INDOPOSCO.ID – Sejumlah perjalanan kereta api mengalami keterlambatan keberangkatan maupun kedatangan imbas anjloknya lokomotif kereta api (KA) Jaka Tingkir di emplasemen Stasiun Pasar Senen pada Jumat (22/5/2026).
Setidaknya ada tujuh KA keberangkatan awal Pasar Senen yang perjalanannya terganggu, yakni KA Bengawan (terlambat 25 menit), KA Airlangga (terlambat 143 menit), KA Tegal Bahari (terlambat 95 menit), dan PLB Jaka Tingkir (terlambat 30 menit).
Keempat kereta tersebut baru bisa diberangkatkan secara bertahap antara pukul 09.20 WIB hingga 12.20 WIB. Kelima, KA 146 Blambangan Ekspres relasi Pasarsenen–Surabaya Pasarturi berangkat pukul 12.40 WIB, terlambat 30 menit.
“Keenam, KA 90 Gaya Baru Malam Selatan relasi Pasarsenen–Surabaya Gubeng berangkat pukul 12.57 WIB, terlambat 107 menit. Ketujuh, KA 284 Serayu Pagi relasi Pasarsenen–Kiaracondong-Purwokerto berangkat pukul 13.10 WIB, terlambat 220 menit,” kata Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta Franoto Wibowo dalam keterangannya, Jakarta, Jumat (22/5/2026).
Sementara itu, beberapa perjalanan berikut masih menunggu proses keberangkatan secara bertahap yakni KA 270 Matarmaja relasi Pasarsenen–Malang. PLB 112B Sawunggalih relasi Pasarsenen–Kutoarjo dan PLB 176B Menoreh relasi Pasarsenen–Semarang Tawang.
Berdasarkan data kedatangan kereta api hilir, terdapat empat perjalanan yang mengalami keterlambatan. KA 253 Kertajaya dari Surabaya Pasarturi menuju Pasarsenen tiba pukul 09.51 WIB dengan keterlambatan 48 menit, disusul KA 165 Dharmawangsa dengan relasi sama yang terlambat 59 menit dan tiba pukul 10.19 WIB.
Selain itu, KA 301 Parcel Tengah rute Malang–Kampung Bandan mengalami keterlambatan signifikan selama 207 menit dan baru tiba pukul 13.01 WIB. Terakhir, KA 299 Cikuray dari Garut tujuan Pasarsenen juga terlambat 54 menit dan sampai pada pukul 12.29 WIB.
Saat ini, operasional perjalanan kereta api di emplasemen Stasiun Pasarsenen telah kembali normal setelah sebelumnya terjadi gangguan operasional pada pagi tadi.
Ia menyampaikan bahwa petugas berhasil menyelesaikan penanganan dan normalisasi jalur sehingga perjalanan kereta api secara bertahap kembali berjalan normal.
“KAI Daop 1 Jakarta menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan pelanggan akibat gangguan operasional yang terjadi. Saat ini operasional perjalanan kereta api di Stasiun Pasarsenen telah kembali normal dan seluruh perjalanan tetap diberangkatkan,” imbuh Franoto. (dan)










