• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

TNI Evakuasi Pasutri Korban OPM, Pengejaran Pelaku dan Pencarian Korban Lain Terus Berlanjut

Dilianto Editor Dilianto
Jumat, 24 Juli 2026 - 19:09
in Nusantara
tni

Prajurit TNI Habema mengevakuasi dua jenazah warga sipil korban penembakan OPM di Distrik Seradala, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan. Foto: Istimewa

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Prajurit TNI dari Satuan Tugas Habema berhasil mengevakuasi dua jenazah warga sipil yang menjadi korban penembakan kelompok separatis Organisasi Papua Merdeka (OPM) di Distrik Seradala, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan.

Proses evakuasi dilakukan pada Kamis (23/7/2026), setelah tim harus menembus medan pegunungan dan hutan yang sangat berat sejauh sekitar 65 kilometer dari pusat Kabupaten Yahukimo. Lokasi tersebut dikenal memiliki akses yang sulit dan rawan gangguan keamanan.

BacaJuga:

Bea Cukai Berikan Persetujuan NPPBKC kepada PR Budi Sejahtera

39 Penindakan dalam Tujuh Bulan, Kinerja Pengawasan Bea Cukai Bontang Lampaui Capaian 2025

Satgas MBG Kadin Indonesia Puji SPPG Jayabaya: Standar Kebersihan dan Gizi Terbaik

Kedua korban diketahui merupakan pasangan suami istri warga asli Papua, yakni Yentinus Kogoya alias Kumis Kogoya dan Tom Hwendakwe. Keduanya diduga menjadi korban aksi penembakan yang dilakukan kelompok bersenjata OPM pada Senin (20/7/2026).

Dalam proses pencarian, prajurit TNI menelusuri jejak darah yang mengarah ke lokasi ditemukannya korban. Meski menghadapi ancaman tembakan dari kelompok bersenjata, tim evakuasi tetap berhasil membawa kedua jenazah keluar dari lokasi kejadian.

Jenazah kemudian tiba di RSUD Dekai sekitar pukul 14.30 WIT untuk menjalani proses visum sebelum diserahkan kepada pihak berwenang. Bupati Yahukimo, Didimus Yahuli, turut memantau langsung proses evakuasi tersebut.

Panglima Komando Operasi (Pangkoops) TNI Habema, Mayjen TNI Yudha Airlangga, mengecam keras tindakan kelompok separatis yang dinilai sangat tidak berperikemanusiaan. Ia juga membantah tudingan OPM yang menyebut para korban merupakan bagian dari jaringan intelijen aparat.

“Jenazah ditemukan, mohon maaf, dalam kondisi telanjang dan sangat tidak layak, sangat tidak manusiawi. Oleh karena itu kami dari Ops TNI Habema bersama Bupati Yahukimo mengecam keras dan mengutuk tindakan yang sangat tidak manusiawi ini. Kami berharap tidak terjadi lagi korban di kalangan masyarakat,” tegas Yudha dalam keterangannya, Jumat (24/7/2026).

Ia menambahkan, setelah berhasil dievakuasi, kedua jenazah langsung dibawa ke RSUD Dekai untuk dilakukan visum sebelum diserahkan kepada pihak yang berwenang.

“Jenazah dapat dievakuasi sekitar pukul 14.30 di RSUD, kemudian dilaksanakan visum dan selanjutnya diserahkan kepada pihak yang berwenang,” tambahnya.

Hingga kini, aparat TNI masih terus melakukan pencarian terhadap satu korban lainnya yang diduga belum ditemukan.

Sebelumnya, sebuah video yang memperlihatkan aksi penembakan terhadap seorang perempuan asli Papua di tepi jalan sempat beredar luas di media sosial. Dalam video tersebut, korban ditembak dari jarak dekat di wilayah Kabupaten Yahukimo.

Juru Bicara Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM), Sebi Sambom, mengklaim kelompoknya bertanggung jawab atas aksi penembakan tersebut. Dalam pernyataannya, TPNPB-OPM menuduh korban bersama dua warga lainnya merupakan agen intelijen aparat. Namun, tuduhan tersebut dibantah keras oleh TNI yang menegaskan para korban merupakan warga sipil.

Peristiwa ini kembali menambah daftar panjang kekerasan terhadap masyarakat sipil di Papua, sekaligus menjadi perhatian serius aparat keamanan yang terus berupaya menjaga situasi tetap kondusif serta memburu pelaku penyerangan. (her)

Tags: OPMPapua PegununganTNIYahukimo

Berita Terkait.

Rokok
Nusantara

Bea Cukai Berikan Persetujuan NPPBKC kepada PR Budi Sejahtera

Jumat, 24 Juli 2026 - 13:25
Penindakan
Nusantara

39 Penindakan dalam Tujuh Bulan, Kinerja Pengawasan Bea Cukai Bontang Lampaui Capaian 2025

Jumat, 24 Juli 2026 - 12:44
Peninjauan
Nusantara

Satgas MBG Kadin Indonesia Puji SPPG Jayabaya: Standar Kebersihan dan Gizi Terbaik

Jumat, 24 Juli 2026 - 12:24
bire
Nusantara

Pergantian Pimpinan BGN Jadi Momentum Percepat Layanan Gizi di Tanah Papua

Kamis, 23 Juli 2026 - 22:31
Penyerahan
Nusantara

Menteri Nusron Serahkan Sertipikat Wakaf dan Bantuan dari MUI untuk Masjid Salman Alfarisi Aceh Tamiang

Kamis, 23 Juli 2026 - 20:09
Bantuan
Nusantara

Puluhan Tahun Tinggal di Rumah Reot, Ukit Akhirnya Dapat Bantuan Bedah Rumah dari Baznas Banten

Kamis, 23 Juli 2026 - 19:08

BERITA POPULER

  • epi

    Desa Berdaya Energi Berbuah Hasil, Populasi Kambing Perah dan Pendapatan Peternak Meningkat

    3196 shares
    Share 1278 Tweet 799
  • Spanyol vs Argentina: De la Fuente Tuntut Wasit Pimpin Final dengan Sangat Ketat

    1414 shares
    Share 566 Tweet 354
  • Tokoh Banten Mulyadi Jayabaya Sesalkan Ada Oknum Pejabat Dikaitkan Aksi Penculikan Aktivis

    1347 shares
    Share 539 Tweet 337
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    2837 shares
    Share 1135 Tweet 709
  • Jelang Final Piala Dunia 2026, Scaloni Keluhkan Singkatnya Waktu Pemulihan Argentina

    823 shares
    Share 329 Tweet 206
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.