INDOPOSCO.ID – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan kejadian bencana hidrometeorologi basah masih mendominasi di sejumlah wilayah Indonesia dalam periode Sabtu (23/5/2026) hingga Minggu (24/5/2026). Dua daerah di Provinsi Jawa Tengah, yakni Kabupaten Pati dan Kabupaten Blora, dilanda banjir akibat hujan berintensitas tinggi.
“Banjir di Kabupaten Pati disebabkan meluapnya Sungai Godo sehingga menyebabkan tanggul jebol dan merendam permukiman warga di Desa Tanjunganom, Kecamatan Gabus,” kata Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari dalam keterangan, Minggu (24/5/2026).
Akibat banjir di Kabupaten Pati tersebut, menurutnya, sebanyak 50 kepala keluarga (KK) terdampak dan 50 rumah warga terendam banjir. Kondisi itu sempat mengganggu aktivitas dan mobilitas masyarakat setempat.
Sementara itu, banjir di Kabupaten Blora, masih ujar Muhari, disebabkan hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut dalam durasi cukup lama. Bencana ini berdampak pada 35 KK dan merendam 35 rumah warga di Desa Mulyorejo, Kecamatan Cepu.
“BPBD Kabupaten Blora bersama unsur terkait telah melakukan asesmen dan pemantauan di wilayah terdampak,” ungkapnya.
BNPB menyebut, berdasarkan prakiraan cuaca BMKG, sejumlah wilayah Indonesia masih berpotensi mengalami hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang. Sementara di beberapa daerah mulai memasuki musim kemarau yang berpotensi memicu kekeringan dan peningkatan risiko kebakaran hutan dan lahan.
“Kami mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat untuk meningkatkan kesiapsiagaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi basah maupun kering, seperti banjir, tanah longsor, cuaca ekstrem, kekeringan, serta kebakaran hutan dan lahan,” ujarnya. (nas)










