INDOPOSCO.ID – Upaya penyelundupan narkotika dalam jumlah besar kembali digagalkan aparat kepolisian. Direktorat Tindak Pidana (Dittipid) Narkoba Bareskrim Polri menyita sabu seberat 21,1 kilogram (kg) dalam operasi yang berlangsung di Kabupaten Siak, Riau.
Dalam pengungkapan tersebut, polisi turut mengamankan seorang pria berinisial DM yang diduga berperan sebagai kurir. Penangkapan dilakukan tim Subdit II Dittipidnarkoba Bareskrim Polri di sebuah bengkel motor di Jalan Lintas Minas–Perawang, Kamis (7/5/2026).
Kasus ini bermula dari laporan masyarakat terkait aktivitas mencurigakan yang diduga berkaitan dengan peredaran narkoba di wilayah Riau. Informasi itu kemudian ditindaklanjuti aparat melalui penyelidikan intensif.
“Tim mendapatkan informasi dari masyarakat tentang adanya peredaran gelap narkotika jenis sabu di wilayah Riau,” ujar Direktur Tindak Pidana (Dirtipid) Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Eko Hadi Santoso dalam keterangannya, Minggu (10/5/2026).
Hasil penyelidikan membawa petugas ke lokasi penangkapan. Di area bengkel tersebut, polisi mengamankan Dedi Maryanto beserta sebuah mobil tronton putih yang dicurigai membawa barang terlarang.
Saat kendaraan diperiksa, petugas menemukan dus hitam yang ternyata berisi puluhan paket sabu siap edar.
“Tim melakukan penggeledahan dan berhasil menemukan narkotika jenis sabu di dalam mobil tronton warna putih,” terang Eko.
Dari pengungkapan itu, aparat menyita 20 bungkus plastik bening berisi sabu dengan total berat bruto mencapai 21.158 gram atau sekitar 21,1 kilogram. Polisi juga mengamankan telepon genggam, dompet, dan kartu identitas milik terduga pelaku.
Berdasarkan pemeriksaan awal, DM mengaku hanya bertugas mengambil barang dari Dumai untuk kemudian dikirim ke wilayah Jambi atas perintah seseorang yang kini masih diburu aparat.
“Pelaku mengaku mengambil barang di Dumai dan akan membawa narkotika jenis sabu tersebut ke Jambi sesuai arahan pemilik barang,” tambahnya.
Saat ini, Bareskrim Polri masih mendalami jaringan yang terlibat dalam pengiriman narkotika tersebut. Polisi menduga ada sindikat yang mengendalikan distribusi sabu lintas wilayah di Sumatera. (her)











