• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

PLN EPI Siapkan Strategi Energi Primer Nasional di Tengah Lonjakan Kebutuhan Listrik

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Jumat, 22 Mei 2026 - 12:12
in Ekonomi
epi

Ilustrasi - Fasilitas CNG Plant Bangkanai. Gas bumi akan memainkan peran penting sebagai energi transisi untuk mendukung fleksibilitas pembangkit di tengah meningkatnya penetrasi EBT. Foto: Dokumen PLN EPI

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Di tengah laju transisi energi dan lonjakan kebutuhan listrik nasional, PT PLN Energi Primer Indonesia (EPI) menyiapkan langkah besar untuk menjaga ketahanan pasokan energi primer nasional. Fokus utama diarahkan pada pembangunan infrastruktur gas yang diproyeksikan menjadi tulang punggung fleksibilitas sistem kelistrikan Indonesia dalam satu dekade ke depan.

Strategi tersebut dipaparkan Kepala Satuan Perencanaan Korporat Manajemen Energi Primer PLN EPI, Anggoro Wisaksono, saat menjadi pembicara dalam HIPMI Power Development Forum 2026 bertema End-to-End Energy Ecosystem to Support National Power System Reliability di Jakarta, Rabu (20/5/2026).

BacaJuga:

HPE dan HR Emas Periode II Oktober 2026 Kembali Turun

Riset Paramadina: Wajib Halal Berisiko Tekan Daya Beli dan Bebani UMKM

Dana LPDB Pacu 6 Unit Usaha KDMP Tamanmartani, Bidik Pasar SPPG dan Pertanian

Dalam forum yang membahas arah kebijakan ketenagalistrikan nasional itu, Anggoro menekankan bahwa perencanaan sektor listrik tidak cukup hanya berbicara pembangkit. Menurutnya, seluruh rantai ekosistem energi harus dirancang secara terintegrasi mulai dari proyeksi permintaan listrik hingga ketersediaan energi primer.

“PLN EPI ada di sektor energi primer. Kami memastikan supply fuel ke pembangkit secara sustain dan reliable,” ujar Anggoro.

PLN EPI mengacu pada RUPTL 2025–2034 yang memperlihatkan perubahan komposisi energi pembangkitan nasional. Pada 2034, listrik berbasis batu bara masih diproyeksikan mendominasi dengan produksi mencapai 273,8 terawatt hour (TWh) atau sekitar 47% dari total bauran energi nasional.

Sementara itu, gas bumi diperkirakan menyumbang 132,3 TWh atau sekitar 23%. Energi baru terbarukan (EBT) diproyeksikan mencapai 164,1 TWh atau sekitar 28 persen, sedangkan biomassa berada di kisaran 8,1 TWh.

Dalam skenario Accelerated Renewable Energy Development (ARED), kontribusi EBT bahkan diprediksi meningkat hingga 190,9 TWh atau sekitar 33 persen pada 2034.

Meski arah transisi energi semakin kuat, Anggoro menilai batu bara dan gas tetap memegang peran penting untuk menjaga stabilitas sistem kelistrikan nasional.

“Batubara dan gas tetap berperan menjaga reliability sistem selama masa transisi, terutama untuk memenuhi stabilitas sistem,” katanya.

PLN EPI juga memperkirakan kebutuhan energi primer sektor ketenagalistrikan akan terus tumbuh sekitar 5% per tahun hingga 2035. Dalam fase tersebut, gas dinilai menjadi energi transisi yang strategis karena mampu menopang fleksibilitas pembangkit di tengah semakin besarnya penetrasi EBT.

Selain memperkuat pasokan batu bara dan gas, PLN EPI mulai memperluas penggunaan biomassa melalui skema co-firing di PLTU. Langkah itu sekaligus membuka peluang baru bagi dunia usaha nasional, termasuk pengusaha muda, untuk masuk ke rantai pasok energi hijau.

“Selain batu bara dan gas, nanti ada biomass. Ini opportunity juga untuk pengusaha muda,” jelas Anggoro.

Untuk menopang kebutuhan tersebut, PLN EPI menyiapkan sejumlah proyek infrastruktur midstream gas di berbagai wilayah Indonesia. Proyek itu mencakup pembangunan fasilitas Floating Storage Regasification Unit (FSRU), LNG carrier, ORU, hingga proyek gasifikasi yang tersebar dari Sumatra sampai Papua.

Beberapa proyek strategis yang masuk dalam pengembangan antara lain FSRU Jawa Barat 1 dan 2, FSRU Jawa Timur, FSRU Bali, serta FSRU Cilegon. Secara total, kapasitas regasifikasi yang disiapkan mencapai 3.850 MMSCFD dengan kapasitas penyimpanan LNG sekitar 1,2 juta meter kubik.

Menurut Anggoro, pembangunan infrastruktur gas menjadi tantangan tersendiri karena karakteristik geografis Indonesia yang terdiri dari ribuan pulau dengan sistem kelistrikan yang tersebar.

“Kita ini Negara Kepulauan, banyak sistem isolated di pulau-pulau kecil maupun besar. Ini merupakan tantangan tersendiri,” tuturnya.

