurutnya, generasi muda harus mampu menjadi generasi yang unggul, modern, dan kompetitif tanpa kehilangan akar identitas nasional yang berlandaskan Pancasila.

“Generasi muda Indonesia harus menjadi generasi yang modern, unggul, dan kompetitif, tetapi tetap berakar pada nilai-nilai Pancasila. Kemajuan teknologi harus memperkuat karakter kebangsaan, bukan justru mengikis identitas nasional,” katanya.

Aher berharap Hari Lahir Pancasila 2026 menjadi momentum kebangkitan nasional untuk memperkuat persatuan, memperbaiki kualitas demokrasi, serta menghadirkan pembangunan yang lebih adil dan merata bagi seluruh rakyat Indonesia.

“Pancasila adalah warisan luhur sekaligus amanah besar bagi bangsa ini. Mari kita jadikan Hari Lahir Pancasila sebagai momentum evaluasi, introspeksi, dan penguatan komitmen bersama untuk mewujudkan Indonesia yang maju, adil, bermartabat, dan sejahtera,” pungkasnya.(dil)

Tags: Ahmad HeryawanBAMDPR RIHari Lahir Pancasila

Berita Terkait.

Fauzan
Nasional

Wamendiktisaintek Dorong Kampus Cetak Wirausaha Muda, Bukan Sekadar Pencari Kerja

Kamis, 11 Juni 2026 - 03:02
Filep
Nasional

DPD RI Desak Prabowo Bentuk Satgas Antipungli di Kantor Imigrasi

Kamis, 11 Juni 2026 - 01:40
Rini
Nasional

Menteri Rini Tancap Gas, Birokrasi Dibikin Makin Lincah dan Serba Digital

Rabu, 10 Juni 2026 - 23:08
Short-Course
Nasional

Penghulu Diperkuat, KUA Didorong Jadi Simpul Pembangunan Masyarakat

Rabu, 10 Juni 2026 - 20:25
Aher
Nasional

Soroti Ketidakpastian Aturan Fasum-Fasos, BAM DPR Siap Kawal Nasib Sekolah Swasta

Rabu, 10 Juni 2026 - 20:15
Hanura Bantah Kelola Yayasan MBG, Sebut Tuduhan Afiliasi Dapur SPPG sebagai Hoaks
Nasional

Pimpinan DPD Dorong Pembenahan Menyeluruh MBG, Ingatkan Jangan Timbulkan Masalah Baru

Rabu, 10 Juni 2026 - 20:05

BERITA POPULER

  • AFF U-19: Indonesia Cukur Timor Leste, Persaingan Puncak Klasemen Makin Panas

    AFF U-19: Indonesia Cukur Timor Leste, Persaingan Puncak Klasemen Makin Panas

    1175 shares
    Share 470 Tweet 294
  • Beraksi Puluhan Kali, Pelaku Curanmor di Tambora Diringkus Polisi

    1173 shares
    Share 469 Tweet 293
  • Piala AFF U-19: Pastikan Rotasi Kontra Timor Leste, Nova Minta Garuda Muda Nikmati Laga

    2227 shares
    Share 891 Tweet 557
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    1435 shares
    Share 574 Tweet 359
  • Diduga Rombongan Caketum HIPMI, 10 Penumpang dari Bangkok Positif Narkoba

    843 shares
    Share 337 Tweet 211
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.