INDOPOSCO.ID – Kekalahan dari Persib Bandung pekan lalu belum benar-benar hilang dari benak skuad Persija Jakarta. Hasil itu bukan hanya memutus momentum Macan Kemayoran, tetapi juga mengakhiri asa mereka dalam persaingan perebutan gelar musim ini.
Kini, fokus Persija beralih ke laga tandang terakhir musim ini saat menantang Persik Kediri di Stadion Brawijaya, Sabtu (16/5/2026) pukul 15.30 WIB. Alih-alih melakukan eksperimen atau rotasi pemain, pelatih Mauricio Souza justru memastikan timnya bakal tampil dengan komposisi terbaik.
Bagi pelatih asal Brasil itu, pertandingan kontra Persik bukan sekadar formalitas penutup musim. Persija ingin menutup kompetisi dengan cara yang lebih terhormat sekaligus mengakhiri tren negatif yang menghantui dalam beberapa laga terakhir.
“Semuanya berjalan sesuai dengan yang kami harapkan. Semua pemain siap untuk pertandingan besok,” kata Souza dalam keterangan resmi klub, Jumat (15/5/2026).
“Kami berhasil melakukan apa yang telah kami rencanakan. Harapannya adalah kami bisa memainkan pertandingan yang hebat besok. Kami akan bermain melawan tim yang hebat, tapi kami datang ke sini untuk berusaha meraih tiga poin,” sambungnya.
Souza juga menutup spekulasi soal kemungkinan memberi kesempatan tampil kepada pemain yang minim menit bermain. Menurutnya, Persik bukan lawan yang bisa dianggap ringan, terlebih mereka tampil solid sepanjang musim.
“Tidak (ada rotasi). Sudah beberapa waktu kami tidak meraih kemenangan di kompetisi ini, (jadi) kami akan turun dengan kekuatan maksimal,” tegas Souza.
Pelatih berusia 52 tahun itu bahkan secara khusus memberi apresiasi terhadap kualitas permainan Persik Kediri. Ia menilai tim berjuluk Macan Putih punya organisasi permainan yang rapi serta fleksibilitas taktik yang berbahaya.
“Jadi besok kami akan tampil dengan kekuatan penuh untuk mencoba meraih kemenangan,” tambahnya.
Dengan target tiga poin di Kediri, Persija jelas ingin mengirim pesan bahwa mereka belum habis. Meski mimpi juara sudah sirna, Rizky Ridho dan kolega tetap memburu akhir musim yang layak dikenang oleh Jakmania. (her)











