INDOPOSCO.ID – Menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah sejumlah wilayah di Indonesia dilaporkan masih dilanda banjir pada Selasa (26/5/2026). Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat salah satu wilayah terdampak cukup parah adalah Kabupaten Lebak, Banten.
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari mengatakan, sebanyak 13 desa dari sejumlah kecamatan di Lebak, Banten terendam banjir sejak Minggu (24/5/2026). Peristiwa itu terjadi dipicu oleh hujan deras dengan durasi yang cukup lama.
Adapun wilayah terdampak meliputi Desa Gunung Wangun, Desa Neglasari, Desa Hegarmanah, Desa Cikadu, Desa Kujangjaya, Desa Cisungsang, dan Desa Ciherang di Kecamatan Cibeber, Desa Gunung Sari di Kecamatan Banjarsari, Desa Leuwidamar di Kecamatan Leuwidamar, Desa Cikatomas dan Desa Girimukti di Kecamatan Cilograng, serta Desa Cidikit dan Desa Bayah Barat di Kecamatan Bayah.
“Sedikitnya 33 unit rumah dilaporkan terdampak. Tujuh rumah di antaranya mengalami kerusakan dengan tiga rumah rusak berat, dua rumah rusak ringan, dan dua rumah lainnya rusak sedang,” kata Abdul Muhari dalam keterangannya, Jakarta, Selasa (26/5/2026).
Tinggi muka air berkisar antara 30 hingga 50 sentimeter. Hingga saat ini, banjir dilaporkan mulai berangsur surut namun, di beberapa titik masih terdampak genangan.
“Warga mulai membersihkan rumahnya pasca kejadian banjir. Kondisi cuaca di lapangan dilaporkan berawan,” ujar Abdul Muhari.
Pada hari yang sama, banjir dan longsor juga melanda beberapa wilayah di Kabupaten Sukabumi, Provinsi Jawa Barat. Wilayah yang terdampak meliputi 14 desa yang berada di delapan kecamatan yakni Desa Ciwaru di Kecamatan Ciemas, Desa Mekarsari di Kecamatan Cicurug, Desa Palabuhanratu di Kecamatan Palabuhanratu,
Selain itu, Desa Sangrawayang di Kecamatan Simpenan, Desa Pondokkaso di Kecamatan Cibitung, Desa Ciracap di Kecamatan Ciracap, Desa Surade, Desa Jaga Mukti, Desa Pasiripis, Desa Gunung Sungging, Desa Sukatani, Desa Cipeundeuy, dan Desa Citanglar di Kecamatan Surade.
“Sebanyak 60 unit rumah dilaporkan terdampak dan tersebar di beberapa wilayah yang meliputi; Desa Mekarsari sebanyak tiga unit, Desa Palabuhanratu 50 unit, Desa Pondok Kaso tiga unit, Desa Gunung Sungging tiga unit, dan Desa Sukatani satu unit,” tutur Abdul Muhari.
Sementara itu di luar Pulau Jawa, banjir melanda Kabupaten Parigi Moutong, Provinsi Sulawesi Tengah pada Senin (25/5/2026) pukul 16.00 waktu setempat. Peristiwa itu dipicu hujan deras yang menyebabkan debit air sungai naik sehingga menggerus tanggul sungai.
Luapan air membanjiri area persawahan, empang, hingga permukiman warga yang berada di tiga Desa yakni Desa Sibalago di Kecamatan Toribulu, Desa Tolai di Kecamatan Torue, dan Desa Balinggi Jati di Kecamatan Balinggi.
“Sebanyak 30 unit rumah dilaporkan terdampak. Selain rumah, banjir juga berdampak pada jalan penghubung antar desa, area persawahan, dan empang milik warga,” ungkap Aam disapanya. (dan)










