• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Wujudkan Ekosistem Layanan Terpadu, Aplikasi SAPA UMKM Resmi Diluncurkan

Nasuha Editor Nasuha
Kamis, 21 Mei 2026 - 20:35
in Ekonomi
maman

Peluncuran aplikasi SAPA UMKM oleh Menteri UMKM Maman Abdurrahman. Foto: Dokumen UMKM

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) bersama Kementerian PPN/Bappenas melakukan soft launching Aplikasi SAPA UMKM di Jakarta, Kamis (21/5/2026) kemarin. Upaya ini dilakukan untuk mendukung Program Kesejahteraan Rakyat (Pro-Kesra) sekaligus mewujudkan ekosistem layanan terpadu UMKM.

Menteri UMKM Maman Abdurrahman mengatakan, data puluhan juta UMKM yang dimiliki pemerintah selama ini masih bersifat statis dan belum sepenuhnya mampu menggambarkan kebutuhan riil pengusaha UMKM di lapangan. Oleh karena itu, pemerintah ingin menghadirkan sistem data yang lebih dinamis, agar setiap kebijakan dan program dapat semakin tepat sasaran.

BacaJuga:

Wujudkan Ekosistem Pendidikan Masa Depan, Epson Indonesia Dorong Implementasi Smart Classroom di Sekolah Yogyakarta

Industri Sawit Makin Inklusif, BPDP Dukung Pedoman Pengarusutamaan Gender Nasional

Menteri Investasi dan Hilirisasi Apresiasi Pelayanan Bea Cukai Morowali untuk Industri Pengolahan Nikel

“Melalui SAPA UMKM, kami ingin mengubah data statis yang selama ini dikumpulkan menjadi data yang dinamis dan terus diperbarui. Dengan begitu, setiap keputusan dan kebijakan pemerintah benar-benar sesuai dengan kebutuhan para pengusaha UMKM,” kata Menteri Maman.

Kehadiran aplikasi ini menjadi langkah strategis pemerintah dalam mewujudkan sistem satu data UMKM yang akurat, mutakhir, dan terintegrasi guna memperkuat efektivitas program pemberdayaan serta mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.

Penguatan tata kelola dan pemutakhiran data UMKM dinilai menjadi fondasi penting dalam penyusunan kebijakan berbasis data (data-driven policy).

SAPA UMKM tidak hanya mengintegrasikan berbagai sumber data UMKM, tetapi juga menghubungkan beragam layanan pemberdayaan yang selama ini tersebar di berbagai kementerian, lembaga, pemerintah daerah, hingga pemangku kepentingan lainnya.

Menteri Maman mengibaratkan SAPA UMKM seperti “gula dan semut”. Menurutnya, pemerintah harus menjadi pusat layanan yang mampu menarik pengusaha UMKM untuk berkumpul dan terhubung dalam satu ekosistem terpadu.

Selama ini, lanjutnya, pemerintah dinilai terlalu fokus mendatangi pengusaha UMKM satu per satu yang tersebar di berbagai daerah dan sektor usaha, sementara jumlah UMKM di Indonesia mencapai puluhan juta unit usaha.

“Oleh karena itu, kami mengubah pendekatan layanan melalui pembangunan SAPA UMKM yang akan menjadi pusat berbagai kebutuhan pengusaha UMKM,” ujarnya.

Lebih lanjut, Menteri Maman menjelaskan, SAPA UMKM akan memperkuat berbagai aspek pengembangan usaha, mulai dari pengelolaan data, akses pembiayaan dan insentif, pemasaran dan kolaborasi, hingga penguatan rantai pasok, kemitraan, serta layanan one stop service.

“Selain berfungsi sebagai sistem informasi pendataan tunggal dan pemetaan potensi UMKM, SAPA UMKM juga akan mengintegrasikan berbagai kebutuhan usaha dalam satu aplikasi mulai dari perizinan (OSS), sertifikasi, pelatihan, mengoneksikan dengan pemasok, logistik, industri besar, BUMN, dan ekosistem usaha lainnya,” kata Menteri Maman.

Tidak hanya itu, SAPA UMKM juga diharapkan mampu memastikan setiap pengusaha UMKM memperoleh akses pembiayaan, pendampingan, dan pelindungan usaha secara lebih mudah dan terarah. Pemerintah juga mendorong UMKM untuk semakin terhubung dengan ekosistem digital guna memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan daya saing usaha.

