INDOPOSCO.ID – Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno mengimbau, masyarakat menjaga kebersihan lingkungan dan memastikan proses penyembelihan hewan kurban pada Iduladha 2026 berjalan sesuai syariat serta standar kesehatan hewan.
Pemprov DKI Jakarta akan melakukan pengawasan di lokasi pemotongan untuk mencegah pembuangan limbah sembarangan, termasuk ke saluran air dan sungai.
“Biasanya setelah penyembelihan dibuat lubang untuk menampung darah. Untuk limbah organ hewan umumnya dikubur di tempat pembuangan limbah. Pengawasan pasti ada,” kata Rano Karno di Jakarta dikutip Rabu (27/5/2026).
Sementara jumlah hewan kurban di Jakarta tahun ini, mencapai hampir 60 ribu ekor lebih yang diawasi tim pemeriksa kesehatan hewan dan juru sembelih halal terlatih
“Tadi saya mendapat informasi ada sekitar 68 ribu hewan kurban yang akan disembelih dalam waktu tiga hari. Ini luar biasa, sehingga pengawasannya harus jauh lebih ketat,” ujar Rano Karno.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta, Hasudungan Sidabalok mengungkapkan, bahwa Jakarta saat ini memiliki 484 juru sembelih halal. Pada 2026, Dinas KPKP menambah pelatihan bagi 80 orang.
Adapun total 744 petugas yang diterjunkan terdiri atas 424 personel Dinas KPKP, 62 dokter hewan dari Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia Cabang Jakarta, 208 personel Fakultas Kedokteran Hewan dan Biomedis IPB University, serta 50 anggota Pramuka.
“Para petugas akan disebar ke enam wilayah hingga Kepulauan Seribu. Tahun ini kami menargetkan pemeriksaan di 892 lokasi pemotongan hewan kurban di seluruh Jakarta,” jelas Hasudungan. (dan)










