INDOPOSCO.ID – Tekanan dan peluang datang bersamaan untuk Madura United FC saat menjamu Bali United FC pada pekan ke-31 Super League 2025/26. Bertanding di Stadion Gelora Bangkalan (SGB), Selasa (5/5/2026) pukul 15.30 WIB, laga ini menjadi titik penting bagi Laskar Sape Kerrab dalam menjaga jarak dari zona degradasi.
Situasi klasemen saat ini memberi angin segar. Tiga tim terbawah, Persis Solo, Semen Padang, dan PSBS Biak sama-sama terpeleset pada pekan ini. Bahkan Semen Padang dan PSBS Biak dipastikan harus mengakhiri musim dengan status terdegradasi.
Momentum tersebut menjadi peluang emas bagi Madura United. Jika mampu mengamankan tiga poin, mereka akan menjauh hingga lima angka dari Persis Solo, satu-satunya tim yang masih berjuang keluar dari zona merah.
Namun, jalan menuju kemenangan tidak akan semudah yang dibayangkan. Bali United datang tanpa tekanan berarti. Tim berjuluk Serdadu Tridatu itu kini bertengger di posisi kedelapan dengan 45 poin dari 30 laga, cukup aman dari degradasi, tetapi juga jauh dari perebutan gelar.
Justru kondisi tanpa beban ini bisa menjadi ancaman tersendiri. Caretaker pelatih Madura United, Rakhmad Basuki, menegaskan bahwa timnya tidak boleh lengah menghadapi kekuatan Bali United yang dinilai tetap solid di semua lini.
“Saya pikir kalau dibilang keuntungan enggak juga ya, karena saya melihat Bali United juga punya kualitas pemain yang bagus, kedalaman skuat mereka juga sangat bagus,” ujar Rakhmad dalam keterangan resmi klub, Selasa (5/5/2026).
“Jadi, saya pikir siapapun pemain Bali United yang diturunkan tidak akan mengurangi kekuatan Bali United, dan kami akan lihat juga apakah kami bisa memanfaatkan ini, tergantung dari kerja keras pemain,” lanjutnya.
Rakhmad juga memastikan bahwa persiapan timnya berjalan sesuai rencana. Optimisme pun mulai tumbuh di ruang ganti Madura United jelang laga penting ini.
“Alhamdulillah, yang pertama kami bersyukur persiapannya berjalan dengan baik, berjalan dengan lancar. Ya mudah-mudahan apa yang kami rencanakan di latihan bisa kami bawa ke pertandingan dan bisa menghasilkan poin maksimal,” tambah pelatih asal Pamekasan tersebut.
Kini, semua kembali pada pembuktian di lapangan. Di satu sisi, Madura United mengusung misi bertahan hidup. Di sisi lain, Bali United hadir sebagai penguji tanpa beban, yang justru bisa menjadi lawan paling berbahaya.(her)