Pada kesempatan yang sama, Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy menyampaikan bahwa SAPA UMKM diharapkan menjadi jawaban atas berbagai tantangan yang masih dihadapi pengusaha UMKM, mulai dari keterbatasan akses pasar, pembiayaan, logistik, hingga teknologi.

“SAPA UMKM bisa menjadi platform layanan terpadu bagi pengusaha UMKM, sebagai bagian dari upaya transformasi digital pemberdayaan UMKM. Platform ini menghubungkan UMKM dengan berbagai program, layanan, dan fasilitas pemerintah dalam satu kanal,” ujar Rachmat.

Dalam pengembangan SAPA UMKM, Kementerian PPN/Bappenas berperan memastikan integrasi data dan program pemberdayaan UMKM dapat terhubung antarkementerian/lembaga dan berbagai pihak lainnya. Melalui satu kanal terpadu, pengusaha UMKM diharapkan lebih mudah memperoleh dukungan usaha, sementara pemerintah dapat lebih akurat mengidentifikasi kebutuhan UMKM sehingga program yang diberikan menjadi lebih tepat sasaran.

Diketahui, aplikasi SAPA UMKM dilengkapi berbagai fitur layanan untuk mendukung pengembangan usaha. Fitur tersebut meliputi Pembukuan Digital untuk membantu pencatatan arus kas secara digital, Pasar UMKM untuk membuka akses pasar, layanan Legalitas guna mendukung perizinan usaha, hingga akses Permodalan/Pembiayaan bagi pengusaha UMKM.

Selain itu, tersedia pula layanan Sertifikasi untuk mendukung standardisasi usaha, Wawasan Bisnis guna membantu UMKM memahami tren dan peluang usaha, Komunitas UMKM untuk membuka peluang kolaborasi, serta Sapa Konsul yang memberikan pendampingan konsultasi hukum dan pengembangan usaha. (srv)

Tags: aplikasiekonomimaman abdurrahmanMenteri UMKMSAPA UMKM

Berita Terkait.

Seminar
Ekonomi

Wujudkan Ekosistem Pendidikan Masa Depan, Epson Indonesia Dorong Implementasi Smart Classroom di Sekolah Yogyakarta

Jumat, 24 Juli 2026 - 15:27
Penyerahan
Ekonomi

Industri Sawit Makin Inklusif, BPDP Dukung Pedoman Pengarusutamaan Gender Nasional

Jumat, 24 Juli 2026 - 14:36
Apresiasi
Ekonomi

Menteri Investasi dan Hilirisasi Apresiasi Pelayanan Bea Cukai Morowali untuk Industri Pengolahan Nikel

Jumat, 24 Juli 2026 - 13:45
Limbah-Serbuk
Ekonomi

PLN EPI Beri Kepastian Pasar Biomassa, Dorong Investasi dan Lapangan Kerja Hijau

Jumat, 24 Juli 2026 - 13:05
Daging
Ekonomi

Harga Daging Sapi Sedikit di Atas HAP, Bapanas Siapkan Langkah Stabilisasi

Jumat, 24 Juli 2026 - 10:42
mendag
Ekonomi

Mendag: Kolaborasi Jadi Kunci Masa Depan Industri Kakao Indonesia

Kamis, 23 Juli 2026 - 23:23

BERITA POPULER

  • epi

    Desa Berdaya Energi Berbuah Hasil, Populasi Kambing Perah dan Pendapatan Peternak Meningkat

    3196 shares
    Share 1278 Tweet 799
  • Spanyol vs Argentina: De la Fuente Tuntut Wasit Pimpin Final dengan Sangat Ketat

    1414 shares
    Share 566 Tweet 354
  • Tokoh Banten Mulyadi Jayabaya Sesalkan Ada Oknum Pejabat Dikaitkan Aksi Penculikan Aktivis

    1312 shares
    Share 525 Tweet 328
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    2831 shares
    Share 1132 Tweet 708
  • Jelang Final Piala Dunia 2026, Scaloni Keluhkan Singkatnya Waktu Pemulihan Argentina

    823 shares
    Share 329 Tweet 206
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.