• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Kebutuhan Material Fluoresensi Terus Meningkat, BRIN Kembangkan GKDL Berbasis Biomassa

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Minggu, 26 Juli 2026 - 20:02
in Nasional
brin

Ilustrasi tim periset melakukan penelitian di laboratorium. Foto: Dok INDOPOSCO

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kebutuhan material fluoresensi terus meningkat seiring pesatnya perkembangan riset di bidang bioteknologi dan biomedis. Melihat tingginya permintaan tersebut, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengembangkan Graphene Quantum Dots berbasis lignin (GKDL), material nano karbon berbasis biomassa. Material ini berpotensi dimanfaatkan sebagai reagen pewarna fluoresensi untuk bioimaging, pelacakan sel (cell tracking), hingga pengembangan material fungsional di bidang kesehatan.

Peneliti Ahli Muda Pusat Riset Biomassa dan Bioproduk, BRIN Harits Atika Ariyanta mengatakan, sebagian besar material fluoresensi yang digunakan di Indonesia masih bergantung pada produk impor dengan harga relatif tinggi.

BacaJuga:

Mendagri Tegaskan ASN Harus Mampu Beradaptasi dan Layani Masyarakat yang Beragam

IPDN Wisuda 1.404 Mahasiswa, Mendagri: Telah Lahir Ilmuwan di Bidang Pemerintahan

Gerak Hijau 2026 Dorong Aksi Nyata Pelestarian Lingkungan, Wamen LH Soroti Pentingnya Kolaborasi

Karena itu, menurutnya, BRIN mengembangkan alternatif berbasis biomassa lokal yang lebih mudah diakses sekaligus memberi nilai tambah pada lignin, produk samping pengolahan biomassa. “Material ini kami desain sebagai solusi pewarna fluoresensi berbasis biomassa yang dapat dimanfaatkan untuk bioimaging, pelacakan sel, dan pengembangan material fungsional lainnya,” kata Harits dalam keterangan, Minggu (26/7/2026).

Menurut Harits, material fluoresensi merupakan senyawa yang mampu memancarkan cahaya setelah menyerap energi dari sumber cahaya eksitasi. Sifat tersebut membuatnya banyak digunakan untuk visualisasi sel, penelitian biologi molekuler, diagnosis medis, pemantauan lingkungan, hingga rekayasa jaringan (tissue engineering).

“Melalui pemanfaatan biomassa lokal, kami berharap dapat menyediakan material fluoresensi yang lebih terjangkau sekaligus mendukung peningkatan nilai tambah sumber daya hayati Indonesia,” ujarnya.

Dalam penelitian tersebut, dikatakan dia, lignin diolah melalui proses pengasaman dan hidrotermal hingga menghasilkan material nano karbon yang memiliki sifat fotoluminesensi. Hasil karakterisasi menunjukkan GKDL 1.0 memiliki ukuran partikel sekitar 2–5 nanometer dengan panjang gelombang eksitasi optimal sekitar 400 nanometer dan panjang gelombang emisi sekitar 520 nanometer.

Pada tahap pengujian, masih ujar dia, GKDL digunakan untuk melabeli sel testikular dalam transplantasi sel ikan. Material tersebut mampu mempertahankan sinyal fluoresensinya hingga 30 hari setelah transplantasi, sehingga dinilai memiliki prospek untuk mendukung penelitian transplantasi sel di bidang perikanan.

“GKDL juga mulai dievaluasi sebagai komponen fluoresensi pada komposit hidroksiapatit untuk aplikasi rekayasa jaringan tulang,” terangnya.

Ia menambahkan, tim peneliti BRIN turut mengeksplorasi potensinya sebagai sistem penghantaran obat (drug delivery) yang memungkinkan distribusi obat dipantau melalui sinyal fluoresensi.
Menurut dia, timnya kini tengah mengembangkan GKDL 2.0 dengan peningkatan performa melalui modifikasi struktur, peningkatan skala produksi, standardisasi sumber lignin, serta evaluasi kemampuan material dalam melabeli berbagai jenis sel.

“Kami membuka peluang kerja sama dengan akademisi, peneliti, maupun industri untuk bersama-sama mengembangkan GKDL. Sehingga, pemanfaatannya dapat semakin luas pada bidang kesehatan, bioteknologi, dan material maju,” ujar Harits. (nas)

Tags: BRINpenelitipenelitian

Berita Terkait.

to
Nasional

Mendagri Tegaskan ASN Harus Mampu Beradaptasi dan Layani Masyarakat yang Beragam

Minggu, 26 Juli 2026 - 20:32
tito
Nasional

IPDN Wisuda 1.404 Mahasiswa, Mendagri: Telah Lahir Ilmuwan di Bidang Pemerintahan

Minggu, 26 Juli 2026 - 20:12
Mendagri Hadiri Pembukaan Piala Presiden, Harap Jadi Hiburan dan Tingkatkan Ekonomi Rakyat
Nasional

Gerak Hijau 2026 Dorong Aksi Nyata Pelestarian Lingkungan, Wamen LH Soroti Pentingnya Kolaborasi

Minggu, 26 Juli 2026 - 19:09
un
Nasional

Prof Djohermansyah: Indonesia Tidak Kekurangan Kampus, Hanya Kekurangan Sistem Melahirkan Pemimpin

Minggu, 26 Juli 2026 - 18:18
ANTAM Perkuat Komitmen ESG lewat Penanaman 5 Ribu Mangrove pada Gerak Hijau 2026
Nasional

ANTAM Perkuat Komitmen ESG lewat Penanaman 5 Ribu Mangrove pada Gerak Hijau 2026

Minggu, 26 Juli 2026 - 16:05
Mendagri Hadiri Pembukaan Piala Presiden, Harap Jadi Hiburan dan Tingkatkan Ekonomi Rakyat
Nasional

Mendagri Hadiri Pembukaan Piala Presiden, Harap Jadi Hiburan dan Tingkatkan Ekonomi Rakyat

Minggu, 26 Juli 2026 - 13:47

BERITA POPULER

  • epi

    Desa Berdaya Energi Berbuah Hasil, Populasi Kambing Perah dan Pendapatan Peternak Meningkat

    3199 shares
    Share 1280 Tweet 800
  • Tokoh Banten Mulyadi Jayabaya Sesalkan Ada Oknum Pejabat Dikaitkan Aksi Penculikan Aktivis

    1422 shares
    Share 569 Tweet 356
  • Industri Sawit Nasional Miliki Fondasi Kuat dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja

    1150 shares
    Share 460 Tweet 288
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    2916 shares
    Share 1166 Tweet 729
  • Awal Pekan Ini Cuaca di Jakarta Didominasi Berawan, Waspadai Potensi Hujan di Jaksel dan Jaktim

    769 shares
    Share 308 Tweet 192
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.