INDOPOSCO.ID – Ketua Umum Pengurus Provinsi Persatuan Drum Band Indonesia (PDBI) Kalimantan Barat melantik Ketua DPRD Mempawah Safrudin Asra, S.P., M.P., sebagai Ketua Pengurus Cabang (Pengcab) PDBI Kabupaten Mempawah.
Pelantikan Ketua beserta 21 pengurus Pengcab PDBI Mempawah yang digelar di Wisma Candramidi berlangsung khidmat. Acara tersebut dihadiri Bupati Mempawah yang diwakili Sekretaris Daerah Mempawah Drs. Ismail, Ketua KONI Mempawah yang diwakili Sekretaris KONI H. Gusti Dudung, unsur Forkopimda Kabupaten Mempawah, Sekretaris KORMI, Kadispora, serta perwakilan kepala sekolah.
Ketua Pengcab PDBI Mempawah, Safrudin Asra, berharap Pengurus Provinsi PDBI Kalbar dapat menunjuk Kabupaten Mempawah sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) cabang olahraga drum band.
Menurutnya, Mempawah memiliki sejumlah fasilitas yang memadai untuk menjadi tuan rumah Porprov. Di antaranya Stadion Daeng Manambon yang dinilai layak digunakan sebagai arena pertandingan, ketersediaan hotel dan penginapan yang mampu menampung peserta dari kabupaten/kota se-Kalimantan Barat, serta dampak ekonomi yang dapat dirasakan masyarakat dari penyelenggaraan ajang olahraga tersebut.
Sementara itu, Ketua Pengprov PDBI Kalbar, Drs. Suhadi, S.W., M.Si., menyambut baik keinginan Pengcab PDBI Mempawah menjadi tuan rumah Porprov. Ia menilai persiapan harus dilakukan sejak dini, terutama terkait penyediaan homestay bagi atlet serta transportasi dari penginapan menuju lokasi pertandingan.
Menurut Suhadi, drum band saat ini tidak hanya identik dengan baris-berbaris, tetapi juga menjadi pertunjukan modern yang mengedepankan kreativitas dan teknologi.
Selain itu, drum band dinilai mampu membentuk karakter, terutama dalam hal kedisiplinan, tanggung jawab, dan kerja sama, yang menjadi kunci menuju kesuksesan.
Namun demikian, ia mengakui pembinaan drum band masih menghadapi sejumlah kendala, seperti kebutuhan anggaran yang besar, biaya perawatan alat yang tinggi, kesenjangan pembinaan antar daerah, serta regenerasi pelatih yang belum optimal.
Suhadi juga menyambut baik kehadiran para kepala sekolah dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, sekolah, kampus, dan pondok pesantren merupakan basis terbesar pengembangan drum band.
Ia berharap para pengurus dapat memanfaatkan kesempatan untuk bersosialisasi ke sekolah-sekolah, pondok pesantren, dan perguruan tinggi di Kabupaten Mempawah, termasuk Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) yang dinilai memiliki potensi atlet drum band berkualitas. (srv)










