INDOPOSCO.ID – Tagar Jakarta Darurat Begal belakangan membanjiri media sosial setelah rentetan aksi pembegalan terjadi di sejumlah wilayah ibu kota, terutama di kawasan Jakarta Barat. Situasi ini memicu keresahan warga, khususnya pekerja yang harus beraktivitas hingga larut malam.
Sorotan publik semakin tajam setelah beredar video aksi begal yang disebut dilakukan secara terang-terangan. Dalam rekaman yang viral, pelaku terlihat membawa senjata tajam bahkan diduga senjata api untuk menekan korban di jalanan.
Menanggapi kondisi tersebut, Anggota Komisi III DPR RI, Gilang Dhielafararez, meminta aparat tidak hanya fokus pada penindakan pelaku, tetapi juga memperkuat sistem keamanan di ruang publik.
“Patroli rutin yang masif khususnya di titik-titik rawan, hingga memberantas jaringan kelompok begal,” tegas Gilang dalam keterangannya, dikutip pada Rabu (27/5/2025).
Menurutnya, persoalan begal tidak akan selesai jika pasar penadah barang curian masih terus beroperasi. Ia menilai rantai kejahatan jalanan akan tetap hidup selama ada pihak yang menampung hasil curian para pelaku.
Gilang juga menyinggung lemahnya deteksi dini terhadap kelompok kriminal yang belakangan semakin berani beraksi. Ia menilai banyaknya kasus berulang dalam waktu singkat menjadi tanda adanya celah serius dalam pengawasan keamanan.
“Dan kasus begal yang beraksi hingga ratusan kali dalam beberapa bulan juga menjadi bukti adanya celah serius dalam deteksi dini dan pemetaan pelaku. Faktor ini harusnya mendapat intervensi penanganan,” tegasnya.
Tak hanya menyoroti sisi keamanan, Gilang menilai meningkatnya kriminalitas jalanan juga berkaitan erat dengan tekanan sosial dan ekonomi masyarakat perkotaan. Karena itu, ia mengingatkan agar pemerintah tidak hanya mengedepankan pendekatan penangkapan semata.
“Kalau penanganannya hanya berfokus pada penangkapan pelaku tanpa memperbaiki akar masalah ekonomi dan ketimpangan sosial, maka siklus kejahatan berpotensi terus berulang,” terang Gilang.
Di tengah situasi yang membuat warga waswas, masyarakat juga diminta meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di jalan, terutama pada malam hari. Gilang mengimbau warga menghindari ruas jalan yang sepi dan minim penerangan, serta memahami pola dan modus kejahatan yang kerap digunakan pelaku.
Ia juga menyarankan masyarakat menyiapkan alat perlindungan diri seperti pepper spray, terutama bagi pengendara yang sering melintas di wilayah rawan kriminalitas. Jakarta Barat sendiri belakangan ramai dijuluki “Gotham City” oleh netizen karena maraknya aksi kejahatan jalanan.
“Saat berada dalam situasi terdesak dan nyawa terancam, tetap utamakan keselamatan diri,” tutup Politisi Fraksi PDI-Perjuangan itu. (her)










