• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

P2G Pertanyakan Instruksi Prabowo Wajibkan Bahasa Prancis di Sekolah

Dilianto Editor Dilianto
Jumat, 29 Mei 2026 - 18:55
in Nasional
Presiden Prabowo Subianto melaksanakan pernyataan pers bersama Presiden Prancis Emmanuel Macron dalam rangkaian kunjungan kenegaraan di Istana Élysée 28 Mei 2026. Foto: BPMI Setpres/Laily Rachev

Presiden Prabowo Subianto melaksanakan pernyataan pers bersama Presiden Prancis Emmanuel Macron dalam rangkaian kunjungan kenegaraan di Istana Élysée 28 Mei 2026. Foto: BPMI Setpres/Laily Rachev

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Perhimpunan Pendidikan dan Guru (P2G) mengaku terkejut sekaligus heran atas instruksi Presiden Prabowo Subianto yang mewajibkan sekolah untuk mengajarkan bahasa Prancis.

“Tak ada angin atau hujan, tiba-tiba Pak Presiden memerintahkan sekolah di semua tingkatan mengajarkan bahasa Prancis kepada murid,” kata Koordinator Nasional P2G Satriwan Salim dalam keterangannya, Jakarta, Jumat (29/5/2026).

BacaJuga:

Menyelamatkan Generasi Emas 2045

Dukung Sanksi “Blacklist” Politik Uang, Komisi II: Pelaku Harus Dilarang Ikut Pemilu Berikutnya

Persoalan di Mina Kembali Berulang, Timwas Haji DPR Minta Solusi

Menurutnya, instruksi Presiden itu dinilai tidak jelas, tidak terencana, terkesan terburu-buru, tanpa perencanaan matang, belum menjadi kebutuhan prioritas, dan dirasa lebih kepada basa-basi diplomatik belaka.

“Instruksi presiden Prabowo setahun lalu agar sekolah mengajarkan bahasa Portugis kepada murid saja belum terwujud hingga hari ini, kini ditambah lagi bahasa Prancis,” ujar Satriwan.

Lagipula memasukkan kurikulum bahasa Prancis dan Portugis di sekolah tidak menjadi prioritas dalan RPJMN berdasarkan Perpres Nomor 12 Tahun 2025 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) Tahun 2025-2029.

“Pemerintah tidak bisa membuat kebijakan pendidikan yang melenceng dari RPJMN yang sudah ditetapkan,” kritik Satriwan.

Setelah bahasa Portugis dan Prancis, nanti jika Prabowo melakukan pertemuan bilateral lagi dengan Jepang, bisa saja memasukkan bahasa Jepang ke kurikulum.

Belum lagi, jika bertemu Tiongkok lalu akan menjadikan bahasa Mandarin pelajaran wajib, begitu juga pulang dari Belanda, lantas Presiden akan wajibkan pelajaran Bahasa Belanda. “Tentu mengelola pendidikan tidak bisa sebercanda ini,” ucap Satriwan.

Presiden Prabowo Subianto telah menginstruksikan agar seluruh tingkatan sekolah di Indonesia mengajarkan bahasa Prancis. Instruksi itu disampaikan saat kunjungan kerjanya di Istana Élysée, Paris, pada 28 Mei 2026, guna merespons perkembangan dunia ke depan dan mempererat kemitraan strategis dengan Prancis. (dan)

Tags: P2GPelajaran Bahasan PrancisPresiden Prabowo

Berita Terkait.

Menyelamatkan Generasi Emas 2045
Nasional

Menyelamatkan Generasi Emas 2045

Jumat, 29 Mei 2026 - 19:45
Dukung Sanksi “Blacklist” Politik Uang, Komisi II: Pelaku Harus Dilarang Ikut Pemilu Berikutnya
Nasional

Dukung Sanksi “Blacklist” Politik Uang, Komisi II: Pelaku Harus Dilarang Ikut Pemilu Berikutnya

Jumat, 29 Mei 2026 - 19:31
timwas
Nasional

Persoalan di Mina Kembali Berulang, Timwas Haji DPR Minta Solusi

Jumat, 29 Mei 2026 - 15:25
uu
Nasional

DPR Desak Revisi UU Hak Cipta Dipercepat

Jumat, 29 Mei 2026 - 14:04
haji
Nasional

Timwas Soroti Drama Armuzna: dari Bus Terlambat hingga Tenda Jemaah Bak “Ikan Pindang”

Jumat, 29 Mei 2026 - 08:57
bnpb
Nasional

Peralihan Musim, Cuaca Ekstrem Landa Sejumlah Wilayah: 1.000 Lebih Warga Terdampak

Jumat, 29 Mei 2026 - 05:05

BERITA POPULER

  • Pemain-Persib

    Ungkapan Kebahagiaan Trio Naturalisasi Usai Bawa Persib Juara Super League

    5691 shares
    Share 2276 Tweet 1423
  • Film “Pesta Babi” dan “Teman Tegar Maira”, DPD RI: Itu Suara Kesadaran tentang Papua

    3327 shares
    Share 1331 Tweet 832
  • Daftar Lengkap Timnas Indonesia: Diwarnai Debutan dan Kembalinya Pemain Lama

    3030 shares
    Share 1212 Tweet 758
  • Segel Trofi Pertama di Persib, Eliano Reijnders Sebut Atmosfer Bandung Lewati Eropa

    2533 shares
    Share 1013 Tweet 633
  • Menteri Trenggono: Hasil Panen BUBK Kebumen Menuju Kebangkitan Udang Indonesia Berkualitas Ekspor

    2319 shares
    Share 928 Tweet 580
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.