• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

PGN dan Pertamina Group Siapkan Ekosistem Blue Ammonia, CCS Jadi Senjata Baru Dekarbonisasi

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Jumat, 22 Mei 2026 - 22:24
in Ekonomi
NK

Pada ajang IPA Convex 2026, Kamis (21/5/2026), PGN resmi menandatangani Joint Study Agreement (JSA) pengembangan teknologi Carbon Capture and Storage (CCS) guna mendukung produksi blue ammonia sebagai bagian dari percepatan transisi energi dan target Net Zero Emission di Indonesia. Foto: Dokumen Pertamina

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Komitmen menuju energi rendah emisi semakin diperkuat oleh PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk atau PGN dalam ajang ajang The 50th Indonesian Petroleum Association Convention & Exhibition (IPA Convex) 2026 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten  Kamis (21/5/2026), Subholding Gas Pertamina itu menandatangani Joint Study Agreement (JSA) terkait pengembangan teknologi Carbon Capture and Storage (CCS) untuk mendukung produksi amonia rendah karbon atau blue ammonia di Indonesia.

Kolaborasi tersebut melibatkan PT Pertamina (Persero), PT Pertamina Hulu Energi (PHE), dan PT Pupuk Indonesia (Persero). Sinergi lintas sektor ini digadang-gadang menjadi salah satu langkah strategis mempercepat transisi energi nasional sekaligus mendukung target Net Zero Emission (NZE).

BacaJuga:

Wamendag Tegaskan Komunikasi Strategis Jadi Modal Utama Indonesia Menang di Perdagangan Global

PT Pegadaian (Persero) menjadi Bagian Pendirian IBMA, Siap Integrasikan Ekosistem Emas di Indonesia

Desa Wisata Berbasis Gula Merah Kelapa Jadi Strategi Baru Hai Sawit dan BPDP Perkuat Ekonomi Blitar

Lewat studi bersama ini, para pihak akan mengkaji berbagai aspek penting dalam pengembangan ekosistem CCS, mulai dari sisi teknis, regulasi, ekonomi, hingga model bisnis yang paling efektif. Rantai pasok yang dibangun nantinya mencakup proses penangkapan emisi karbon, transportasi CO₂, hingga penyimpanan aman di formasi bawah tanah.

PGN sendiri mengambil posisi penting dalam proyek tersebut sebagai penyedia transportasi CO₂. Perusahaan akan mengandalkan pengalaman serta kekuatan infrastruktur gas bumi yang selama ini telah dimiliki.

“Dalam kerja sama CCS ini, PGN mengambil peran sebagai penyedia transportasi CO₂. Langkah ini merupakan salah satu pilar penting dalam strategi step out PGN untuk memperluas portofolio bisnis ke ranah energi bersih dan dekarbonisasi,” jelas Direktur Infrastruktur dan Teknologi PGN, Hery Murahmanta.

Untuk mendukung pengembangan CCS, PGN berencana mengoptimalkan jaringan dan aset eksisting, termasuk pemanfaatan right of way (ROW) jalur pipa gas bumi yang sudah tersedia. Strategi ini dinilai mampu mempercepat pembangunan infrastruktur transportasi CO₂ secara lebih efisien.

“Kerja sama ini merupakan wujud nyata PGN dalam mengintegrasikan infrastruktur gas bumi dengan teknologi masa depan guna menekan emisi karbon. Pemanfaatan ROW jalur pipa eksisting akan mempercepat integrasi ekosistem CCS secara efisien, sekaligus menegaskan peran kami sebagai transporter utama CO₂ ke depan,” jelas Hery.

Tahap awal studi akan difokuskan pada wilayah Jawa Barat dan Jawa Timur. Kedua kawasan tersebut dipilih karena memiliki klaster industri besar dengan kebutuhan energi tinggi dan potensi pengembangan CCS yang dinilai menjanjikan. Selain itu, peluang pengembangan di wilayah lain juga akan turut dipetakan berdasarkan kesiapan infrastruktur dan aspek keekonomian.

Kolaborasi antara Pertamina Group dan Pupuk Indonesia ini diharapkan mampu menjadi tonggak baru pengembangan CCS nasional. Kombinasi kekuatan sektor hulu migas, jaringan infrastruktur gas, hingga industri pupuk dan amonia diyakini dapat menciptakan peluang ekonomi baru sekaligus memperkuat ketahanan energi yang lebih berkelanjutan.(her)

Tags: carbon capture and storageenergiIPA Convex 2026Joint Study AgreementPertaminaPGN

Berita Terkait.

wamendag
Ekonomi

Wamendag Tegaskan Komunikasi Strategis Jadi Modal Utama Indonesia Menang di Perdagangan Global

Selasa, 21 Juli 2026 - 18:37
gadai
Ekonomi

PT Pegadaian (Persero) menjadi Bagian Pendirian IBMA, Siap Integrasikan Ekosistem Emas di Indonesia

Selasa, 21 Juli 2026 - 14:14
Desa-Wisata
Ekonomi

Desa Wisata Berbasis Gula Merah Kelapa Jadi Strategi Baru Hai Sawit dan BPDP Perkuat Ekonomi Blitar

Selasa, 21 Juli 2026 - 12:14
cepa
Ekonomi

Optimalkan IC-CEPA, Indonesia dan Cili Bidik Peningkatan Perdagangan dan Investasi

Selasa, 21 Juli 2026 - 02:20
kemendag
Ekonomi

Perkuat Perdagangan dan Pariwisata, Universitas Sahid-Kemendag Dorong Komunikasi Strategis

Senin, 20 Juli 2026 - 23:23
bpdp
Ekonomi

PERISAI 2026 Jadi Panggung Inovasi Sawit, BPDP Dorong Riset Tembus Pasar

Senin, 20 Juli 2026 - 21:11

BERITA POPULER

  • messi

    Piala Dunia: Jelang Semifinal Kontra Inggris, Messi Pamitan dari Markas Argentina di Kansas

    12556 shares
    Share 5022 Tweet 3139
  • Desa Berdaya Energi Berbuah Hasil, Populasi Kambing Perah dan Pendapatan Peternak Meningkat

    3177 shares
    Share 1271 Tweet 794
  • Suzuki Fronx Kuasai 35 Persen Pasar SUV Kompak di Indonesia

    2882 shares
    Share 1153 Tweet 721
  • Spanyol vs Argentina: De la Fuente Tuntut Wasit Pimpin Final dengan Sangat Ketat

    1413 shares
    Share 565 Tweet 353
  • Sah Jadi WNI, Mitchell Baker Bawa Postur Tinggi dan Insting Gol Mumpuni

    1083 shares
    Share 433 Tweet 271
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.