INDOPOSCO.ID – Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) meminta Polda Papua mengusut tuntas kasus teror terhadap Kantor Komnas HAM perwakilan Papua di Jayapura, yang terjadi pada Rabu (9/9/2026).
Komisioner Pemantauan dan Penyelidikan Komnas HAM Saurlin P. Siagian mengatakan, upaya penyelidikan tersebut diharapkan mampu menangkap pelaku teror terhadap Kantor Komnas HAM Perwakilan Papua.
“Pertama, kami berharap Polda segera melakukan penyelidikan menyeluruh, sehingga terduga pelaku ditemukan dan diadili supaya tidak terjadi hal yang sama ke kantor Komnas HAM Papua,” kata Saurlin P. Siagian melalui keterangan video di Jakarta, Rabu (9/9/2026).
Selain itu, pihaknya mendesak aparat kepolisian menjaga keamanan para petugas HAM yang bertugas di Jayapura.
“Kedua, kami menginginkan Polda Papua memastikan keselamatan para petugas HAM yang ditempatkan di Jayapura dalam menjalankan tugas untuk memajukan dan mengawasi HAM di Papua,” jelas Saurlin.
Kantor Komnas HAM Perwakilan Papua di Kota Jayapura, Papua, diduga menjadi sasaran teror pelemparan bom molotov oleh orang tidak dikenal pada siang tadi. Aksi pelemparan tersebut terjadi saat aktivitas di sekitar lokasi sedang ramai.
Hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) oleh Satreskrim Polresta Jayapura Kota menemukan pecahan botol yang berisi cairan berbau menyengat. Botol tersebut diduga berisi bahan bakar bensin sekitar satu liter. Beruntung, bom molotov tersebut tidak sampai meletus atau menimbulkan kobaran api, sehingga tidak ada kerusakan materiil maupun korban luka.
Polisi telah mengamankan barang bukti pecahan botol untuk diperiksa oleh Labfor Polda Papua. Selain melakukan olah TKP, 4 orang saksi diperiksa dan mengamankan rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian untuk mengidentifikasi identitas pelaku. (dan)























