• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

IMA Minta Stabilitas Kewajiban Keuangan, Soroti Perbedaan Minerba dan Migas

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Sabtu, 9 Mei 2026 - 11:05
in Ekonomi
Industri

Aktivitas industri terkait tembaga, mulai dari tambang hingga pemanfaatannya di sektor energi, infrastruktur, dan kendaraan listrik yang menjadi penggerak utama permintaan global. Foto: Istimewa

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Asosiasi pelaku industri tambang yang tergabung dalam Asosiasi Pertambangan Indonesia-Indonesian Mining Association (API-IMA) menekankan pentingnya stabilitas kewajiban keuangan perusahaan untuk menjaga iklim investasi sekaligus keberlanjutan operasi pertambangan nasional.

Menurut IMA, industri pertambangan mineral dan batu bara (minerba) memiliki karakteristik usaha yang sangat berbeda dibandingkan sektor minyak dan gas bumi (migas), baik dari sisi model bisnis, pola investasi, tingkat risiko, regulasi, hingga mekanisme perizinan.

BacaJuga:

Mitigasi Risiko Hukum di Hulu Migas, PHI Dorong Budaya Patuh Regulasi

Kolaborasi BTN-Tapanuli Utara Dorong Digitalisasi Keuangan Daerah dan UMKM

Pertamina Intensifkan Diplomasi Energi di AS, Incar Teknologi dan Pasokan Jangka Panjang

Direktur Eksekutif API-IMA, Sari Esayanti, mengatakan setiap komoditas minerba memiliki tingkat kompleksitas berbeda, sehingga pendekatan kebijakan fiskal dan mekanisme penerimaan negara tidak bisa disamakan dengan sektor migas.

“Industri pertambangan minerba memiliki karakteristik yang unik dengan tingkat kompleksitas yang berbeda pada masing-masing komoditas. Perbedaan mendasar inilah yang membuat banyak negara menerapkan sistem royalti dan fiskal yang berbeda dengan sektor migas,” ujarnya dalam keterangannya, dikutip Sabtu (9/5/2026).

IMA menilai, apabila skema production sharing contract (PSC) seperti yang diterapkan di sektor migas dipaksakan ke sektor minerba, maka akan muncul tantangan besar. Perbedaan siklus usaha, profil risiko, struktur biaya, hingga mekanisme operasional dinilai menjadi faktor utama yang membuat kedua sektor ini tidak bisa diperlakukan dengan pendekatan yang sama.

Di tengah berbagai penyesuaian kebijakan yang tengah dihadapi industri, IMA menyoroti pentingnya konsistensi regulasi, khususnya terkait kewajiban finansial perusahaan tambang.

“Kami berharap adanya kestabilan kewajiban keuangan agar iklim investasi tetap terjaga dan sustainability operasi pertambangan dapat berjalan dengan baik. Saat ini industri menghadapi berbagai penyesuaian kebijakan seperti perubahan DHE, royalti, HPM, bea keluar, hingga penerapan B50 yang turut menambah tantangan operasional perusahaan tambang,” ungkap Sari.

IMA berpandangan kepastian dan konsistensi kebijakan menjadi faktor krusial dalam menjaga daya saing industri pertambangan Indonesia. Terlebih, sektor ini membutuhkan investasi jangka panjang untuk mendukung agenda hilirisasi mineral serta transisi energi nasional di tengah dinamika pasar global yang terus berubah.(rmn)

Tags: iklim investasiIMAIndonesian Mining AssociationIndustri Tambangpertambangan

Berita Terkait.

Legal-Preventive-Program
Ekonomi

Mitigasi Risiko Hukum di Hulu Migas, PHI Dorong Budaya Patuh Regulasi

Sabtu, 9 Mei 2026 - 15:09
Nixon
Ekonomi

Kolaborasi BTN-Tapanuli Utara Dorong Digitalisasi Keuangan Daerah dan UMKM

Sabtu, 9 Mei 2026 - 12:36
pertamina
Ekonomi

Pertamina Intensifkan Diplomasi Energi di AS, Incar Teknologi dan Pasokan Jangka Panjang

Sabtu, 9 Mei 2026 - 01:11
Award
Ekonomi

Gelar 8th Top Digital Publik Relations Award 2026 Wujud Apresiasi Kinerja PR di Era Digital

Jumat, 8 Mei 2026 - 19:47
Penghargaan
Ekonomi

Wuling Sabet Penghargaan Silver Chinese WOW Brand 2026

Jumat, 8 Mei 2026 - 19:37
selfi
Ekonomi

Direktur Pegadaian Selfie Dewiyanti Dianugerahi Indonesia Leading Women Awards 2026

Jumat, 8 Mei 2026 - 19:17

BERITA POPULER

  • Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    3701 shares
    Share 1480 Tweet 925
  • 22 Tahun UU PPRT Baru Disahkan, DPR RI: Ini Kemenangan Pekerja Perempuan

    1046 shares
    Share 418 Tweet 262
  • DPR Didesak Turun Tangan, Warga Pam Baru Benhil Bersikukuh Tolak Penggusuran Paksa

    673 shares
    Share 269 Tweet 168
  • Tuduh Seskab Teddy Gay, Amien Rais Siap Hadapi Gugatan Hukum

    662 shares
    Share 265 Tweet 166
  • Buruh dan Petani Pilih Aksi di DPR Ketimbang Monas demi Suarakan Kesejahteraan

    1298 shares
    Share 519 Tweet 325
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.