• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Panggung Global Memanas, Indonesia Tawarkan Ladang Peluang Migas Raksasa

Dilianto Editor Dilianto
Rabu, 6 Mei 2026 - 14:14
in Ekonomi
oki

Wakil Direktur Utama Pertamina, Oki Muraza (kiri) bersama Senior Manager - Oilfield Development SKK Migas, Wilson Pariangan dalam sesi panel “Indonesia Untapped and Frontier Resources” pada Offshore Technology Conference (OTC) Houston, menyampaikan potensi besar dan kesiapan Indonesia dalam pengembangan sektor hulu migas, sekaligus mengajak investor dan penyedia teknologi global untuk berkolaborasi. Foto: Dokumen Pertamina

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Di tengah sorotan pelaku industri energi global, Indonesia tampil bukan sekadar sebagai pemain lama, tetapi sebagai peluang baru yang belum sepenuhnya tergarap.

Pesan itu mengemuka dalam forum “Indonesia Untapped and Frontier Resources: Scale, Strategy and Partnership” di Houston, Amerika Serikat, Selasa (5/5/2026), bagian dari rangkaian Offshore Technology Conference (OTC). Di forum ini, Indonesia tidak hanya berbicara soal potensi, tetapi juga kesiapan untuk bergerak cepat.

BacaJuga:

Mesin Ekonomi Baru Dipanaskan, Menkeu Yakin Indonesia Bisa Tumbuh 8 Persen

Transport & Logistics Jadi Andalan PDC, Layanan Terintegrasi Siap Topang Industri Energi

KSTI 2026, Menbud: Kebudayaan Harus Jadi Mesin Kemandirian Ekonomi Bangsa

Duta Besar RI untuk Amerika Serikat, Indroyono Susilo, menegaskan bahwa fondasi investasi terus diperkuat. Mulai dari regulasi, kepastian hukum, hingga penyiapan wilayah kerja migas yang kian kompetitif—semuanya diarahkan untuk menciptakan iklim investasi yang lebih ramah. Daya tarik Indonesia semakin nyata ketika data dipaparkan.

Senior Manager Oilfield Development SKK Migas, Wilson Pariangan, mengungkapkan bahwa peluang migas nasional masih terbuka sangat lebar. Dari total 128 cekungan, baru sebagian kecil yang benar-benar berproduksi.

“Dengan potensi mencapai 2,7 miliar barel minyak dan 39,35 TCF gas, serta 158 blok migas yang tersedia, Indonesia menawarkan peluang investasi yang nyata dengan sistem yang semakin kompetitif dan ramah investor,” ujar Wilson dalam keterangannya, Rabu (6/5/2026).

Namun, cerita Indonesia tidak berhenti pada angka. Di balik potensi tersebut, ada rekam jejak eksekusi yang mulai menjadi pembeda di mata investor global.

Wakil Direktur Utama Pertamina, Oki Muraza, menekankan bahwa Indonesia telah melampaui tahap wacana. Negara ini, kata dia, sudah membuktikan kemampuannya mengubah potensi menjadi produksi nyata.

“Indonesia adalah frontier energy opportunity yang belum sepenuhnya tergarap, dan saat ini adalah momentum terbaik bagi investor untuk masuk. Kami tidak hanya bicara potensi, tetapi juga eksekusi,” tegas Oki.

Bukti itu tercermin dari aktivitas eksplorasi yang terus berjalan agresif. Sepanjang 2025, Pertamina mengebor 20 sumur eksplorasi, delapan di antaranya berhasil menemukan cadangan baru.

“Dengan dukungan survei seismik 2.931 km (2D) dan 855 km² (3D), kami memastikan setiap langkah eksplorasi berbasis data yang kuat, sehingga memberikan tingkat keyakinan yang lebih tinggi bagi investor,” jelasnya.

Lebih jauh, peluang investasi tidak hanya berada di wilayah eksplorasi baru. Justru, potensi besar juga tersembunyi di aset yang sudah ada.

Teknologi seperti Chemical EOR, Thermal EOR, hingga optimalisasi reservoir berkualitas rendah dan program infill mulai menunjukkan hasil nyata, termasuk di Blok Rokan.

“Ini merupakan peluang low risk, high value bagi investor. Aset eksisting kami masih menyimpan potensi besar yang dapat dioptimalkan melalui penerapan teknologi,” ungkap Oki.

Dalam konteks ini, Indonesia secara terbuka mengundang kolaborasi global, khususnya dari penyedia teknologi energi.

“Kami membuka peluang kolaborasi seluas luasnya bagi technology providers. Indonesia membutuhkan solusi teknologi mutakhir, baik untuk eksplorasi, peningkatan perolehan minyak, hingga pengelolaan reservoir kompleks. Ini adalah peluang besar untuk tumbuh bersama,” tambahnya.

Tidak hanya migas konvensional, peluang juga mengalir ke sektor gas melalui penguatan infrastruktur lintas wilayah, menghubungkan Sumatera, Jawa, hingga Indonesia Timur sebagai tulang punggung pasokan nasional.
Sementara itu, arah masa depan energi Indonesia juga mulai terlihat jelas.

