INDOPOSCO.ID – Harapan besar tengah dibawa Madura United saat menantang PSIM Yogyakarta pada pekan ke-33 Super League 2025/26. Duel yang berlangsung di Stadion Sultan Agung, Bantul, Minggu (17/5/2026) malam WIB itu menjadi kesempatan emas bagi Laskar Sape Kerrab untuk mengakhiri drama perebutan tiket bertahan di kasta tertinggi.
Madura United datang dengan satu target mutlak, yakni menang. Tambahan tiga poin akan membuat mereka mengoleksi 35 angka dan memastikan posisi tetap aman dari kejaran Persis Solo di papan bawah klasemen.
Dengan selisih empat poin yang tercipta jika mampu menaklukkan PSIM, Madura United tak lagi bisa disalip Persis, meski hasil pekan terakhir berjalan tidak sesuai harapan. Situasi itu membuat laga di Bantul terasa seperti final bagi tim asal Pulau Garam tersebut.
Caretaker pelatih Madura United, Rakhmad Basuki, menegaskan bahwa timnya telah mempersiapkan diri secara maksimal demi membawa pulang kemenangan penting.
“Persiapan cukup bagus. Anak-anak fokus pada pertandingan ini, kami sepakat bahwa ini adalah pertandingan penting,” ujar Rakhmad dalam keterangan resmi klub, Minggu (17/5/2026).
Pelatih asal Pamekasan itu juga menekankan bahwa seluruh pemain memahami besarnya arti pertandingan ini bagi masa depan klub di kompetisi elite Indonesia.
“Yang jelas, kami harus kerja keras, harus mengeluarkan yang terbaik untuk pertandingan ini, dan kami ingin memastikan bahwa kami ingin tetap di BRI Super League,” tambahnya.
Meski begitu, tekanan belum sepenuhnya hilang. Jika Madura United gagal menang di kandang PSIM, maka penentuan nasib mereka akan berlanjut hingga pekan pamungkas. Persaingan dengan Persis Solo masih terbuka dan bisa menjadi penutup musim yang menegangkan.
Sementara itu, dua klub sudah dipastikan terdegradasi ke Championship musim depan, yakni Semen Padang FC dan PSBS Biak.(her)