Ia juga menyoroti pengaruh dinamika geopolitik global terhadap rantai pasok energi, termasuk tensi di Selat Hormuz yang menjadi jalur penting perdagangan energi dunia. Kendati demikian, PLN EPI memastikan kondisi pasokan energi primer untuk kelistrikan nasional masih berada dalam kondisi aman.

Untuk sektor gas, perusahaan mengandalkan kombinasi pasokan domestik dan kerja sama internasional. Menurut Anggoro, kolaborasi global menjadi kebutuhan karena sebagian produksi gas nasional masih terikat kontrak ekspor jangka panjang.

“Kita tidak bisa bekerja sendiri. Kolaborasi dengan partner global sangat diperlukan,” tambahnya.

Forum tersebut turut menghadirkan Vice President Business Development Generation I PLN Nusantara Power Dedy Marsetioadi dan Vice President Pengembangan Usaha PLN Nusa Daya Hery Affandi, dengan Ahmad Adisuryo bertindak sebagai moderator. (her)

Tags: Energi Primer Nasionallistrikpln epi

Berita Terkait.

Dukung Kebijakan Prabowo, Jabar Siapkan Distribusi Jutaan Genteng Lokal untuk Rumah Rakyat
Ekonomi

HPE dan HR Emas Periode II Oktober 2026 Kembali Turun

Kamis, 15 Oktober 2026 - 00:13
Dukung Kebijakan Prabowo, Jabar Siapkan Distribusi Jutaan Genteng Lokal untuk Rumah Rakyat
Ekonomi

Riset Paramadina: Wajib Halal Berisiko Tekan Daya Beli dan Bebani UMKM

Rabu, 14 Oktober 2026 - 21:10
Mendagri Minta Pemda Perkuat Peran Diskominfo dalam Komunikasi Strategis dan Efektivitas Kebijakan Publik
Ekonomi

Dana LPDB Pacu 6 Unit Usaha KDMP Tamanmartani, Bidik Pasar SPPG dan Pertanian

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:05
Era AI Ubah Strategi Treasury, Indonesia Berpeluang Perkuat Posisi di Rantai Pasok Global
Ekonomi

Era AI Ubah Strategi Treasury, Indonesia Berpeluang Perkuat Posisi di Rantai Pasok Global

Rabu, 14 Oktober 2026 - 18:48
Menkop Perkuat Koordinasi untuk Pastikan Kesiapan Operasionalisasi KDKMP
Ekonomi

Menkop Perkuat Koordinasi untuk Pastikan Kesiapan Operasionalisasi KDKMP

Rabu, 14 Oktober 2026 - 18:05
Mendagri Minta Pemda Perkuat Peran Diskominfo dalam Komunikasi Strategis dan Efektivitas Kebijakan Publik
Ekonomi

Wamendagri Wiyagus Dorong Pemda Prioritaskan Penanggulangan TBC dalam Perencanaan Pembangunan Daerah

Rabu, 14 Oktober 2026 - 17:52

OLAHRAGA

Anggota DPR Kecam Kekerasan terhadap Tim EPA Persib Bandung di Batang
Olahraga

Mandalika Mendunia, Pertamina Apresiasi Kolaborasi di Balik Sukses MotoGP 2026

Editor Dilianto
Senin, 12 Oktober 2026 - 20:51

INDOPOSCO.ID - Kesuksesan Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok, Nusa Tenggara Barat, bukan hanya...

SelengkapnyaDetails
Anggota DPR Kecam Kekerasan terhadap Tim EPA Persib Bandung di Batang

Anggota DPR Kecam Kekerasan terhadap Tim EPA Persib Bandung di Batang

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:40
Tobat Ekologis, Menag Ajak Umat Bersahabat dengan Alam

5 Emas Asian Games Jadi Alarm Evaluasi, Okto Dorong Pembenahan Sistem Olahraga

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:30
Banjir Bandang Padang, Puan Desak Perlindungan Pengungsi hingga Pemulihan Ekonomi Warga Terdampak

Andra Soni Lepas Atlet Disabilitas Banten ke Ajang Nasional: Kalian Inspirasi Kita Semua

Senin, 12 Oktober 2026 - 17:55
Bus Pemain Muda Persib Diserang, Manajemen Pastikan Tempuh Jalur Hukum

Bus Pemain Muda Persib Diserang, Manajemen Pastikan Tempuh Jalur Hukum

Senin, 12 Oktober 2026 - 17:17

BERITA POPULER

  • Daftar Harga Mobil Elektrifikasi Wuling 2026, dari Aira EV hingga Wuling Darion EV

    Daftar Harga Mobil Elektrifikasi Wuling 2026, dari Aira EV hingga Wuling Darion EV

    944 shares
    Share 378 Tweet 236
  • Darion dan Eksion PHEV Wuling Raih Pengakuan di FCR 2026

    890 shares
    Share 356 Tweet 223
  • Hendra Kurniawan Pimpin Polda Banten, Hengki Lanjut ke Jabar

    1063 shares
    Share 425 Tweet 266
  • Pengusaha Pilihan

    725 shares
    Share 290 Tweet 181
  • 9 Saksi Cabut BAP, Proses Hukum Kasus Kuota Haji Jadi Sorotan

    682 shares
    Share 273 Tweet 171
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.