Pengembangan Carbon Capture, Utilization, and Storage (CCUS) diproyeksikan menjadi salah satu yang terbesar di kawasan, bahkan berpotensi menjadikan Indonesia sebagai hub regional. Di sisi lain, potensi panas bumi sebesar 24 GW, terbesar di dunia, menjadi magnet tambahan bagi investor yang melihat energi bersih sebagai masa depan.

Dengan kombinasi sumber daya besar, kebijakan yang semakin progresif, serta kemampuan eksekusi yang telah teruji, Indonesia kini mengirim pesan tegas ke pasar global, peluang ini nyata, dan waktunya adalah sekarang.

Sebagai penggerak utama, Pertamina menegaskan komitmennya dalam transisi energi menuju target Net Zero Emission 2060, sekaligus memastikan setiap langkah bisnis sejalan dengan prinsip keberlanjutan dan Environmental, Social & Governance (ESG). (her)

Tags: Industri Energi GlobalmigasOffshore Technology ConferencePertamina

Berita Terkait.

KSTI 2026, Menbud: Kebudayaan Harus Jadi Mesin Kemandirian Ekonomi Bangsa
Ekonomi

Mesin Ekonomi Baru Dipanaskan, Menkeu Yakin Indonesia Bisa Tumbuh 8 Persen

Minggu, 28 Juni 2026 - 23:01
KSTI 2026, Menbud: Kebudayaan Harus Jadi Mesin Kemandirian Ekonomi Bangsa
Ekonomi

Transport & Logistics Jadi Andalan PDC, Layanan Terintegrasi Siap Topang Industri Energi

Minggu, 28 Juni 2026 - 22:31
KSTI 2026, Menbud: Kebudayaan Harus Jadi Mesin Kemandirian Ekonomi Bangsa
Ekonomi

KSTI 2026, Menbud: Kebudayaan Harus Jadi Mesin Kemandirian Ekonomi Bangsa

Minggu, 28 Juni 2026 - 21:31
Harga Emas Siap Bergejolak Pekan Depan, Analis Beberkan Titik Kritis
Ekonomi

Harga Emas Siap Bergejolak Pekan Depan, Analis Beberkan Titik Kritis

Minggu, 28 Juni 2026 - 20:01
Death Toll Among Prospective KDMP Managers Rises; DPD Member Calls for Program Suspension
Ekonomi

Purbaya Tegaskan APBN Harus Jadi Motor Pertumbuhan, Bukan Sekadar Penjaga Stabilitas

Minggu, 28 Juni 2026 - 19:31
Exciting Adventures on Australia’s Coral Coast, From Swimming to Sailing
Ekonomi

Dukung Layanan Haji, Indo Artha Multitek Perkenalkan Teknologi Smart Health dan Sistem Digital

Minggu, 28 Juni 2026 - 19:16

BERITA POPULER

  • Ronaldo

    Hasil Piala Dunia: Ronaldo Pimpin Portugal Berpesta, Inggris Kehilangan Taji di Hadapan Ghana

    1725 shares
    Share 690 Tweet 431
  • Hasil Piala Dunia: Portugal Libas Uzbekistan 5-0, Martinez Sanjung Habis Cristiano Ronaldo

    1692 shares
    Share 677 Tweet 423
  • Hasil Piala Dunia 2026: Kalah Telak dari Prancis, Pelatih Norwegia Sengaja Simpan 10 Pemain Andalan

    1611 shares
    Share 644 Tweet 403
  • Hasil Piala Dunia Grup F: Jepang-Swedia Dampingi Belanda ke Fase Gugur

    1086 shares
    Share 434 Tweet 272
  • Piala Dunia 2026: Nagelsmann Ungkap Penyebab Kekalahan Jerman dari Ekuador

    1015 shares
    Share 406 Tweet 254
32 Besar Piala Dunia 2026 Dimulai, Catat Jadwal dan Jam Tayang Seluruh Pertandingan!
Olahraga

32 Besar Piala Dunia 2026 Dimulai, Catat Jadwal dan Jam Tayang Seluruh Pertandingan!

Editor Juni Armanto
Minggu, 28 Juni 2026 - 18:51

INDOPOSCO.ID – Babak gugur Piala Dunia (PD) 2026 resmi bergulir setelah seluruh rangkaian pertandingan fase grup berakhir. Sebanyak 32 tim...

SelengkapnyaDetails
Jadwal Babak 32 Besar Piala Dunia: Dibuka Afsel vs Kanada, Ditutup Kolombia Kontra Ghana 

Jadwal Babak 32 Besar Piala Dunia: Dibuka Afsel vs Kanada, Ditutup Kolombia Kontra Ghana 

Minggu, 28 Juni 2026 - 18:34
David-Alaba

Hasil Piala Dunia Grup J: Argentina Sempurna, Austria-Aljazair Lolos Juga

Minggu, 28 Juni 2026 - 11:51
Pemain-Kolombia

Hasil Piala Dunia Grup K: Portugal Gagal Gusur Kolombia, Kongo Lolos Dramatis

Minggu, 28 Juni 2026 - 09:49
Pemain-Kroasia

Hasil Piala Dunia Grup L: Kroasia-Ghana Temani Inggris ke 32 Besar

Minggu, 28 Juni 2026 - 08:18
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.